BACAAJA, SEMARANG – Jagat medsos lagi rame banget setelah video Anies Baswedan diduga dibuntuti intel saat mampir ke sebuah warung makan di Karanganyar beredar luas.
Bukannya tegang, momen ini malah berubah jadi kocak karena intel-intel itu malah berujung diajak foto bareng.
Video tersebut salah satunya diunggah akun Wakandatalks dengan narasi yang menyebut ada ‘momen lucu’ ketika Anies diikuti petugas, tapi suasana justru cair dan akrab.
Bacaaja: Sandera Intel, Mahasiswa Undip Divonis Bersalah tapi Tak Perlu Mendekam di Penjara Lagi
Bacaaja: KUHAP Baru Diketok, Akademisi Waswas: Ancaman Intelektual dan Peneliti Kritis
Alih-alih terlihat serius, interaksi itu malah vibes-nya santai banget, kayak bukan lagi diawasi, tapi lagi meetup dadakan.
Nggak heran, sampai Senin (2/2/2026), video ini sudah ditonton sekitar 119 ribu kali, dibanjiri ribuan likes, dan ratusan komentar dari warganet yang ikut ngakak sekaligus penasaran.
Ternyata, ini bukan pertama kalinya Anies ngerasain ‘shadow mode’ dari intel. Dalam sebuah acara di Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada pada Agustus 2025 lalu, mantan Gubernur Jakarta itu sempat cerita pernah mengalami hal serupa saat berada di Purworejo.
Bukannya risih, Anies justru memilih mengubah situasi jadi lebih cair. Setelah acara selesai, ia langsung ngajak para petugas yang mengikutinya buat foto bareng.
“Mas, Mas, ini kumpul-kumpul kita foto bareng yuk,” kata Anies kala itu, santai. Menurutnya, daripada canggung, sekalian aja dibikin hangat—lagian mereka juga sedang menjalankan tugas.
Meski begitu, Anies sempat menyinggung bahwa fenomena seperti ini bisa saja jadi pemborosan sumber daya.
Namun, gaya responsnya yang santuy malah bikin warganet fokus ke sisi humanis sekaligus menghibur dari kejadian tersebut.
Netizen pun ramai berkomentar, ada yang bilang ini ‘plot twist banget’, ada juga yang menyebut momen ini bukti kalau situasi tegang kadang cuma butuh sedikit humor biar mencair.
Akun @raniwidiastuti81 bilang, orang yang sudah gak punya jabatan dan kerjaan, malah dijagain oleh yang punya pangkat.
“Masa ‘pengangguran’ ada yg jagain.. Keren amat pak, yg jagain gak ada kerjaan, sampe yg gak ada kerjaan dijagain sama yg dikasih kerjaan..,” tulisnya. (*)


