Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: PSIS dan Jafri Sastra Pisah Jalan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Sepak Bola

PSIS dan Jafri Sastra Pisah Jalan

Sepak bola itu bukan hanya soal progres, tapi juga soal ekspektasi. PSIS Semarang akhirnya menutup kebersamaan dengan Jafri Sastra. Bukan tanpa usaha, bukan juga tanpa hasil, hanya saja evaluasi bilang masih kurang pas.

T. Budianto
Last updated: Januari 31, 2026 8:21 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
BERI INTRUKSI: Jafri Sastra memberikan intruksi dalam salah satu laga PSIS beberapa waktu lalu. (Foto: PSIS Official)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- PSIS Semarang dan Jafri Sastra resmi sepakat mengakhiri kerja sama sebagai pelatih kepala, Sabtu, (31/1/2026). Keputusan ini diambil setelah manajemen melakukan evaluasi menyeluruh terhadap performa tim di putaran kedua Liga 2 Championship 2025/26.

Selama ditangani Jafri Sastra, PSIS mampu menjaga posisi tim tetap kompetitif di papan tengah klasemen. PSIS tidak terjerembap ke zona bawah dan masih konsisten bersaing dengan tim-tim di atasnya. Dalam beberapa laga, PSIS juga mampu mencuri poin penting, termasuk dari tim-tim yang secara materi pemain berada di atas kertas.

Dari sisi statistik, PSIS mencatatkan hasil yang relatif berimbang. Kemenangan berhasil diraih, hasil imbang cukup sering mengamankan poin, namun kekalahan juga masih muncul di laga-laga krusial.

Baca juga: PSIS Punya Stadion, Kendal Punya Skor

Inilah yang kemudian menjadi catatan utama evaluasi manajemen: performa tim dinilai stabil, tapi belum cukup konsisten untuk mendorong lompatan besar di klasemen.

Di bawah asuhan Jafri Sastra, permainan PSIS juga terlihat lebih terstruktur. Transisi bertahan ke menyerang mulai rapi, dan sejumlah pemain muda mendapat kepercayaan tampil reguler. Namun, produktivitas dan penyelesaian akhir masih jadi pekerjaan rumah yang belum sepenuhnya terjawab.

Perbaikan Performa

Asisten Manager PSIS Semarang, Reza Handhika menegaskan, keputusan ini diambil sebagai bagian dari upaya memperbaiki performa tim ke depan. “Manajemen PSIS Semarang dan coach Jafri Sastra mengakhiri kontrak kerja sama sebagai pelatih kepala karena evaluasi yang dilakukan guna memperbaiki performa PSIS di putaran berikutnya,” ujar Reza.

Baca juga: COO PSIS: Enam Poin Harga Mati

Meski berpisah, manajemen tetap menyampaikan apresiasi atas kontribusi Jafri Sastra selama menukangi Laskar Mahesa Jenar. “Terima kasih untuk kerja samanya selama ini, Coach. Semoga sukses selalu,” tutup Reza.

Kini PSIS memasuki fase baru. Bangku pelatih kembali kosong, spekulasi mulai bermunculan, dan publik menunggu siapa figur berikutnya yang dipercaya membawa PSIS naik level.

Di sepak bola, stabil itu bagus, tapi kadang belum cukup. Karena di Liga Indonesia, yang dicari bukan cuma aman, tapi juga berani lompat lebih tinggi. (tebe)

You Might Also Like

DPRD Setuju Gulirkan Hak Angket dan Bentuk Pansus, Proses Pemakzulan Bupati Pati Dimulai

Timnas U-23 Jumpa Vietnam di Partai Final AFF

Harga Kedelai Naik, Daya Beli Turun

Pangeran Arab Saudi Tewas Overdosis dalam Kamar Hotel Mewah di London

PSG Juarai Liga Champions dengan Torehan Rekor

TAGGED:headlinejafri sastraMahesa Jenarpanser biruPSISsnex
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article SEKJEN PDIP - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto. (ist) Kritik Dewan Perdamaian Trump, PDIP: Perdamaian Palestina Harusnya Lewat PBB
Next Article Zulhas Puji KKMP Sampangan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

UPACARA UNIK--Emak-emak Kampung Gang Presiden, Kelurahan Ngijo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, mengenakan kostum daur ulang sampah plastik saat menggelar upacara bendera HUT Kemerderkaan ke-81 Republik Indonesia (RI), Senin (17/8/2026). (ist)

Bukan Upacara Biasa! Emak-emak Gang Presiden Puntan Pakai Kostum Daur Ulang Sampah

Bidan Ngada Berjuang Terangi Persalinan Pakai HP

Kenapa Perempuan Lebih Rentan Cedera ACL?

Kenapa Bayi Tersenyum Saat Tidur? Ini Kata Dokter

Anak Ketahuan Bohong? Jangan Langsung Dimarahi

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Real Madrid dicukur 4 gol tanpa balas oleh PSG, dalam semifinal Piala Dunia Antarklub FIFA 2025, di Stadion Metlife, New Jersey, Kamis (10/7/2025) dini hari WIB.
Sepak Bola

Madrid Menangis di Kaki Enrique, PSG Bantai Pasukan Xabi 4 Gol Tanpa Balas

Juli 10, 2025
Ekonomi

Sepuluh Pemprov Kumpul di Semarang, Bahas Sampah sampai Tembok Laut Raksasa

Mei 13, 2026
Fokus

Kerusakan Jalan Pascabanjir di Silayur Langsung Diperbaiki

Mei 16, 2026
Timnas U-23 yang bermain dalam kualifikasi Piala Asia U-23 tahun 2025. Dalam laga perdana, Garuda Muda ditahan imbang Timnas U-23 Laos 0-0. Foto: dok.
Sepak Bola

Jadwal Timnas Indonesia U-23 vs Laos U-23: Kickoff, Live Streaming, dan Prediksi Line-up

September 3, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: PSIS dan Jafri Sastra Pisah Jalan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?