Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Respati Buka Pintu Lebar buat Pelaku Kreatif di Solo: No Pungli, No Ribet
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Respati Buka Pintu Lebar buat Pelaku Kreatif di Solo: No Pungli, No Ribet

R. Izra
Last updated: Januari 26, 2026 8:52 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
Wali Kota Solo, Respati Ardi menghadiri perayaan 30 tahun Musik Miles Films di Ruang Temporer Galeri Lokananta Surakarta, Senin (26/1/2026).
Wali Kota Solo, Respati Ardi menghadiri perayaan 30 tahun Musik Miles Films di Ruang Temporer Galeri Lokananta Surakarta, Senin (26/1/2026).
SHARE

BACAAJA, SOLO – Solo makin gaspol jadi kota ramah kreatif. Wali Kota Solo Respati Ardi menegaskan komitmennya buat ngasih ruang aman dan nyaman bagi pelaku industri kreatif, tanpa pungli, tanpa biaya siluman.

Pernyataan ini disampaikan Respati saat hadir di perayaan 30 Tahun Musik Miles Films di Ruang Temporer Galeri Lokananta Surakarta, Senin (26/1/2026).

Acara ini bukan sekadar nostalgia, tapi juga pameran perjalanan panjang Miles Films yang mengawinkan film dan musik dalam satu ruang galeri.

Bacaaja: Respati Kenang Ki Anom Suroto, Jingle ‘Solo Berseri’ Siap Jadi Soundtrack Kota Surakarta
Bacaaja: Bareng Dua ‘Raja Kembar’ Kasunanan, Respati Dampingi Wapres Gibran Keliling Solo

Sejumlah nama besar ikut hadir, mulai dari Dirjen Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan Kemenbud RI Ahmad Mahendra, Founder Miles Films Mira Lesmana, Creative Director Riri Riza, hingga Direktur Lokananta Wendi Putranto.

Respati nggak pelit pujian. Menurutnya, Miles Films selama tiga dekade terakhir punya peran besar membentuk karakter perfilman Indonesia, bukan cuma soal tontonan, tapi juga soal pesan dan identitas budaya.

Dari Petualangan Sherina sampai karya-karya lain, film-film Miles dinilai sukses bikin karya yang edukatif sekaligus relevan lintas generasi.

“30 tahun Miles Films ini bukti kerja keras pelaku kreatif yang luar biasa. Film-filmnya bukan cuma bagus, tapi punya nilai dan karakter kuat,” kata Respati.

Lebih jauh, Respati menegaskan Solo terbuka lebar buat rumah produksi mana pun yang mau bikin karya di Kota Bengawan. Dan yang paling ditekankan: nggak ada pungli, nggak ada biaya aneh-aneh.

“Kami di Pemkot Surakarta siap mendukung penuh. Tanpa pungli, tanpa biaya apa pun. Kami jamin keamanan dan kenyamanan teknis supaya kru dan production house bisa produksi film di Solo dengan aman dan nyaman,” tegasnya.

Nggak cuma itu, Respati juga pengin generasi muda Solo ikut nimbrung. Pelajar bakal diajak meramaikan perayaan 30 Tahun Miles Films agar makin melek industri kreatif dan nggak cuma jadi penonton, tapi calon pelaku.

Sementara itu, Riri Riza mengaku senang Solo memberi ruang serius bagi pelaku kreatif.

Menurutnya, Lokananta bukan sekadar venue, tapi bagian penting dari sejarah musik Indonesia, dan kolaborasi ini jadi jembatan antara film, musik, dan publik.

“Lokananta itu bagian dari sejarah musik Indonesia. Kami bahagia bisa menghadirkan pameran yang mempertemukan apa yang terlihat di layar dan yang terdengar lewat musik,” ujar Riri.

Singkatnya, Solo lagi pasang mode welcome banget buat dunia kreatif. Produksi jalan, pungli off, ide bebas tumbuh. (*)

You Might Also Like

DPR Siap Tindaklanjuti Putusan MK soal Perempuan di Parlemen

Agro Wisata Tambi Masuk 6 Besar Nasional, Dapat Visitasi Tim Kemenpar dan Juri WIA 2025

Luthfi: Banjir Demak Nggak Cuma Soal Tanggul Jebol

Guru Besar Unsoed Lakukan Pelecehan Seksual ke Mahasiswinya?

Rotasi Hangat PBNU Kian Ramai di Tengah Arah Baru Organisasi. Gus Ipul Kena Geser

TAGGED:berkaryaheadlineindustri kreatiflokanantano punglino ribetpekerja senirespati ardisenimanwali kota solo
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Analis Bank Jateng bersaksi di sidang korupsi kredit Sritex di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (26/1/2206). (bae) Bank Jateng Beri Kredit Ratusan Miliar Rupiah ke Sritex Tanpa Agunan, Gak Cek Ulang Pula!
Next Article Salah satu gapura sendang yang bertuliskan aksara Jawa, Senin (26/01/2026). (ul) Sendang Pengasihan & Penguripan, Mata Air Sakral yang Tetap Dijaga Warga Ngaliyan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Pelatih Basket Jateng Diduga Aniaya Pemain, Perbasi Turun Tangan

Luthfi Ingin Bank Jateng Jadi “Bank Sejuta Umat”

HUT ke-81 RI, Naik Trans Jateng Cuma Bayar 19 Persen

Bukan Sekadar Aspal, Ini Sebab Jalan Majapahit Cepat Rusak

Tradisigila Belum Mau Pulang: Street Love Memories Jadi Album Ketiga yang Penuh Cinta

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

Banjarnegara Pecah Rekor, Panen Padi 2025 Tembus 16.425 Hektare! Mandiraja Jadi Raja Sawah

September 24, 2025
Ekonomi

Ngopi Diplomatik di Jakarta: Brunei Diajak Lirik Jateng

Desember 30, 2025
Ilustrasi dapur MBG.
Info

Jatah MBG Kini Cuma Hari Sekolah, Libur Nggak Dapat Lagi

April 3, 2026
Daerah

Update Banjarnegara, Tiga Korban Ditemukan Lagi

November 20, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Respati Buka Pintu Lebar buat Pelaku Kreatif di Solo: No Pungli, No Ribet
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?