Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Aktivis: Biar Demo Nggak Chaos, Temui Massa Seperti Ganjar
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Aktivis: Biar Demo Nggak Chaos, Temui Massa Seperti Ganjar

Demo sekarang kadang kayak bom waktu. Niatnya nyampein aspirasi, tapi dikit-dikit meledak. Ada yang salah? Mungkin bukan cuma di massa. Seorang aktivis di Semarang justru lempar ide simpel: pejabatnya aja yang turun langsung, jangan cuma nonton dari balik meja.

T. Budianto
Last updated: April 11, 2026 11:51 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
Mahasiswa Semarang Raya menggelar aksi demonstrasi, pada Kamis (9/4/2026), mengutuk teror air keras terhadap Andrie Yunus dan menolak kasus tersebut disidangkan di peradilan militer. (dul)
AKSI DEMONSTRASI: Mahasiswa Semarang Raya menggelar aksi demonstrasi, pada Kamis (9/4/2026), mengutuk teror air keras terhadap Andrie Yunus dan menolak kasus tersebut disidangkan di peradilan militer. (Foto: dul)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Belakangan ini demo rasanya gampang panas. Awalnya cuma mau nyampein pendapat, tapi di lapangan massa cepat ke-trigger. Ujung-ujungnya malah jadi chaos, bahkan sampai bentrok sama aparat.

Aktivis dari Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Kota Semarang, Bima, punya usul sederhana biar demo nggak berujung chaos. Kuncinya, pejabat mau turun langsung dan ketemu massa aksi.

Baca juga: Demo Panas di DPRD Jateng! Mahasiswa Soroti Kasus Andrie Yunus, Tolak Peradilan Militer

Ia bilang, demo itu pasti punya tujuan. Setiap aksi goals-nya adalah menyampaikan poin tuntutan. “Sesederhana itu,” kata Bima dalam diskusi program Titik Kumpul 2 SKS yang digelar Peradi SAI dan media BacaAja, Rabu (8/4/2026).

Maka, ia menyarankan pemerintah maupun dewan tidak menghindar saat ada aksi. Justru harus hadir dan mau mendengarkan langsung di lapangan. “Monggo Bapak dan Ibu yang ada di dewan silakan untuk bertemu dengan massa aksi. Dan di situ mendengarkan. Kami yakin dan kami jamin ketika itu dilakukan pasti tidak akan chaos,” sarannya.

Pendekatan Ganjar

Bima mencontohkan pendekatan yang pernah dilakukan Ganjar Pranowo. Saat itu, Ganjar waktu menjabat Gubernur Jateng pernah memilih duduk bersama massa dan mendengar langsung aspirasi mereka. “Mungkin seperti waktu itu pernah dilakukan oleh Pak Ganjar ya. Waktu itu Pak Ganjar pernah melakukan seperti itu. Dan terbukti itu tidak chaos,” katanya.

Meski begitu, ia mengingatkan, pertemuan itu jangan cuma formalitas. Aspirasi yang disampaikan harus benar-benar ditindaklanjuti, bukan sekadar meredam situasi.

Ia menegaskan, mahasiswa siap ikut mengawal hasil kesepakatan. Bahkan terbuka jika dilibatkan sebagai mitra strategis dalam merumuskan solusi. Namun, ia juga mengingatkan pemerintah agar tidak melempar tanggung jawab sepenuhnya ke masyarakat. Peran utama tetap ada di pemangku kebijakan.

Baca juga: Molotov Terbang di Depan Mapolda Jateng, Demo Ojol & Mahasiswa Berubah Chaos

Bima berharap komunikasi dua arah bisa diperkuat. Bahkan, jika perlu, tuntutan massa bisa dibahas lebih lanjut lewat forum resmi seperti rapat dengar pendapat.

Kadang demo jadi ricuh bukan karena suaranya terlalu keras, tapi karena yang dituju terlalu jauh. Mungkin benar, yang dibutuhkan bukan tambahan barikade, tapi keberanian buat turun, duduk, dan benar-benar mendengar. (bae)

You Might Also Like

Ikut Launching ‘Jaksa Sayang Anak’ di Solo, Respati: Jangan Ada Lagi Kekerasan Anak

Tuntutan Mati Berubah Lima Tahun, Kisah ABK Fandi Bikin Haru

Respati Buka Imlek Run, Solo Disulap Jadi Kota Penuh Energi Tahun Kuda Api

PSG Bungkam  Meriam London Arsenal

Gerhana Bulan Total: Estetik Buat Kita, Neraka Logika Buat Flat Earther

TAGGED:ahmad luthfidemo mahasiswadprd jatengGanjar Pranowopemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Korban Jambret Halmahera Dijenguk Wali Kota
Next Article Ultah ke-479, Semarang Bagi-Bagi “Hadiah”: Naik BRT Gratis, Wisata Free, Parkir Cuma 479 Perak!

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Dari Balik Jeruji, Warga Binaan Belajar Ikhlas Lewat Kurban

Pemkot Semarang Lagi Serius Soal Gotong Royong

GAJI - Ilustrasi uang rupiah sebagai gaji bulanan.

Rata-rata Gaji Dosen Indonesia Rp3,36 Juta per Bulan, Lebih Gede Bayaran Pegawai MBG?

Juleha di Jateng Harus Bersertifikat

SERAHKAN HEWAN KURBAN - Sekretaris DPD PDIP Jateng secara simbolis menyerahkan hewan kurban kepada panitia kurban. (ist)

PDIP Jateng Kurban 17 Sapi dan 20 Kambing, Sumanto: Kami Salurkan ke Berbagai Wilayah

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Pertandingan sepak bola PSIR Rembang vs Persak Kebumen berubah jadi tawuran massal, saat tuan rumah menelan kekalahan.
Sepak Bola

Full Ricuh! Laga PSIR Rembang Vs Persak Kebumen Berubah Jadi Tawuran Massal

Februari 13, 2026
Ilustrasi pembayaran tunai menggunakan mata uang rupiah.
Daerah

Gara-gara OTT KPK, THR ASN Belum Cair

Maret 17, 2026
Sejumlah “calon haji cilik” dari TK Roudlotul Abidin Blanten, Nyatnyono, Ungaran Barat yang sedang menjalani manasik haji di Fatimah Zahra Semarang.
Pendidikan

Gemes Maksimal! Puluhan ‘Calon Haji Cilik’ Ini Bikin Suasana Manasik Jadi Super Seru

Februari 12, 2026
Daerah

Blankspot Jadi Hotspot: Internet Gratis Pemprov Jateng Bikin Desa Wisata Makin Hits

Oktober 4, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Aktivis: Biar Demo Nggak Chaos, Temui Massa Seperti Ganjar
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?