Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Tas dari Tutup Botol hingga Kaos Sablon, Karya Buatan Napi Dipamerin di Kota Lama
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Tas dari Tutup Botol hingga Kaos Sablon, Karya Buatan Napi Dipamerin di Kota Lama

R. Izra
Last updated: Januari 25, 2026 6:52 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
Karya buatan napi Lapas Semarang dipajang pada Pameran Kreator Semarang di Kota Lama. (ist)
Karya buatan napi Lapas Semarang dipajang pada Pameran Kreator Semarang di Kota Lama. (ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Deretan stan di kawasan Kota Lama Semarang akhir pekan ini tampak ramai. Di tengah orang lalu-lalang, nongol berbagai karya buatan napi Lapas Kelas I Semarang yang ikut dipamerin ke publik.

Ada tas warna-warni dari tutup botol bekas, sandal eceng gondok, kaos sablon, sampai batik. Bahkan, hasil panen sayuran dan produk olahan seperti kopi juga ikut mejeng di meja pameran.

Karya-karya itu dibawa pihak Lapas Semarang dalam ajang Pameran Kreator Semarang di Kota Lama, Sabtu (24/1/2026). Tujuannya sederhana, ngenalin hasil kerja napi alias warga binaan ke masyarakat luas.

Bacaaja: Napi Lapas Semarang Positif Narkoba, Ketahuan saat Tes Urine
Bacaaja: 3 Napi Terorisme Lapas Magelang Ikrar Setia NKRI

Lewat pameran ini, karya napi tak cuma jadi pajangan. Tapi juga jadi bukti, di balik jeruji masih ada proses berkarya dan harapan buat hidup lebih baik.

Kepala Lapas Semarang, Ahmad Tohari, bilang pameran ini jadi ruang apresiasi. Warga binaan jadi punya semangat karena karyanya dilihat dan dibeli orang.

“Sangat bagus, dengan ini warga binaan akan merasa diapresiasi, dapat menumbuhkan semangat agar lebih produktif untuk berkarya,” kata Tohari.

Ia menambahkan, hasil penjualan produk tidak berhenti di pameran. Uangnya bakal kembali ke warga binaan sebagai premi.

“Tentu kami juga memperhatikan warga binaan, hasil penjualan akan kembali ke mereka dalam bentuk premi,” tegasnya.

Di Lapas Semarang sendiri, pembinaan keterampilan dilakukan lewat berbagai bengkel kerja. Mulai dari bengkel kerajinan tangan, sablon dan konveksi, batik, pengolahan limbah kreatif, hingga pertanian dan perkebunan. (bae)

You Might Also Like

Gubernur Jateng Traktir Ojol: Diskon Pajak, Bayarin SIM, Plus Sembako

Rudy Bilang Kabar Gelap Menutup Cerah Kaltim

Erupsi Anak Krakatau, Soetta Masih Tutup Pagi Ini

Nama Sekda Kebumen Dicatut, Modus Penipuan Makin Beragam

Ketua DPRD Jateng: Musrenbang Jangan Cuma Rapi di Kertas

TAGGED:karya napikerajinankota lamalapas kedungpanenapipasar kota lamaSemarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Jalan Rusak: Ujian Keseriusan Tata Kelola Infrastruktur Daerah
Next Article PT KAI telah membuka pemesanan tiket kereta lebaran, sesuai dengan jadwal terlampir. Jangan Sampai Kehabisan! Ramadan Belum Mulai, KAI Udah Mulai Jual Tiket Mudik Lebaran

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

BARONGSAI - Sejumlah pemain barongsai mengenakan baju hijau, tengah memegang kepala barongsai dan memegang dupa, Jumat (25/9/2026). Mereka baru saja mengikuti atraksi untuk meramaikan gelaran Mooncake Festival di Kawasan Pecinan Semarang. (dul)

Barongsai Turun ke Jalan, Rangkaian Mooncake Festival Bikin Warga Berkerumun

Begini Bentuk Hisab Amal di Hari Kiamat

Kemenkum Jateng Dorong Pelaku Usaha Tak Asal Pilih Merek

Mooncake Festival 2026 Hidupkan Kawasan Pecinan Semarang

Sekda Banyumas Mundur Usai Diperiksa KPK

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Presiden Prabowo Subianto. (ist)
Politik

Prabowo Kasih “Privilege” Dayak Pedalaman Masuk TNI

September 1, 2026
Menteri Hukum Supratman Andi Agtas (tengah) menggandeng dua kubu PPP Mardiono dan Agus Suparmanto serta Taj Yasin Maemun yang sebelumnya saling bertikai dalam Muktamar X PPP. Foto: dok/humas
Nasional

PPP Akhirnya Rukun Lagi Setelah Drama Lempar-lemparan Kursi

Oktober 7, 2025
Info

Taman Gajahmungkur Kini Dijaga Patung Polisi Istimewa

Januari 9, 2026
Pakar hukum tata negara Mahfud MD.
Hukum

Mahfud MD Ungkap Mark-up Proyek Kereta Cepat Whoosh, Singgung Jokowi

Oktober 16, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Tas dari Tutup Botol hingga Kaos Sablon, Karya Buatan Napi Dipamerin di Kota Lama
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?