Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Pendidikan Kalah Sama Makan Siang? Guru Honorer Curhat Sulitnya jadi PPPK saat SPPG Diprioritaskan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Pendidikan Kalah Sama Makan Siang? Guru Honorer Curhat Sulitnya jadi PPPK saat SPPG Diprioritaskan

R. Izra
Last updated: Januari 24, 2026 5:20 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Sekolah tanpa guru, mau gimana? Ironisnya, nasib guru justru terkesan terabaikan. Mereka harus melewati proses panjang dan ribet hanya untuk bisa menyandang status PPPK.

Di tengah perjuangan itu, pemerintah berencana mengangkat pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjadi PPPK dalam waktu cepat. 32 ribu formasi dibuka.

Seorang guru di Purworejo, Junda miris saat dapat kabar pengangkatan SPPG itu. Di sisi lain, guru honorer yang sudah mengabdi bertahun-tahun masih harus menunggu kepastian.

Bacaaja: Pegawai Honorer Nyolong Mobil DPRD, Aksi Panik Berujung Apes
Bacaaja: Datang Pengennya Gusur Ternak Babi, SPPG di Sragen Akhirnya Malah Direlokasi

“Dilematis. Banyak guru honorer berharap kesejahteraan,” kata Junda saat dihubungi, Jumat (23/1/2026).

Menurut dia, menyejahterakan guru sebenarnya bisa. Negara mampu. Tapi masalahnya ada di prioritas. Guru tidak dianggap lebih penting dari SPPG.

Junda sehari-hari mengajar di sekolah di bawah naungan Kemenag. Sekarang dia masih berjuang agar bisa diterima jadi PPPK.

Guru honorer untuk bisa diangkat PPPK nggak gampang. Guru yang sudah lulus sertifikasi (PPG), bakal dapat nilai lebih saat daftar PPPK. Tapi, untuk PPG juga butuh proses.

Ia pernah nyoba daftar seleksi PPG gelombang besar, tapi nggak lolos. Alasannya karena ia terlambat terdaftar dalam EMIS (Education Management Information System) Kemenag.

“Ya mau gimana lagi,” katanya sambil tertawa kecil.

Dia sadar tidak bisa berbuat banyak, meski nggak boleh berhenti berusaha. Ke depan, dia masih akan berjuang daftar PPG atau ngejar sampai lolos PPPK.

Selain Junda, di luar sana ada banyak guru honorer yang sedang berada di posisi serupa. Mereka bertahun-tahun mengajar, mengurus kelas, dan mendampingi murid, tapi soal status masih harus sabar menunggu.

Sebagian dari mereka bahkan sudah ikut PPG, ikut pendataan, dan melengkapi berbagai syarat. Namun karena aturan waktu dan administrasi, nama mereka tetap belum masuk daftar PPPK.

Di tengah kabar pembukaan ribuan formasi PPPK SPPG, rasa cemas dan harap bercampur jadi satu. Para guru honorer ini berharap, perjuangan panjang mereka juga segera berujung pada kepastian. (bae)

You Might Also Like

Ombak Lagi Ganas, HNSI Jateng: Jangan Pertaruhkan Nyawa

Gara-Gara Pisang “Fermentasi”, SPPG Lempongsari Disetop

Imlek di Sam Poo Kong Tak Sekadar Barongsai

Kasus Kekerasan Seksual Kembali Guncang Dunia Kampus, Kali Ini di UIN Saizu Purwokerto

Main di Kandang, Serasa Tandang: Jafri Sastra Kecewa Berat

TAGGED:guru honorerheadlinekaryawan sppgmakan siangpendidikanPPPK
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ilustrasi anak-anak menjalani pemeriksaan mata. Fenomena Balita Rabun: Mata Minus Datang Lebih Cepat, Negara Datang Terlambat
Next Article Kawin Anak di Semarang Kini Nggak Bisa Asal Gas

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

KAMAR MAYAT - Korban tewas diantar ke ruang jenazah. (grafis/wahyu)

Korban Berjatuhan, Diklatsarmil Calon Manajer KDMP Jalan Terus? Kini 5 Peserta Meninggal Dunia

TAK TERDAFTAR BPJS--Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Semarang Pemuda, Mohamad Irfan menjelaskan data kepesertaan BPJS dalam rapat koordinasi di Semarang, Kamis (25/6/2026). (bae)

Wah! Ada 458 Ribuan Pekerja Semarang Belum Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

LATIHAN MILITER - Sejumlah calon pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan calon pengelola Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang akan mengikuti Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad). (DOK. Setjen Infohan Kemhan)

Setelah Kemhan Nyatakan Evaluasi Latsarmil Calon Manajer KDMP, Korban Meninggal Bertambah

RAPAT BERSAMA--Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng paparan dalam rapat bersama organisasi perangkat daerah. (bae)

No Debat! Agustina: Lunas Iuran BPJS Jadi Syarat Ikut Tender di Pemkot Semarang

SIDANG TPPU--Gus Yazid terdakwa kasus pencucian uang BUMD Cilacap, digiring dari ruang sidang menuju mobil tahanan. (bae)

Istri Gus Yazid Ungkap Fakta Mencengangkan: Dia Lebih Pilih Setia kepada Jenderal Widi

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Seratus Dapur MBG Hilang Jejak, Titiknya Bikin Publik Geleng Kepala Terus

Juni 23, 2026
Hukum

Eksepsi Mentok, Duo Bos Sritex Siap Duduk Manis Dengar Saksi

Januari 19, 2026
Daerah

Wagub Jihan Dorong Harmonisasi Regulasi Pusat-Daerah

November 20, 2025
Ekonomi

Efisiensi BBM, Pemerintah Serukan WFH Abis Lebaran

Maret 21, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Pendidikan Kalah Sama Makan Siang? Guru Honorer Curhat Sulitnya jadi PPPK saat SPPG Diprioritaskan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?