Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Pemprov Bekali Kades Biar Nggak Nyemplung Korupsi
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Pemprov Bekali Kades Biar Nggak Nyemplung Korupsi

Kasus OTT di Pati jadi wake up call buat semua. Pemprov Jateng nggak mau kejadian serupa terulang, apalagi sampai nyeret kepala desa. Solusinya? Kapasitas kades dikuatin, aturan dipertegas, dan pengawasan dipererat.

T. Budianto
Last updated: Januari 22, 2026 3:45 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
TERJARING OTT: Bupati Pati Sudewo tiba di Gedung KPK, Jakarta, Selasa, (20/1/2026) usai terjaring OTT yang dilakukan lembaga antirasuah tersebut. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Pemprov Jateng mengambil langkah serius buat mencegah praktik korupsi di level desa. Salah satunya dengan memperkuat kapasitas kepala desa dan perangkatnya, menyusul kasus hukum yang menyeret tiga kades di Kabupaten Pati.

Tiga kades tersebut ikut terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Bupati Pati Sudewo. Kasus ini langsung jadi lampu merah bagi tata kelola pemerintahan desa di Jawa Tengah.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil (Dispermadesdukcapil) Provinsi Jateng, Nadi Santoso, menegaskan penguatan kapasitas kades menjadi langkah utama agar roda pemerintahan desa berjalan sesuai rel aturan.

Baca juga: Gus Yasin Respons OTT KPK Bupati Pati Sudewo: Pelayanan Publik Tetap Jalan

“Semestinya kepala desa sudah memahami regulasi pengisian perangkat desa. Ini menjadi evaluasi bersama,” kata Nadi di Semarang, Rabu, (21/1/2026). Menurutnya, proses seleksi perangkat desa sejatinya sudah diatur secara jelas. Kalau aturan dipatuhi, kasus seperti di Pati seharusnya tidak terjadi.

Hingga saat ini, Dispermadesdukcapil Jateng juga belum menerima laporan masyarakat terkait dugaan tekanan maupun pemerasan dalam proses pengisian perangkat desa. Meski begitu, kejadian di Pati tetap jadi peringatan penting bagi seluruh desa di Jawa Tengah.

Pengawasan Ketat

Ke depan, Pemprov Jateng bakal mendorong peningkatan kapasitas kades dan perangkat desa lewat penguatan pemahaman regulasi dan pengawasan yang lebih ketat. Upaya ini melibatkan banyak pihak, mulai dari inspektorat hingga kejaksaan. “Kapasitas kades dan perangkat desa perlu terus ditingkatkan agar kejadian serupa tidak terulang,” tegas Nadi.

Soal kekosongan jabatan kades di tiga desa, Desa Karangrowo, Arumanis, dan Sukorukun, Nadi memastikan pelayanan pemerintahan desa tetap jalan. “Sementara akan ditunjuk pelaksana tugas dari unsur perangkat desa,” ujarnya.

Baca juga: Heboh! Bupati Pati Sudewo Dikabarkan Kena OTT KPK, Camat & Kades Ikut Terseret?

Senada, Kepala Bidang Bina Pemerintahan Desa Dispermadesdukcapil Jateng, Eko Sukoco menegaskan, mekanisme pengisian perangkat desa sudah diatur secara rinci dan jelas. Ia menekankan pentingnya proses seleksi yang bersih, transparan, dan bebas transaksi.

“Pengisian perangkat desa harus dilakukan secara berjenjang, transparan, dan bebas dari praktik transaksional,” katanya. Aturan sudah jelas, pengawasan diperketat. Tinggal satu yang paling susah: godaan. Karena di desa, yang rawan bukan cuma jalan berlubang, tapi juga integritas kalau nggak dijaga. (tebe)

You Might Also Like

Kronologi Mobil SPPG di Purworejo Tertabrak Kereta, Dua Orang Tewas

295 Pemain Muda Berebut Tiket Soekarno Cup

Modus Donasi Di Stasiun Tugu Berujung Penangkapan Massal Pelaku

Jateng Fair Kelar, Duit Rp5 Miliar Beredar di PRPP

Sri Mulyani Direshuffle, IHSG Langsung Goyang. Pasar Panik?

TAGGED:Dispermadesdukcapilheadlineott patipemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Uang Deras ke Jateng: Investasi 2025 Tembus Target
Next Article Parkir Ramai, Duit Sepi? DPRD: Ada yang Nggak Beres

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

TITIK GEMPA--BMKG merilis titik lokasi gempa di Banjarnegara, Jateng. (ist)

Hari Ini Banjarnegara Diguncang Gempa, BMKG Sebut Dampak Sesar Aktif

Macan Kumbang Batang Dirawat Tim Dokter, Dipantau 24 Jam

Pemprov Bagikan Ratusan Kursi Roda Adaptif, Buka Jalan untuk Penyandang Disabilitas

34 Hoaks Terdeteksi di Semarang, Pemkot: Jangan Sampai Kejar Viral Malah Kena Masalah

Hari Pramuka di Wonoplumbon Jadi Ajang Anak SD-SMP Belajar Kompak

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

TERDAKWA KORUPSI--Terdakwa korupsi, Sudewo Bupati Pati nonaktif, menemui pendukungnya usai sidang di Semarang, Rabu (5/8/2026). (bae)
Hukum

Sudewo Siap Buka-bukaan, Pengacara Minta Ketua DPRD Pati Dihadirkan dalam Sidang

Agustus 6, 2026
DaerahInfo

300M Viral? KPK Bantah Isu Pinjem Bank

November 22, 2025
Hukum

Susu Diduga Bermasalah, Kasus MBG Blora Diusut

Juli 21, 2026
Daerah

Semarang Cari Panggung Dunia, Spanyol Diajak Main Bareng

Mei 20, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Pemprov Bekali Kades Biar Nggak Nyemplung Korupsi
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?