Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Nestapa Warga Pati: Sudah 2 Minggu Kebanjiran, Eh Bupatinya Ditangkap KPK
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Nestapa Warga Pati: Sudah 2 Minggu Kebanjiran, Eh Bupatinya Ditangkap KPK

R. Izra
Last updated: Januari 24, 2026 5:27 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
SHARE

BACAAJA, PATI – Apes banget ya jadi warga Pati. Sudah lebih dari dua minggu kebanjiran, eh sekarang Bupatinya, si Sudewo, ditangkap KPK.

Banjir di Kabupaten Pati belum juga tuntas. Air mulai naik sejak 9 Januari 2026. Sampai sekarang, dampaknya masih terasa di banyak desa.

Data BPBD mencatat sedikitnya banjir menerjang 77 desa. Total warga terdampak mencapai 20.960 kepala keluarga atau 62.892 jiwa. Angka ini jadi gambaran betapa luasnya dampak banjir kali ini.

Bacaaja: Gus Yasin Respons OTT KPK Bupati Pati Sudewo: Pelayanan Publik Tetap Jalan
Bacaaja: Walhi Ungkap Akar Masalah Banjir Jateng, Tata Ruang Semrawut Banget

Hingga Selasa (20/1/2026) pukul 18.00 WIB, ratusan warga masih bertahan di pengungsian. Tercatat 650 jiwa atau sekitar 200 keluarga belum bisa pulang ke rumah.

Banjir dipicu hujan deras dengan durasi panjang. Sungai tak sanggup menampung debit air. Di beberapa titik, tanggul jebol dan aliran sungai tersumbat material.

Tak hanya rumah warga, infrastruktur ikut kena imbas. Ada 44 titik kerusakan, mulai dari talud, tanggul, bendungan, sampai akses jalan. Aktivitas warga pun ikut terganggu.

Sektor pertanian juga terpukul. Luasan sawah yang terdampak banjir mencapai sekitar 1.300 hektare. Banyak petani terancam gagal panen.

Melihat kondisi itu, Pemprov Jateng menyiapkan langkah darurat. Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen menyebut fokus utama saat ini adalah mengurangi limpahan air ke permukiman.

“Dalam waktu cepat kita usulkan penanggulangan, karena ini limpahan. Berarti tanggulnya memang kurang tinggi,” kata Taj Yasin saat meninjau pengungsian di Pati, Rabu (21/1/2026).

Salah satu rencana yang disiapkan adalah peninggian tanggul. Selain itu, Pemprov juga mengkaji pemasangan tanggul karet di wilayah utara Pati. Dorongan air rob disebut ikut memperparah banjir.

Pompanisasi juga disiapkan untuk mempercepat pembuangan air. Menurut Gus Yasin, langkah ini harus hati-hati karena pembuangan air di satu titik bisa berdampak ke wilayah lain. (bae)

You Might Also Like

Doa Nabi yang Pernah Ditelan Paus Ternyata Sanggat Menggetarkan Hati

Pemkot Semarang Ikut Terseret, Warga Tuntut Ganti Rugi Lahan Proyek Jalan Jangli-Undip

Peradi SAI Kota Semarang Jalin Kerja Sama dengan BacaAja

Presiden Kembali Nyeletuk #KaburAjaDulu, Begini Kisah Prabowo Kabur ke Yordania

Audit Abal-abal Bikin Ibu Pisah dari Bayinya, Pengacara Bella Ungkap Buktinya

TAGGED:banjirbupati patiKPKmengungsipatisudewowarga
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Wali Kota Solo Respati Ardi (kanan) bersama atlet ASEAN Para Games di Tailan. Siapkan Bonus Atlet ASEAN Para Games, Respati Pengin Solo Terus Jadi Kota Ramah Difabel
Next Article Dulu Kayu, Sekarang Beton: Jembatan Persen Gunungpati Naik Kelas

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Keracunan MBG Terus Terjadi! Ratusan Siswa di Berastagi Tumbang, 240 Orang Masih Dirawat

Industri Kreatif Bisa Jadi “Mesin Kerja” Anak Muda

DARI PERENCANAAN KE AKSI - PLN Icon Plus menyiapkan strategi dengan memperkuat kemampuan tim dalam membaca pasar, memahami kebutuhan pelanggan, hingga mengubah peluang menjadi rencana bisnis.

Dari Insight ke Aksi, PLN Icon Plus Dorong Pertumbuhan Bisnis PV Rooftop lewat PV Academy

Puan Ajak Parlemen Remaja Kenal Politik dari Dekat, Bukan Cuma dari Medsos

Mahasiswa Diminta Tak Cuma Jadi Komentator

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Agustina: Kota Hebat Itu Nggak Cuma Beton dan Aspal

Juni 15, 2026
SIM B1 Umum palsu yang dipakai Gilang, sopir Po Cahaya Trans yang lakalantas di Semarang. Foto: Eka Setiawan
HukumInfo

Buntut Lakalantas Bus Cahaya Trans Tewaskan 16 Penumpang, Polisi Bongkar Pembuat SIM Palsu

Februari 18, 2026
Info

Orang Berkurban Apa Boleh Makan Daging Kurbannya Sendiri?

Mei 24, 2026
Info

Masalah Bangsa Sering Berawal dari Rumah yang Rapuh

Juli 7, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Nestapa Warga Pati: Sudah 2 Minggu Kebanjiran, Eh Bupatinya Ditangkap KPK
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?