Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Isu Pangkas PPPK Bikin Deg-degan, Bali Bilang Masih Aman
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Isu Pangkas PPPK Bikin Deg-degan, Bali Bilang Masih Aman

Di sisi lain, pemerintah daerah mencoba meredam kekhawatiran. Kepala BKPSDM Klungkung, Ida Bagus Wirawan, memastikan sampai sekarang belum ada pembahasan soal pemangkasan PPPK di wilayahnya.

Nugroho P.
Last updated: Maret 28, 2026 7:03 pm
By Nugroho P.
2 Min Read
Share
Ilustrasi PPPK.
SHARE

BACAAJA, BALI – Isu pemangkasan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) mulai bikin waswas sejumlah pegawai di Bali. Apalagi kabar soal efisiensi anggaran dari pusat makin santer terdengar beberapa hari terakhir.

Salah satu PPPK di Kabupaten Klungkung, I Gede P., mengaku ikut deg-degan. Ia baru saja diangkat jadi PPPK pada Mei 2024, setelah bertahun-tahun jadi tenaga kontrak.

“Baru juga ngerasain status ini, masa sudah ada isu begini,” kira-kira begitu kegelisahannya.

Ia juga sempat dengar kabar soal ribuan PPPK di daerah lain yang terancam dipangkas. Harapannya simpel: jangan sampai kebijakan itu ikut menyeret daerah lain, termasuk tempatnya bekerja.

Di sisi lain, pemerintah daerah mencoba meredam kekhawatiran. Kepala BKPSDM Klungkung, Ida Bagus Wirawan, memastikan sampai sekarang belum ada pembahasan soal pemangkasan PPPK di wilayahnya.

Padahal, Klungkung sendiri kena imbas pengurangan dana transfer pusat hingga sekitar Rp54 miliar. Meski begitu, belum ada tanda-tanda kebijakan itu bakal berujung pada pengurangan pegawai.

Hal serupa juga datang dari Kabupaten Gianyar. Sekda I Gusti Bagus Adi Widhya Utama menegaskan, daerahnya masih sangat membutuhkan tenaga PPPK.

“Belum ada rencana ke sana, justru kami terbantu dengan mereka,” ujarnya.

Sementara di Kota Denpasar, kondisi keuangan daerah masih cukup aman untuk menanggung gaji PPPK. Wali Kota IGN Jaya Negara bahkan menyebut THR pegawai masih bisa dibayarkan penuh sesuai aturan.

Meski begitu, ia tetap mengingatkan bahwa kondisi ke depan sangat bergantung pada sektor pariwisata. Kalau sektor ini stabil, maka pembiayaan pegawai juga aman.

Di level provinsi, pemerintah masih menunggu arahan resmi dari pusat. Kepala BKPSDM Provinsi Bali, I Wayan Budiasa, menegaskan belum ada keputusan apa pun soal pemangkasan.

Yang jelas, saat ini jumlah tenaga masih dirasa kurang, bukan berlebih. Artinya, keberadaan PPPK justru masih dibutuhkan untuk menjalankan roda pemerintahan.

Lebih dari sekadar angka, PPPK bagi banyak orang adalah tulang punggung keluarga. Gaji dari pekerjaan ini jadi sumber utama kehidupan sehari-hari.

Makanya, di tengah isu efisiensi yang berembus, harapan para PPPK cuma satu: tetap bisa kerja tenang tanpa dihantui kabar pengurangan yang belum jelas arahnya. (*)

You Might Also Like

Dugderan 2026: Tradisi Lama, Energi Baru

Kredit Rumah di Jateng Tembus Rp2,3 Triliun

Vonis Mati Menghantui Awak Sea Dragon Kasus Sabu 2 Ton, Jaksa: Sesuai UU

Tabrakan di Runway LaGuardia, Pesawat dan Damkar Berujung Tragis

Menu MBG Datang, Anak Ogah Makan Bikin Heran

TAGGED:asnPegawai Pemerintah dengan Perjanjian KerjaPPPK
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ya Allah… Bus Umrah Mendadak Terbakar, Jemaah Selamat Tapi Barang Ludes
Next Article Seblak Pedas Favorit Ternyata Ada Sisi Gelap Buat Tubuh

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

ILUSTRASI IKN - Ilustrasi Ibu Kota Nusantara (IKN) jadi kota hantu. (grafis/wahyu)

MK Tegaskan Ibu Kota Negara Masih Jakarta, Pembangunan IKN Sia-sia?

IBADAH DI TANAH SUCI - Ilustrasi jemaah sedang menjalankan ibadah haji atau umrah di Masjidil Haram.

Total 24 Jemaah Haji Indonesia Meninggal di Tanah Suci, Terbaru Calhaj dari Medan

LAYANI PELANGGAN - Pegiat sosial-budaya sekaligus pemilik Angkringan West, Udin Larahan sedang melayani pelanggan warungnya. (dul)

“Ndes” Mulai Jarang Kedengeran, Dialek Semarangan Pelan-pelan Hilang dari Tongkrongan

MUSEUM - Museum Ranggawarsita, Kota Semarang. (ist)

Nasib Pilu Pengunjung Museum Ranggawarsita Semarang, Bocah SD Tewas Tertimpa Patung

Rapat Belum Kelar, Asap Rokok dan Game Keburu Viral Dulu, Nah Loh…

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ketua DPD Demokrat Jatim cum Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak.
Politik

Pernah Disebut Kader PDIP, Emil Demokrat Kini Digoda Bahlil Gabung Golkar

Mei 14, 2025
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto
Info

Presiden Kembali Nyeletuk #KaburAjaDulu, Begini Kisah Prabowo Kabur ke Yordania

April 30, 2026
Ketua DPR RI, Puan Maharani. (Foto: Ist)
Nasional

“Jangan Sampai Kita Terpecah Belah!”, Puan Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Kesatuan

Agustus 30, 2025
Korban tewas diantar ke ruang jenazah. (grafis/wahyu)
Info

Miris! Siswa SD di NTT Bundir karena Gak Bisa Beli Buku dan Pena, Surat Wasiat Bikin Nangis

Februari 3, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Isu Pangkas PPPK Bikin Deg-degan, Bali Bilang Masih Aman
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?