Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Puluhan Lapak PKL di Atas Drainase Pasar Kobong Ditertibkan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Puluhan Lapak PKL di Atas Drainase Pasar Kobong Ditertibkan

Di kota yang sering banget didatangi banjir dan rob, urusan drainase jelas bukan hal sepele. Itulah kenapa Pemkot Semarang akhirnya turun tangan menertibkan lapak PKL yang berdiri di atas saluran air Pasar Rejomulyo atau yang dikenal dengan sevutan Pasar Kobong di Semarang Timur.

T. Budianto
Last updated: Januari 15, 2026 9:18 am
By T. Budianto
2 Min Read
Share
PENERTIBAN LAPAK PKL: Sejumlah petugas Satpol PP Kota Semarang melakukan penertiban lapak PKL yang berada di atas saluran air Pasar Ikan Rejomulyo atau yang dikenal dengan sebutan Pasar Kobong di Semarang Timur. (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Di kota yang langganan rob, urusan air yang ngalir seharusnya nggak diajak kompromi. Itulah yang jadi alasan Pemkot Semarang menertibkan lapak PKL yang berdiri tepat di atas saluran drainase di kawasan Pasar Ikan Rejomulyo atau Pasar Kobong, Semarang Timur.

Sebanyak 15 lapak PKL ditertibkan pada Senin (12/1) oleh Satpol PP Kota Semarang. Langkah ini diambil untuk mengembalikan fungsi drainase sekaligus mendukung penataan kawasan pasar dan pengendalian banjir rob.

Kepala Satpol PP Kota Semarang, Kusnandir menyebut, lapak-lapak tersebut menutup aliran air dan berpotensi menimbulkan genangan, apalagi Semarang Timur dikenal sebagai kawasan rawan rob.

“Drainase harus berfungsi optimal. Kalau tertutup bangunan atau aktivitas jual beli, aliran air terganggu dan dampaknya ke lingkungan sekitar,” ujar Kusnandir.

Baca juga: Geger Rencana Pindahan PKL ke Alun-alun yang Menggoda

Ia menegaskan, penertiban ini juga jadi sinyal bahwa Pemkot Semarang serius menegakkan aturan tata ruang. Selama ini, masih ada anggapan lapak di atas saluran air dibiarkan. Padahal, praktik semacam itu jelas melanggar ketertiban umum.

Penataan Pasar Kobong sendiri berkaitan dengan rencana operasional Pasar Grosir Ikan Rejomulyo yang tengah direvitalisasi. Infrastruktur pendukung seperti drainase harus dipastikan berfungsi maksimal supaya aktivitas pasar berjalan lebih tertib, bersih, dan nyaman.

Pendekatan Persuasif

Meski begitu, Satpol PP mengklaim penertiban dilakukan dengan pendekatan persuasif. Para pedagang sudah lebih dulu disosialisasi dan diarahkan untuk pindah ke lokasi yang lebih layak, seperti Pasar Ikan Higienis Rejomulyo dan area resmi Pasar Kobong.

“Kami tidak hanya menertibkan, tapi juga memberi solusi. Pedagang tetap bisa berjualan di tempat yang sesuai peruntukannya,” kata Kusnandir.

Baca juga: Duit Retribusi Seret, Lapak PKL Simpang Lima Bakal Ditata Ulang

Pemkot Semarang berharap langkah ini bisa jadi contoh bagi kawasan lain, terutama lokasi-lokasi yang berdiri di atas atau di sekitar saluran drainase. Tujuannya sederhana: roda ekonomi tetap jalan, tapi kota juga nggak kebanjiran.

Di kota yang sering kebanjiran, drainase itu bukan meja dagang tambahan. Jualan boleh cari lokasi strategis, tapi aliran air juga butuh ruang, biar yang tergenang cuma ikan di pasar, bukan jalannya kota. (tebe)

You Might Also Like

Kongres Terutup PDI Perjuangan 2025: Strategi atau Ketakutan?

Barisan Tentara di Kursi Sidang Korupsi BUMD Cilacap

Raja Otomotif Jateng-DIY Luncurin Veloz Hybrid 300 Jutaan

Baru Sembilan Bulan Menjabat, Ardito Terseret Drama OTT KPK

Gubernur Jateng Gowes ke Kantor, ASN Diajak Ikut “Waras Energi”

TAGGED:headlinepemkot semarangpenertiban pklsatpol pp
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Akses Cucukan-Kotesan yang Putus Lima Tahun Kini Nyambung
Next Article Bonatua Silalahi menangkan gugatan soal keterbukaan ijazah Jokowi. Gugatan Bonatua Menang! KIP Minta KPU Buka Data Ijazah Jokowi ke Publik

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Sebulan Full Muter Jateng, RIKAS Bikin Gamer Nggak Sempat Rebahan

Paving Mumbul, Jalan Amburadul, Pemkot Bertahap Benahi Ngaliyan

Tanggul Silandak Kembali Jebol Diterjang Banjir

Warga Bringin Gotong Royong Perbaiki Tanggul Jebol

Hujan Deras Picu Longsor di Karonsih Selatan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Sepak Bola

Perang Mental di Batakan

Maret 1, 2026
Info

Viral Rusak, Dibilang Cuma Lumut, Drama Panggung Sanggabuwana Bikin Netizen Bingung

April 7, 2026
Daerah

DPU vs Sampah: Duel di Tengah Hujan

Oktober 29, 2025
Terdakwa korupsi Bank BNI, Cik Mel (baju putih) menunduk sambil menangis saat dengar pembacaan tuntutan di pengadilan, Senin (13/10/2025). (bae)
Hukum

Cik Mel Merengek sampai Tersungkur di Depan Hakim, Dituntut 8,5 Tahun karena Korupsi

Oktober 13, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Puluhan Lapak PKL di Atas Drainase Pasar Kobong Ditertibkan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?