Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Yos Sudarso Mau Jadi Song Wat Road-nya Solo, Arus Lalin Lagi Dirembuk
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Yos Sudarso Mau Jadi Song Wat Road-nya Solo, Arus Lalin Lagi Dirembuk

Surakarta kayaknya nggak mau kalah soal spot wisata kece. Jalan Yos Sudarso yang selama ini dikenal cuma jalur lewat, pelan-pelan disiapkan naik level. Targetnya? Jadi koridor wisata terintegrasi ala Song Wat Road Thailand. Tapi tenang, urusan macet dan arah jalan masih dibahas pelan-pelan, nggak main tabrak gas.

T. Budianto
Last updated: Januari 12, 2026 9:20 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
JALUR WISATA: Sejumlah kendaraan melintasi Jl Yos Sudarso, Solo. Pemkot Solo menjajaki kemungkinan menjadikan ruas jalan tersebut menjadi jalur wisata terintegrasi. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SURAKRTA- Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, mulai serius ngebut wacana ini lewat rapat kerja bareng Dinas Perhubungan (Dishub) Surakarta di Balai Kota, Senin (12/1/2026). Fokus utama rapatnya satu: ngulik skema lalu lintas Jalan Yos Sudarso yang direncanakan jadi jalur wisata terintegrasi.

Rencananya, Yos Sudarso bakal disulap jadi penghubung manis antara koridor Gatot Subroto (Gatsu) dan Kampung Wisata Batik Kauman. Ide ini bukan muncul tiba-tiba. Respati bilang, konsep awalnya lahir dari diskusi bareng Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky dan budayawan Solo, Sardono.

Baca juga: Kawasan Yos Sudarso Dibikin Wisata Jalanan ala Thailand, Wali Kota Solo: Pasti Libatkan Publik

Menurut Respati, Yos Sudarso punya “bahan mentah” yang pas buat dijadikan kawasan wisata, mirip Song Wat Road di Thailand. Inspirasi lain datang dari Jakarta, tepatnya dari cara Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengoneksikan Taman Langsat dengan taman-taman di sekitarnya.

“Saya terinspirasi konsep integrasi yang dilakukan Pak Pramono Anung di Taman Langsat dan Taman Leuser. Itu luar biasa sekali,” ujar Respati.

Perubahan Fisik

Kalau rencana ini jadi, Yos Sudarso nggak cuma ganti label. Akan ada perubahan fisik, mulai dari menghilangkan separator jalan, merapikan jaringan listrik, sampai penataan kawasan biar lebih ramah pejalan kaki. Sementara itu, Dishub Surakarta lagi sibuk bikin simulasi rekayasa lalu lintas, mulai dari opsi satu arah sampai dua arah.

Respati menegaskan, semua masih tahap masak konsep. Belum ada keputusan final soal arah jalan atau skema lalu lintas. Warga dan pelaku usaha sekitar bakal diajak duduk bareng.

“Konsep integrasi ini intinya menghubungkan kampung wisata. Separator dan sistem satu arah itu pasti lewat proses, melibatkan masyarakat. Dishub juga sudah bikin simulasi, tapi ini belum final,” jelasnya.

Baca juga: Soloraya Great Sale 2025, Respati Ardi: UMKM Berperan Besar Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Ke depan, kajian lanjutan bakal digarap Dishub bareng Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar). Respati memastikan suara warga Kauman, Nonongan, sampai pelaku UMKM bakal ikut menentukan arah kebijakan.

“Narasi sejarah di sana kuat. Tokoh-tokoh Kauman, Nonongan, semuanya akan kita libatkan. Pra-rencana ini harus benar-benar matang,” tambahnya. Jadi, sebelum Yos Sudarso berubah jadi spot nongkrong estetik ala luar negeri, satu hal yang pasti: macetnya lagi diajak rembukan dulu. Biar nanti yang ramai cuma wisatawannya, bukan klaksonnya. (tebe)

You Might Also Like

Layanan Cepat Tanpa Drama, Dua Menteri Puji MPP Semarang

Wiwitan di Lereng Sumbing: saat Doa dan Benih Tembakau Bertemu di Awal Musim Tanam

Biar Gak Kena Risiko Korupsi, ASN Semarang Diajak Ikut Isi Survei KPK

Agustina: Kolaborasi Kunci Sukses MBG

Pengacara Korban Endus Aroma Tuntutan Ringan untuk AKBP Basuki, Kasus Dosen Untag Tewas

TAGGED:headlinejl yos sudarsopemkot solorespati adiwali kota solo
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article PDIP Tetap Ngotot Pilkada Langsung
Next Article Rabu Nggak Harus ke Kantor, Pemkot Surakarta Jajal WFA

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Rapat Belum Kelar, Asap Rokok dan Game Keburu Viral Dulu, Nah Loh…

Sidang Nadiem Makin Panas, Tuntutan Belasan Tahun Bikin Geger

Jawaban Dibilang Salah, Lomba MPR Malah Berujung Gugatan Panjang

OC Kaligis Laporkan Menkes ke Polda Metro Jaya, Ternyata Terkait Hal Ini

Gerobak Pinggir Jalan Hancur, Disikat Mobil MBG Owi Pulang Tinggalkan Anak Masih Balita

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Pemkot Semarang Gandeng Kejaksaan, Biar Urusan Pemerintahan Nggak Bikin Was-Was

Agustus 25, 2025
Daerah

Wisatawan Jateng Udah Lumayan, Tembus 53 Juta, tapi…

November 29, 2025
Daerah

Bangun Rumah Nempel Jalan? Siap-Siap ‘Disentil’ Perda Baru Jateng

April 16, 2026
Muhammad Syaeful Mujab, anak muda asal Tegal, yang juga Ketua Indonesian Youth Diplomacy (IYD), jadi pembicara di forum internasional ASEAN for Peoples Conference.
Tumbuh

Anak Muda Tegal Syaeful Mujab Bicara di Forum ASEAN: Teknologi Harus Buka Peluang, Bukan Nambah Ketimpangan 

Oktober 9, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Yos Sudarso Mau Jadi Song Wat Road-nya Solo, Arus Lalin Lagi Dirembuk
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?