Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Hidran Terkubur Cor, PDAM Gas Evaluasi
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Hidran Terkubur Cor, PDAM Gas Evaluasi

Kebakaran butuh air, bukan drama. Tapi apa jadinya kalau hidran malah ikut “dikubur” cor jalan? Kasus hidran terpendam di Semarang bikin PDAM dan para pemangku kepentingan langsung pasang mode evaluasi total.

T. Budianto
Last updated: Januari 6, 2026 12:08 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
HIDRAN DICOR: Hidran di Jalan Majapahit, Kelurahan Pedurungan Tengah, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, terkena cor pembangunan jalan, Rabu (31/12/2025). (Foto: Damkar Semarang).
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- PDAM Tirta Moedal Kota Semarang bareng stakeholder terkait bakal segera menggelar evaluasi besar-besaran soal penataan dan penguatan seluruh infrastruktur hydrant di kota ini. Langkah ini diambil setelah muncul laporan hidran yang tertimbun cor jalan di kawasan Jalan Majapahit, Kecamatan Pedurungan.

Plt Direktur Teknik PDAM Kota Semarang, Hariyadi bilang, rapat koordinasi lintas instansi bakal digelar dalam waktu dekat. Targetnya jelas: hidran jangan sampai cuma jadi pajangan, apalagi “hilang” pas dibutuhkan.

Baca juga: Soal Kebakaran dan Kekeringan, PDAM: Air Gratis

Menurut Hariyadi, sejak awal PDAM sudah berkomitmen penuh mendukung tugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), terutama dalam kondisi darurat kebakaran. Mulai dari suplai air langsung ke lokasi kejadian, sampai membuka akses pengambilan air di sejumlah titik milik PDAM.

“Di hari biasa, mobil damkar boleh ambil air di terminal PDAM. Ada IPA Kudu untuk wilayah timur, Reservoir Manyaran buat wilayah barat, dan titik-titik lainnya,” ujarnya.

Menariknya, dukungan ini masuk kategori CSR, alias Damkar nggak dikenai tagihan air. Fokusnya satu: api cepat padam, urusan administrasi belakangan.

Peta Sama

Soal hidran, PDAM nggak mau kerja sendirian. Rapat koordinasi nanti bakal melibatkan Dinas Damkar, Dinas Pekerjaan Umum, dan instansi terkait lainnya. Tujuannya biar semua pihak punya peta yang sama.

“Nanti kita inventarisasi bareng Damkar. Jumlah hidran berapa, lokasinya di mana saja, dan masih berfungsi atau tidak,” jelasnya. Bahkan, nggak menutup kemungkinan bakal dibahas juga penambahan titik hidran baru, terutama di kawasan yang masuk zona rawan kebakaran versi pemetaan Damkar.

Terkait hidran yang sempat tertimbun cor di Jalan Brigjen Katamso, Hariyadi menjelaskan bahwa hal itu terjadi akibat proyek pengecoran jalan oleh Dinas PU Bina Marga dan Cipta Karya Jawa Tengah.

Baca juga: Penemuan Jenazah di Reservoir Siranda, PDAM Pastikan Air Masih Aman Dikonsumsi

“Begitu dapat info ada hydrant ketutup cor, kami langsung koordinasi dengan DPU-BMCK Jateng yang saat itu sedang mengerjakan jalan,” katanya. PDAM pun bergerak cepat. Pada 31 Januari 2025, hidran yang terdampak langsung direposisi dan dipindahkan beberapa meter dari lokasi awal agar tetap bisa difungsikan.

Hidran itu bukan fosil yang boleh dikubur proyek. Di kota rawan kebakaran, air harus lebih siap dari api, bukan malah kalah cepat sama adukan semen. (tebe)

You Might Also Like

KUHP Baru vs Gen Z Digital: Kritik di Medsos Bisa Antar Kamu ke Penjara?

8 September Gerhana Bulan Total Gaes! Hanya 1 Jam 22 Menit, Perhatikan Waktunya

Mahasiswa Undip Diduga Dikeroyok Teman Kuliah sampai Babak Belur dan Gegar Otak

Pajak Daerah Semarang Tembus Rp2,6 T

Pemkot Semarang Lepas 105 Peserta Perjalanan Religi

TAGGED:Damkarheadlinehydrantpdampemkot semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Dua Putaran, Deg-degan, Fix! Arif Rahman Nakhodai GP Ansor Kota Semarang
Next Article Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Pasal Penghinaan Presiden-Wapres Hidup Lagi, Hanya Prabowo dan Gibran yang Boleh Lapor

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Panitia PSMTI Funwalk & Run Jaring Peserta ke Sejumlah Kota

ANTISIPASI VIRUS--Selebaran berisi edukasi pencegahan Hantavirus yang dibuat Polda Jateng. (ist)

Hantavirus Lagi Rame, Semarang Masih Aman tapi . . . .

Kalapas Purwodadi Ajak WBP Hidup Sehat

Souvenir Wanginya Kebangetan, Nikahan Anak Soimah Malah Makin Ramai Dibahas

Jakarta Mulai Waspada, Hantavirus Diam-Diam Bikin Geger Warga

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

Ngopi di Lereng Muria, Langsung Check Out

Januari 28, 2026
Petugas mengevakuasi bangkai kendaraan yang melintang di Jalan Prof Hamka, Silayur, Ngaliyan, Kota Semarang, Jumat (10/4/2026). Truk yang diduga rem blong memicu kecelakaan beruntun, sehingga membuat kemacetan parah di lokasi. (dul)
Fokus

Rencana Jalan Lingkar Gagal, Gak Ada Solusi Lain: Kendaraan Besar ‘Terpaksa’ Tetap Lewat Silayur

April 15, 2026
Ilustrasi bencana banjir bandang yang menghanyutkan kayu-kayu gelondongan.
Info

Kini Giliran Papua, Banjir Bawa Kayu Gelondongan Hancurkan Jembatan

Desember 20, 2025
Ilustrasi Bitcoin atau BTC. JPMorgan menilai, tambang BTC lebih menjanjikan daripada tambang emas.
Ekonomi

Benarkah Bitcoin Lebih Bikin Untung dari Emas? Begini Kata JPMorgan soal BTC

Februari 7, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Hidran Terkubur Cor, PDAM Gas Evaluasi
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?