Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Guru Depok Tewas Terikat, Sosok Pemotor Masih Misterius
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Guru Depok Tewas Terikat, Sosok Pemotor Masih Misterius

Arifianti ditemukan tak bernyawa di kawasan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, pada Sabtu malam (6/12). Kondisinya bikin merinding: tangan terikat dan tubuhnya tergeletak di pinggir jalan.

Nugroho P.
Last updated: Januari 4, 2026 9:13 pm
By Nugroho P.
2 Min Read
Share
ilustrasi Pembunuhan
SHARE

BACAAJA, DEPOK – Kasus tewasnya Arifianti, guru SD swasta asal Depok, masih menyisakan banyak tanda tanya. Hingga kini, terduga pelaku pembunuhan belum juga tertangkap meski polisi sudah mengantongi identitas dan menerbitkan status DPO.

Arifianti ditemukan tak bernyawa di kawasan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, pada Sabtu malam (6/12). Kondisinya bikin merinding: tangan terikat dan tubuhnya tergeletak di pinggir jalan.

Kapolsek Gunung Putri, KP Aulia Robby Kartika Putra, membenarkan bahwa pelaku masih dalam pengejaran. Polisi memilih belum membuka identitas terduga pelaku ke publik.

“Sampai sekarang belum tertangkap. Sudah kami terbitkan DPO,” kata Aulia saat dikonfirmasi, Minggu (4/1).

Kasus ini makin mengundang perhatian setelah muncul kesaksian warga sekitar. Dayat, pemilik warung dekat lokasi kejadian, mengungkap ada kejadian janggal sebelum jasad Arifianti ditemukan.

Menurut Dayat, seorang pemotor sempat melihat Arifianti dibonceng seseorang. Yang bikin curiga, kaki korban terlihat terkatung-katung, bahkan sampai menyeret aspal.

Pemotor lain sempat menegur pengendara tersebut karena melihat kondisi kaki penumpang yang sudah terluka. Namun teguran itu tak digubris.

“Ditegur karena kakinya sudah nyeret aspal, tapi orangnya langsung jalan saja,” ujar Dayat saat ditemui di warungnya.

Belakangan, pemotor yang sempat menegur itu melihat kabar penemuan mayat di media sosial. Ia pun teringat kejadian sebelumnya dan menduga orang yang dibonceng saat itu bisa jadi sudah tak bernyawa.

Polisi kini fokus memburu sosok yang membonceng Arifianti sebelum ditemukan tewas. Penyelidikan disebut sudah mengerucut ke satu arah.

Hal itu juga disampaikan Agus, mantan suami Arifianti. Ia menyebut aparat dari Polres Bogor dan Polsek Gunung Putri terus bekerja mengumpulkan informasi.

“Polisi sudah mengerucutkan ke seseorang. Mereka sedang berjuang keras,” ujar Agus saat ditemui di Depok.

Hingga kini, keluarga dan publik masih menunggu titik terang. Kasus ini bukan cuma soal penangkapan pelaku, tapi juga keadilan bagi seorang guru yang pergi dengan cara tragis. (*)

You Might Also Like

Dua Tim Reformasi Polri: Inisiatif atau Resistensi terhadap Presiden?

Sekda Cilacap Ngeles, Korupsi Rp237 M Dibilang Cuma Masalah Administrasi

Banding Pemecatan Aipda Robig Ditolak, Karier di Polri Tamat

Geger! Polisi di Maluku Diduga Terlibat Pemerasan Kasus Limbah Berbahaya

Polisi Tangkap Rampok Sadis Boyolali di Kudus, Keluarga Korban Curiga Motif Utang Piutang

TAGGED:guru depokkorban pembunuhan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Pegawai Honorer Nyolong Mobil DPRD, Aksi Panik Berujung Apes
Next Article Isu Makin Liar, Pengacara Akui RK Kenal Aura

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Nurul, pria asal pesisir selatan Blitar, mencium sarang tawon vespa peliharaannya.

Kisah Nurul, Pawang Tawon Vespa dari Blitar: Dengungnya seperti Lagu Nostalgia

Langkah Keliru Indonesia Memasuki Perang Orang Lain

Tragedi Kaca Transparan

Ilustrasi tindak pidana suap dan korupsi. (narakita/grafis/tera)

Indonesia Juara Korupsi? IPK Anjlok: Lebih Buruk dari Timor Leste, Kalah Saing di ASEAN

Wali Kota Solo melantik pengurus DPC Gekrafs Surakarta periode 2026–2029, sekaligus peluncuran Project Solo Tourism Directory, Selasa (10/2/2026) malam di Taman Balekambang.

Respati Dorong Gekrafs Jadi Motor Ekonomi Kreatif Solo, Bukan Organisasi Seremonial

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Kemenkum Jateng Gas Sinkronisasi Perda dengan UU Ciptaker

Februari 8, 2026
Hukum

Empat Pemuda Banyumas Diciduk Bawa Tembakau Sinte di Cilacap

September 25, 2025
Hukum

KPK Bongkar Uang Percepatan Haji: Khalid Basalamah Disebut Paling Tahu

September 26, 2025
Hukum

Tukang Teror Bom ke Sekolah Ditangkap, Ternyata Mahasiswa Jurusan Ini

Desember 26, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Guru Depok Tewas Terikat, Sosok Pemotor Masih Misterius
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?