BACAAJA, BANJARNEGARA – Menjelang tutup tahun 2025, Polres Banjarnegara buka-bukaan soal kinerja selama setahun terakhir. Lewat rilis akhir tahun, jajaran kepolisian memaparkan deretan kasus yang berhasil diungkap, mulai dari kriminal umum, narkoba, sampai pelanggaran lalu lintas.
Kapolres Banjarnegara AKBP Mariska Fendi Susanto menyebut, sepanjang Januari hingga Desember 2025, total ada 120 tindak pidana yang berhasil dibongkar oleh Satreskrim dan Satresnarkoba. Angka ini jadi gambaran kerja panjang aparat di lapangan.
Untuk Satreskrim, tercatat ada 108 laporan yang masuk. Dari jumlah itu, 90 perkara berhasil diungkap, dengan 130 tersangka harus berurusan dengan hukum dan menjalani penahanan.
Di sisi lain, Satresnarkoba juga tak kalah sibuk. Selama 2025, polisi mengungkap 30 kasus narkotika dengan total 42 tersangka. Dari jumlah tersebut, satu di antaranya masih di bawah umur, sehingga penanganannya dilakukan secara khusus.
Barang bukti yang diamankan pun terbilang beragam. Mulai dari sabu seberat 117,9 gram, ganja 51,39 gram, tembakau sintetis hampir 20 gram, psikotropika 209 butir, hingga obat-obatan berbahaya lebih dari 21 ribu butir.
Tak hanya soal kriminal dan narkoba, kinerja Satlantas Polres Banjarnegara juga jadi sorotan. Sepanjang 2025, penindakan pelanggaran lalu lintas dilakukan ribuan kali, baik lewat tilang manual, teguran, hingga sistem elektronik.
Data mencatat, ada 2.872 pelanggar yang ditilang. Sementara teguran tercatat mencapai 8.284 kali. Pembayaran denda lewat BRIVA, BRILink, dan EDC mencapai 5.071 transaksi, ditambah 17.106 pelanggaran yang terekam melalui mobile sigap.
Soal kecelakaan lalu lintas, angkanya juga tak bisa dianggap sepele. Sepanjang tahun, terjadi 555 kejadian kecelakaan, baik tunggal maupun ganda.
Dari insiden tersebut, 76 orang meninggal dunia, delapan orang mengalami luka berat, dan 678 lainnya luka ringan. Total kerugian material ditaksir mencapai Rp 851,3 juta.
Rilis akhir tahun ini menjadi pengingat bahwa tantangan keamanan dan ketertiban masih nyata. Polres Banjarnegara menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan pelayanan dan penegakan hukum, agar situasi tetap aman dan kondusif di tahun-tahun mendatang. (*)


