Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Tukang Teror Bom ke Sekolah Ditangkap, Ternyata Mahasiswa Jurusan Ini
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Tukang Teror Bom ke Sekolah Ditangkap, Ternyata Mahasiswa Jurusan Ini

Teror itu dilakukan melalui surat elektronik yang dikirim pada 23 Desember 2025 sekitar pukul 02.32 WIB. Saat email masuk, situasi masih sepi dan belum diketahui pihak sekolah.

Nugroho P.
Last updated: Desember 26, 2025 9:05 pm
By Nugroho P.
2 Min Read
Share
ilustrasi bom
SHARE

BACAAJA, DEPOK – Kota Depok sempat dibuat tegang gara-gara teror bom yang menyasar dunia pendidikan. Sebanyak 10 sekolah menerima ancaman lewat email yang dikirim dini hari, membuat pihak sekolah dan aparat langsung bergerak cepat.

Kasat Reskrim Polres Metro Depok, Kompol Made Oka, mengungkap pelaku teror tersebut berinisial H. Sosoknya bukan orang asing, melainkan mahasiswa berusia 23 tahun yang masih aktif kuliah di sebuah universitas swasta.

“Yang bersangkutan masih mahasiswa, jurusan IT,” kata Kompol Made Oka saat jumpa pers di Polres Depok.

Teror itu dilakukan melalui surat elektronik yang dikirim pada 23 Desember 2025 sekitar pukul 02.32 WIB. Saat email masuk, situasi masih sepi dan belum diketahui pihak sekolah.

Ancaman baru terbaca beberapa jam kemudian, sekitar pukul 07.30 WIB. Setelah menyadari isi email yang mengarah pada teror bom, pihak sekolah langsung melapor ke polisi.

Dari hasil penelusuran, polisi menemukan fakta bahwa email serupa tak hanya dikirim ke satu sekolah. Total ada 10 sekolah di wilayah Depok yang menerima ancaman yang sama.

“Setelah kami dapat capture email, ternyata bukan satu sekolah saja. Ada sembilan sekolah lain, jadi total sepuluh,” jelas Made Oka.

Polisi kemudian melakukan serangkaian penyelidikan, mulai dari memeriksa saksi-saksi hingga mengumpulkan barang bukti digital. Dari proses itu, identitas H mulai terkuak.

Petunjuk penting ditemukan dari perangkat elektronik di rumah pelaku. Dari situlah penyidik semakin yakin H adalah pengirim teror bom tersebut.

Dalam aksinya, H diketahui menggunakan alamat email atas nama seorang perempuan bernama Kamila. Nama itu dicantumkan sebagai pengirim untuk mengelabui penerima pesan.

Polisi pun memeriksa Kamila sebagai saksi. Hasilnya, Kamila dipastikan tidak terlibat dan namanya hanya dicatut oleh pelaku.

“Walaupun email itu mengatasnamakan saudari Kamila, tapi dari hasil penyidikan kami pastikan bukan yang bersangkutan,” tegas Made Oka.

Saat ini, kasus teror bom tersebut sudah naik ke tahap penyidikan. H resmi ditetapkan sebagai tersangka dan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Peristiwa ini jadi pengingat bahwa ancaman serius bisa datang dari ruang digital, dan dampaknya bisa membuat kepanikan nyata di dunia nyata. (*)

You Might Also Like

Satu Pelaku Demo Rusuh di Semarang Masih Pelajar SMK, Nekat Abaikan Saran Guru

Tampang Intel TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Cuma Dijerat Pasal Penganiayaan

Kasus Sudewo: KPK Cium Ada “Main Belakang” di Jalur Kereta

Papua Memanas Lagi, Korban Sipil Jatuh, Versi Berbeda Muncul

Sudewo Tersangka Dobel Kasus di KPK: Gak Cukup Terjerat OTT, Kena Suap Proyek Kereta Juga

TAGGED:ancaman bom depokbom depokdepokteror bom
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Jejak Remisi Putri Candrawathi, Hukuman Terus Menyusut Perlahan
Next Article Ilustrasi pengeroyokan. Anggota Pagar Nusa Dihajar Brutal Geng Balap Liar hingga Meninggal di Semarang

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

TAK TERDAFTAR BPJS--Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Semarang Pemuda, Mohamad Irfan menjelaskan data kepesertaan BPJS dalam rapat koordinasi di Semarang, Kamis (25/6/2026). (bae)

Wah! Ada 458 Ribuan Pekerja Semarang Belum Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

RAPAT BERSAMA--Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng paparan dalam rapat bersama organisasi perangkat daerah. (bae)

No Debat! Agustina: Lunas Iuran BPJS Jadi Syarat Ikut Tender di Pemkot Semarang

SIDANG TPPU--Gus Yazid terdakwa kasus pencucian uang BUMD Cilacap, digiring dari ruang sidang menuju mobil tahanan. (bae)

Istri Gus Yazid Ungkap Fakta Mencengangkan: Dia Lebih Pilih Setia kepada Jenderal Widi

JALAN--Jalan baru Undip Tembalang. (google earth)

Pemkot Semarang Ikut Terseret, Warga Tuntut Ganti Rugi Lahan Proyek Jalan Jangli-Undip

Mohammad Saleh Minta Perbaikan Jalan Pantura Barat Dipercepat

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Eks pejabat Bank BJB, Dicky Syahbandinata menahan tangis usai divonis bebas di Pengadilan Tipikor Semarang, Kamis (7/5/2026). (bae)
Hukum

Eks-Pejabat Bank BJB Nangis Divonis Bebas dalam Kasus Korupsi Sritex

Mei 8, 2026
Hukum

Jaksa: Eksepsi Nadiem Nggak Masuk Akal

Januari 9, 2026
Terdakwa Andhi Nur Huda duduk di kursi pesakitan saat sidang putusan kasus korupsi BUMD Cilacap, di Tipikor Semarang, Rabu (11/2/2026). (bae)
Hukum

Ringan Banget Banyak Diskon! Dituntut 18 Tahun, Koruptor Cilacap hanya Dihukum 2 Tahun

Februari 11, 2026
Hukum

Polisi Belum Bisa Simpulkan Kasus Tewasnya Dosen Untag

November 19, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Tukang Teror Bom ke Sekolah Ditangkap, Ternyata Mahasiswa Jurusan Ini
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?