Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Barisan Menteri Era Jokowi yang Terseret Korupsi, Siapa Lagi Menyusul?
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Barisan Menteri Era Jokowi yang Terseret Korupsi, Siapa Lagi Menyusul?

Tercatat, sudah ada tujuh nama yang resmi menyandang status tersangka dalam catatan era Jokowi. Kasus mereka beragam, namun intinya sama: penyalahgunaan kekuasaan untuk kepentingan pribadi dan kelompok.

Nugroho P.
Last updated: September 6, 2025 9:18 am
By Nugroho P.
5 Min Read
Share
Kejaksaan Agung dalami kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook di Kemendikbudristek. Kasus ini menyeret mantan Mendikbud Nadiem dan pejabat lain, dengan kerugian negara mencapai Rp1,98 triliun. Foto: dok.
Kejaksaan Agung dalami kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook di Kemendikbudristek. Kasus ini menyeret mantan Mendikbud Nadiem dan pejabat lain, dengan kerugian negara mencapai Rp1,98 triliun. Foto: dok.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Gelombang kasus korupsi terus mengguncang catatan pemerintahan era Presiden Joko Widodo. Nama-nama besar yang dulu duduk di kursi menteri kini banyak berganti status menjadi tersangka. Publik pun bertanya-tanya, “siapa lagi yang akan menyusul?”

Contents
Deretan Nama yang Sudah Masuk Daftar7 Menteri Era Jokowi yang Terseret KorupsiCatatan Buram Era JokowiAda yang Lepas dari JeratPertanyaan yang MenggantungPublik Menunggu Jawaban

Kasus terbaru menimpa Nadiem Makarim, mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Kejaksaan Agung resmi menetapkannya sebagai tersangka kasus korupsi pengadaan Chromebook periode 2019–2023 dengan dugaan kerugian negara mencapai Rp1,98 triliun.

“Untuk kepentingan penyidikan, tersangka NAM akan dilakukan penahanan selama 20 hari ke depan sejak 4 September 2025, bertempat di Rutan Salemba cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan,” kata Direktur Penyidikan Jampidsus, Nurcahyo Jungkung Madyo.

Nadiem sebelumnya telah menjalani dua kali pemeriksaan intensif. Pertama pada 23 Juni 2025 selama 12 jam, dan kedua pada 15 Juli 2025 selama 9 jam. Dari pemeriksaan itu, jaksa menyimpulkan adanya peran kuat dalam proyek Chromebook.

Deretan Nama yang Sudah Masuk Daftar

Nadiem bukan yang pertama. Sebelumnya, publik sudah menyaksikan deretan menteri Jokowi yang terjerat kasus serupa. Mulai dari Kementerian Pertanian hingga Komunikasi dan Informatika, jejak kasus korupsi itu tampak seperti barisan panjang tanpa ujung.

Tercatat, sudah ada tujuh nama yang resmi menyandang status tersangka dalam catatan era Jokowi. Kasus mereka beragam, namun intinya sama: penyalahgunaan kekuasaan untuk kepentingan pribadi dan kelompok.

7 Menteri Era Jokowi yang Terseret Korupsi

Pertama, Syahrul Yasin Limpo, eks Menteri Pertanian, yang tersandung kasus pemerasan dan gratifikasi di kementeriannya.

Kedua, Johnny G. Plate, eks Menkominfo, menjadi tersangka korupsi proyek BTS yang merugikan negara hingga Rp8 triliun.

Ketiga, Imam Nahrawi, mantan Menpora, yang terseret kasus suap dana hibah KONI.

Keempat, Idrus Marham, eks Mensos, yang terlibat dalam kasus korupsi proyek PLTU Riau-1.

Kelima, Juliari Batubara, mantan Mensos, divonis karena terbukti menerima suap terkait bansos COVID-19.

Keenam, Edhy Prabowo, eks Menteri Kelautan dan Perikanan, yang ditangkap karena suap izin ekspor benih lobster.

Ketujuh, yang terbaru, Nadiem Makarim, eks Mendikbudristek, kini mendekam di tahanan terkait kasus pengadaan Chromebook.

Catatan Buram Era Jokowi

Rentetan kasus ini membuat publik semakin ragu pada sistem pengawasan di lingkar kekuasaan. Jokowi, yang pada awal masa pemerintahannya menekankan semangat antikorupsi, kini menghadapi catatan panjang menteri-menterinya yang justru berurusan dengan hukum.

Kasus-kasus ini juga menunjukkan bagaimana program yang semula dicanangkan untuk kepentingan rakyat berubah menjadi ladang bancakan. Dari bansos, proyek pertanian, hingga pendidikan, semuanya tidak luput dari jeratan korupsi.

Ada yang Lepas dari Jerat

Selain tujuh nama di atas, ada pula pejabat era Jokowi yang sempat ditetapkan sebagai tersangka namun akhirnya lepas. Misalnya, Tom Lembong, eks Menteri Perdagangan, yang kemudian bebas setelah mendapatkan abolisi.

Ada juga Edward Omar Sharif Hiariej alias Eddy Hiariej, eks Wamenkumham, yang lolos karena praperadilan menyatakan penetapan tersangka tidak sah akibat minimnya alat bukti.

Kedua kasus ini menambah catatan bahwa jalan hukum di Indonesia masih penuh liku, dan nasib pejabat sering kali berputar sesuai proses pengadilan.

Pertanyaan yang Menggantung

Publik kini tidak hanya menyoroti siapa yang sudah jatuh, tetapi juga siapa yang berpotensi menyusul. Dengan barisan panjang kasus ini, bayangan “menteri selanjutnya” menjadi bahan spekulasi masyarakat.

Era Jokowi memang akan dikenang dengan banyak hal. Namun, salah satu yang sulit dihapus dari memori publik adalah panjangnya daftar menteri yang terjerat kasus korupsi.

Ketika rakyat berharap program pemerintah membawa kesejahteraan, justru yang tampak adalah penyalahgunaan anggaran dengan nilai fantastis.

Publik Menunggu Jawaban

Kasus Nadiem menjadi simbol bahwa bahkan generasi muda yang semula dianggap bersih dari politik pun tidak luput dari jeratan korupsi ketika sudah berada di lingkar kekuasaan.

Kini, publik hanya bisa menunggu langkah Kejaksaan dan KPK untuk membuktikan apakah kasus ini benar-benar ditegakkan secara tuntas.

Yang jelas, pertanyaan besar masih menggantung di udara: di era Jokowi, setelah tujuh nama besar jatuh, siapa lagi yang akan menyusul? (*)

You Might Also Like

Kejam! Sritex Belum Juga Cairkan Pesangon 11.025 Buruh

KPK Bongkar Uang Percepatan Haji: Khalid Basalamah Disebut Paling Tahu

22 Siswa SMK Pelaku Perusakan Sekolah di Kebumen Diamankan

“Ada Huruf K-nya”, Noel Lempar Clue, Publik Disuruh Tebak Partai

Begal Sadis Halmahera Memang Gak Ada Kapoknya, Dito Sudah 4 Kali Masuk Penjara

TAGGED:aliran dana korupsichromebookkorupsilaptopmenteri era jokowiNadiem Makarim
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Inspirasi Teras Rumah Bata Merah 2025: Klasik, Hangat, dan Tetap Kekinian
Next Article Mengenal Panda Parenting, Cara Santai tapi Serius Mendidik Anak Mandiri

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Undip Kenalkan Kopi Tawangmangu ke Dunia

KPK Kulik Aktivitas Fadia Arafiq Saat Menjabat

Bayar Sampah di Semarang Sekarang Nggak Tunai Lagi

Waisak Belum Mulai, Borobudur Sudah Full Booking

Ibu-Ibu Pegang Pisau Kurban, Ternyata Hukumnya Bikin Banyak Kaget

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ketua Komisi XIII DPR RI Willy Aditya saat memimpin RDP dengan Kepala Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban di Senayan Jakarta, Rabu (17/9/2025)
Hukum

RUU LPSK, Komisi XIII DPR dan LPSK Sepakat Aturan Harus Lebih “Nendang” untuk Lindungi Korban dan Saksi

September 17, 2025
Hukum

Rp8 Juta, Kapal Asing, Vonis Mati Mengintai

Februari 22, 2026
Hukum

Terkuak, Senjata Laras Panjang Ditemukan Usai Ledakan di SMA 72

November 7, 2025
Hukum

Ayah Bejat di Banjarnegara Terancam 15 Tahun Bui Usai Coba Habisi Anak Kandung

Agustus 20, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Barisan Menteri Era Jokowi yang Terseret Korupsi, Siapa Lagi Menyusul?
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?