BACAAJA, SEMARANG – Ngaliyan lagi-lagi harus sabar. Menjelang siang, sekitar pukul 10.00 WIB, arus lalu lintas di Jalan Ngaliyan Raya mulai tersendat.
Kendaraan mengular, laju melambat, dan klakson sesekali jadi backsound pagi.
Di ruas jalan yang sedang diperbaiki, mobil dan motor cuma bisa jalan pelan. Ruang jalan yang menyempit bikin volume kendaraan nggak seimbang.
Bacaaja: Jalan Prof Hamka-Ngaliyan Sudah Mulus, tapi Warga Masih Khawatir Soal Silayur
Mau nyalip susah, mau ngebut juga mustahil. Alhasil, semua ikut ritme: pelan dan penuh kesabaran.
Sebagian pengendara memilih bertahan di jalur utama, sebagian lagi nekat cari jalan tikus. Tapi ujung-ujungnya sama, tetap ketemu macet juga.
Ngaliyan memang dikenal sebagai jalur sibuk—arus kerja, kampus, sampai distribusi barang numpuk di satu titik.
Melihat kondisi yang masih padat hingga siang, kemacetan diprediksi bakal lanjut sampai sore. Apalagi perbaikan jalan belum rampung, sementara lalu lintas terus berdatangan tanpa jeda.
Buat kamu yang mau melintas, sebaiknya siapin waktu ekstra atau cari rute alternatif dari sekarang. Kalau nggak bisa ngindar, satu-satunya opsi ya sabar dan jaga emosi.
Hingga berita ini diturunkan, kemacetan masih terjadi di Jalan Ngaliyan Raya, depan UIN Walisongo.
Ngaliyan lagi “self-improvement”, tapi efek sampingnya bikin pengendara harus ikutan slow dulu. (dul)


