Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Bajaj Lagi Naik Kelas: dari Kendaraan Jadul ke Transportasi Digital
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Bajaj Lagi Naik Kelas: dari Kendaraan Jadul ke Transportasi Digital

R. Izra
Last updated: Desember 17, 2025 11:15 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
Bajaj lagi ngaspal di jalanan Kota Semarang.
Bajaj lagi ngaspal di jalanan Kota Semarang.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Bajaj yang dulu identik dengan kendaraan jadul dan asap knalpot tebal, sekarang lagi rebranding.

Mesinnya udah gak ngebul dan berisik parah kayak dulu lagi, Kini lebih halus dan ramah lingkungan.

Pelan tapi pasti, si roda tiga ini mulai naik level lewat kolaborasi dengan platform transportasi digital.

Bacaaja: Bajaj Online Nyasar Semarang? Izin Masih “Dikulik” Dishub!

Bacaaja: Semarang Gaspol Wujudkan Transportasi Inklusif, Ekonomi Tumbuh Rakyat Nyaman

Lewat kerja sama dengan aplikasi X-Ride, Bajaj masuk ke ekosistem transportasi berbasis teknologi.

X-Ride jadi salah satu pelopor layanan roda tiga berbasis aplikasi, dan kehadiran Bajaj bikin opsi transportasi makin beragam.

Nggak cuma itu, kolaborasi juga dibuka dengan platform lain seperti Maxim supaya jangkauannya makin luas.

Sebagai produsen resmi, Bajaj membawa dua andalan utama: Bajaj AX dan Bajaj Maxima. AX dirancang fleksibel—bisa angkut penumpang sekaligus barang, lengkap dengan ruang khusus penyimpanan.

Sementara Maxima lebih fokus ke angkutan barang berat dan volume besar, cocok buat kebutuhan logistik skala kecil sampai menengah.

Manajer Cabang Bajaj Semarang, Siva Gesita.
Manajer Cabang Bajaj Semarang, Siva Gesita.

“Kami ingin roda tiga tetap relevan dengan perkembangan teknologi dan bisa bersaing di era sekarang,” kata Manajer Cabang Bajaj Semarang, Siva Gesita.

Kolaborasi ini bukan cuma soal pasang aplikasi. Bajaj menargetkan pengalaman berkendara yang lebih nyaman dan aman, tarif yang ramah kantong, sekaligus membuka peluang ekonomi buat driver lokal agar penghasilannya lebih stabil.

Dari sisi mesin, Bajaj juga sudah jauh berubah. Sekarang mereka pakai mesin empat tak 200 cc berstandar Euro 4 dengan teknologi double spark ignition.

Hasilnya? Mesin lebih efisien dan irit BBM, dengan konsumsi sekitar 25 km per liter—setara motor modern masa kini.

Jaringan resmi Bajaj pun terus diperluas. Selain kota-kota di Jawa seperti Yogyakarta, Semarang, dan Solo, cabang juga hadir di Makassar, Medan, dan Pekanbaru.

Cabang-cabang ini jadi penghubung langsung antara produsen dan kebutuhan pasar lokal.

Ke depan, Bajaj bahkan menyiapkan langkah lebih besar: rencana pembangunan pabrik di Indonesia agar produksi makin dekat dengan konsumen dan pasar lokal makin kuat.

Pelan tapi konsisten, Bajaj membuktikan satu hal: roda tiga belum habis zamannya. Sekarang tampil lebih modern, lebih fungsional, dan makin relevan buat kebutuhan mobilitas hari ini. (dul)

You Might Also Like

Jateng Gaspol Kejar Swasembada, Target 10 Juta Ton Lebih

Zulhas Puji KKMP Sampangan

RPP Pengupahan Disebut Drakula, SPN “Birukan” Gubernuran

Cukai Seret, Target Tinggi: Jurus Purbaya “Ajak Damai” Rokok Ilegal

Luthfi Sidak Pasar Bunder Sragen: Harga Cabai Nggak “Pedas” Lagi di Kantong

TAGGED:bajajmaxriderebranding
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Kondisi hutan yang sudah diubah menjadi lahan sawit. Sayangnya, lahan-lahan ini dikuasai oligarki dan sekarang dalam kondisi mangkrak. Menteri Nusron hanya menonton?. Foto: Greenpeace Indonesia Prabowo Pengin Papua Jadi Kebun Sawit, Gak Belajar dari Bencana Sumatera?
Next Article Jl. Ngaliyan raya macet Rabu (17/12/25). (dul) Ngaliyan Lagi Macet Parah, Perbaikan Jalan Bikin Laju Kendaraan Tersendat

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Tumpukan sampah tampak menggunung di TPA Jatibarang Semarang, Sabtu (27/9/2025). (bae)

Sampah Jateng Tembus 6,4 Juta Ton Per Tahun, Baru 30 Persen Terurus

Jateng Mau Sulap 70 Persen Sampah Jadi Listrik, Mimpi atau Jalan Keluar?

96 Ribu Pejabat “Belum Lapor”, MAKI: KPK Jangan Cuma Kasih Angka, Spill Namanya!

MBG Lima Hari Aja? Santai, Daerah 3T Dapat “Bonus Sabtu”

Bukan Sekadar Haul, Ini “Push Rank” KH Sholeh Darat Jadi Pahlawan Nasional

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

RPH Halal MAJT Resmi Dibuka, Yuk Makan Tanpa Waswas!

Oktober 18, 2025
Sirkular

Singapura Incar Potensi Hijau Jateng, Investasi Tembus Rp2 Triliun di Awal 2025

Juli 1, 2025
Ilustrasi pembayaran tunai menggunakan mata uang rupiah.
Ekonomi

Menolak Pembayaran Tunai Itu Melanggar Hukum Lho! DPR Soroti Praktik Cashless

Desember 25, 2025
Ekonomi

Langkah Bareng Muhammadiyah dan Bulog Jaga Pangan Negeri

Desember 7, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Bajaj Lagi Naik Kelas: dari Kendaraan Jadul ke Transportasi Digital
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?