BACAAJA, JAKARTA – Kabar soal pemanggilan Ridwan Kamil oleh KPK lagi ramai banget dibahas hari ini. Mantan Gubernur Jawa Barat itu dijadwalkan datang ke Gedung Merah Putih, Selasa 2 Desember 2025, buat dimintai keterangan sebagai saksi.
KPK lewat Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi, Asep Guntur Rahayu, bilang surat panggilan sudah dikirim. Tinggal nunggu apakah RK bakal hadir hari ini atau nggak.
Asep juga nyampein kalau statusnya masih sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi pengadaan iklan Bank BJB periode 2021–2023.
Walaupun jadwal sudah ditetapkan, KPK belum bisa memastikan kehadirannya. Publik diminta ikut nunggu hasil akhirnya.
Kasus pengadaan iklan Bank BJB ini sendiri sudah menetapkan lima tersangka sejak 13 Maret 2025.
Nama-nama itu termasuk Dirut Bank BJB Yuddy Renaldi, Widi Hartoto sebagai PPK sekaligus Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan, serta tiga pengendali agensi iklan.
Total kerugian negara yang ditaksir dalam kasus ini mencapai sekitar Rp 222 miliar.
Sebelumnya, KPK pernah menggeledah rumah Ridwan Kamil pada 10 Maret 2025. Dari sana, penyidik menyita beberapa barang mulai dari motor sampai mobil.
Yang bikin publik makin penasaran, sejak penggeledahan itu sampai hari ini, tercatat sudah 266 hari RK belum dipanggil kembali.
Pemanggilan yang dijadwalkan pekan ini jadi momen yang ditunggu banyak orang buat lihat langkah lanjutan dari KPK.
Asep menegaskan proses penyidikan tetap berjalan. Pemanggilan pun jadi bagian dari kelengkapan keterangan yang dibutuhkan penyidik.
RK sendiri belum memberi keterangan langsung soal rencana kedatangannya hari ini.
Di sisi lain, KPK menyebut mekanisme pemanggilan saksi berjalan sesuai aturan, termasuk kesempatan hadir yang diberikan sejak awal minggu.
Dengan kasus yang sudah berjalan hampir setahun, banyak pihak ingin tahu apakah pemeriksaan RK bakal membuka titik terang baru.
KPK menekankan proses penyidikan masih terus berkembang seiring keterangan baru yang masuk.
Publik juga menyoroti hubungan antara pengadaan iklan Bank BJB dan dugaan aliran dana yang sekarang sedang diusut.
Kasus itu dianggap jadi salah satu penyidikan korupsi besar yang menyeret nama figur populer.
Sementara itu, tersangka yang sudah ditetapkan tetap menjalani proses hukum dan pemeriksaan intensif.
KPK mengingatkan kalau proses pemanggilan saksi, termasuk RK, adalah bagian normal dari penyidikan.
Sejumlah saksi lainnya sudah diperiksa sejak kasus ini dibuka awal 2025.
Asep juga menambahkan bahwa pihaknya ingin memastikan seluruh prosedur berjalan transparan dan terdokumentasi.
Publik pun ikut menunggu apakah hari ini Ridwan Kamil bakal hadir sesuai jadwal.
Hingga pagi ini, belum ada update resmi soal konfirmasi kedatangan RK.
Situasinya bikin banyak mata tertuju ke Gedung KPK, mengingat besarnya perhatian publik terhadap kasus Bank BJB.
Dengan nilai dugaan kerugian negara yang besar, kasus ini jadi salah satu yang paling disorot sepanjang tahun.
KPK memastikan penyidikannya akan tetap lanjut tanpa intervensi dari pihak manapun.
Hari ini kemungkinan jadi salah satu hari paling krusial dalam perkembangan kasus Bank BJB sejauh ini.
Kalau RK hadir, penyidik bakal punya kesempatan menggali peran dan informasi yang belum terungkap.
Kalau tidak hadir, jadwal pemanggilan berikutnya hampir pasti disiapkan.
Yang jelas, proses hukum terus berjalan. Publik tinggal menunggu langkah KPK dan respons RK di hari yang dinantikan ini. (*)

