Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Komitmen Naik, Harapan Guru Madrasah Makin Terasa Dekat
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

Komitmen Naik, Harapan Guru Madrasah Makin Terasa Dekat

Dalam acara Doa Bersama dan Ngobrol Bareng Masbup yang digelar PGSI di Pendapa Dipokusumo, Sabtu (29/11/2025), Fahmi menyampaikan bahwa guru-guru madrasah yang belum mengantongi status PPPK atau belum inpassing tetap harus diperjuangkan nasibnya.

Nugroho P.
Last updated: November 30, 2025 10:00 pm
By Nugroho P.
2 Min Read
Share
Bupati Purbalingga Fahmi M Hanif menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan peningkatan kesejahteraan para guru madrasah non-ASN yang tergabung dalam Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI) Kabupaten Purbalingga.
SHARE

BACAAJA, PURBALINGGA – Bupati Purbalingga Fahmi M Hanif kembali menegaskan langkah seriusnya dalam memperjuangkan kesejahteraan guru madrasah non-ASN, khususnya mereka yang tergabung dalam PGSI. Gaya bicaranya santai namun tegas, memberi sinyal bahwa perjuangan ini bukan sekadar wacana. Kondisi fiskal daerah memang lagi seret, tapi Fahmi memastikan tambahan honor tetap digenjot lewat APBD Perubahan 2026 dan APBD 2027.

Dalam acara Doa Bersama dan Ngobrol Bareng Masbup yang digelar PGSI di Pendapa Dipokusumo, Sabtu (29/11/2025), Fahmi menyampaikan bahwa guru-guru madrasah yang belum mengantongi status PPPK atau belum inpassing tetap harus diperjuangkan nasibnya. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah bakal maksimal mengupayakan apa pun yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan mereka.

Bupati Fahmi juga menyinggung bahwa perjuangan ini nggak cuma berhenti di daerah. Pemkab Purbalingga terus mengawal suara para guru hingga ke tingkat pusat. Mulai dari permintaan penambahan kuota PPPK khusus guru madrasah sampai peningkatan kuota Program Indonesia Pintar (PIP) di Kementerian Agama, semua terus didorong agar terealisasi.

Ia bahkan menyebut sudah siap menjalin komunikasi lebih intens dengan Anggota DPR RI Komisi VIII agar aspirasi guru-guru di Purbalingga bisa benar-benar didengar. Menurut Fahmi, PPPK adalah kebijakan pusat, makanya perjuangan harus bareng-bareng, nggak bisa cuma mengandalkan daerah.

Sementara itu, Kepala Kemenag Purbalingga Zahid Khasani juga turut memberi dukungan penuh. Zahid mengingatkan bahwa meski semangat ini besar, prosesnya tetap harus mengikuti regulasi pemerintah pusat. Guru-guru diimbau taat prosedur agar peluang lolos PPPK maupun memperoleh PIP bisa lebih besar.

Dengan komitmen yang terus digaungkan ini, harapan para guru madrasah non-ASN seolah makin dekat. Meski jalannya panjang, dukungan dari daerah hingga pusat menjadi titik terang yang membuat perjuangan ini terasa lebih nyata dan tidak berjalan sendirian. (*)

You Might Also Like

Undip Dukung Sektor Peternakan di Kadirejo Lebih Cuan

Samuel Wattimena: Stop Jalan Sendiri, Yuk Kolaborasi Biar Budaya Lokal Bisa Mendunia!

Rahasia di Balik Mandi Wajib, Bukan Cuma Soal Suci, Tapi Begini

SMP Muhammadiyah 1 Gombong Kedatangan WNA, Siswa Langsung Heboh di Halaman Sekolah!

Guru PAUD Kesejahteraannya Minus, Pejabat Ini Klaim Bakal Memperjuangkannya

TAGGED:bupati purbalinggaguruguru madrasah
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ilustrasi kayu gelondongan terbawa banjir bandang di Sumatera. Korban Nyawa Banjir di Sumatera Terus Melonjak, BNPB: 303 Orang Tewas
Next Article Ilustrasi bencana tanah longsor. Pencarian Usai, Gerak Kemanusiaan Tetap Jalan Terus

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Tangkapan layar siaran berita debut dua sopir bus profesional asal Indonesia di Jepang, yang berangkat melalui program JIDS.

Pecah Rekor! Lulusan JIDS Jadi Sopir Bus Perempuan Asing Pertama di Jepang

Kepala Disbudpar Kota Semarang

Lebaran Monyet di Gua Kreo: Kera Berpesta di Sesaji Rewanda, Wisatawan Ikutan Seru-seruan

Niacinamide Bukan Selalu Jawaban, Ini Tiga Kondisi Stop Dulu

Banjir Brebes Gak Cuma Soal Hujan, Menteri PU: Beresi Muara Dulu

PSIS vs Persipal, Laga Hidup Mati di Jatidiri

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Pendidikan

Semarang Dukung PAUD Emas, Siapkan Bocil Jadi Generasi 2045

Oktober 18, 2025
Pendidikan

Lulusan SMK Menganggur, Komisi X DPR RI Desak Reformasi Pendidikan di Jateng

Juli 25, 2025
Pendidikan

Unwahas Bareng Forum Internasional Bakal Gelar Dialog Sukseskan MBG

Maret 19, 2026
Pendidikan

Anak Semarang Udah Nggak Takut Sekolah!

Oktober 22, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Komitmen Naik, Harapan Guru Madrasah Makin Terasa Dekat
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?