Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Peringatan Keras Puan Puan: Jangan Ada Lagi Kasus Ibu-Bayi Mati Kayak di Papua
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Peringatan Keras Puan Puan: Jangan Ada Lagi Kasus Ibu-Bayi Mati Kayak di Papua

R. Izra
Last updated: November 25, 2025 1:59 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
JAWAB PERTANYAAN: Ketua DPR RI Puan Maharani menjawab pertanyaan media di kompleks Senayan, beberapa waktu lalu. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA — Ketua DPR RI Puan Maharani lagi sedih banget. Lagi geram juga. Ia begitu prihatin sama kasus ibu hamil di Papua.

Ibu hamil di Papua itu ditolak beberapa rumah sakit saat akan melahirkan sampai akhirnya ia dan bayinya meninggal dunia.

Puan Maharani kasih peringatan keras ke semua rumah sakit, terutama di wilayah 3T (terdepan, terluar, tertinggal).

Bacaaja: Semeru Erupsi Lagi, Puan: Utamakan Nyawa Warga & Pendaki, Bukan Konten

Bacaaja: Dari K-Pop ke Green Energy: Puan Ajak Korea Investasi Hijau Bareng Indonesia

Ketua DPP PDIP itu menegaskan, kejadian seperti ini nggak boleh keulang lagi.

“Jangan sampai terjadi lagi penanganan atau kelalaian penanganan kesehatan seperti ini,” kata Puan usai rapat paripurna di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa.

DPR bakal minta komisi terkait buat ngecek dan evaluasi layanan kesehatan, terutama soal penanganan darurat dan akses warga ke rumah sakit.

Puan juga dorong Kementerian Kesehatan buat serius evaluasi kinerja rumah sakit, biar nggak ada lagi warga yang ditolak dengan alasan administratif atau hal teknis lainnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto lewat Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian sudah memerintahkan audit terhadap rumah sakit-rumah sakit di Papua, buntut dari kasus penolakan ibu hamil tersebut.

Tito bilang, ia sudah minta Pj Gubernur Papua, Mathius Derek Fakhiri, buat datang langsung ke rumah duka dan memberi bantuan ke keluarga korban.

“Perintah beliau untuk segera lakukan perbaikan, audit internal, dan cari tahu masalahnya di mana. Rumah sakit-rumah sakit itu dikumpulkan, termasuk pejabat Dinas Kesehatan provinsi, kabupaten, sampai rumah sakit swasta,” ujar Tito di Istana Kepresidenan, Senin (24/11).

Sebagai tindak lanjut, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin bareng tim Kemendagri dan Kemenkes sudah terjun ke Jayapura buat mulai proses audit.

Intinya, pemerintah janji bakal beresin akar masalahnya, biar nggak ada lagi warga — apalagi ibu hamil — yang dipingpong atau ditolak ketika butuh pertolongan darurat di rumah sakit. (*)

You Might Also Like

Lagi-lagi Silayur Telan Tumbal, Bocah Kecil Tewas setelah Kecelakaan Motor Vs Truk

Rp8 Juta, Kapal Asing, Vonis Mati Mengintai

Ada Kasus Baru di Semarang, Kejari Kulik Dugaan Korupsi BUMD Rugikan Negara Rp5,2 Miliar

119 SPPG di Jateng Gandeng BUMDes dan Koperasi

Partai Orba ‘Ngotot’ Pilkada Balik ke DPRD, Ini Parpol yang Merapat Masuk Barisan

TAGGED:headlinekasus ibu-bayi meninggalKetua DPR RIpapuaperingatan keraspuan maharani
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Semasa Kecil di Sawah
Next Article IBADAH DI TANAH SUCI - Ilustrasi jemaah sedang menjalankan ibadah haji atau umrah di Masjidil Haram. Menhaj Gus Irfan: Calhaj Wajib Sehat, Gak Lolos Tes Kesehatan Bisa Dipulangkan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

EVAKUASI MAYAT - Beberapa petugas Kepolisian dan Tim Relawan mengevakuasi penemuan mayat yang di temukan di Jl. Gatot Subroto, Purwoyoso, Jum'at. (15/5/2026). (dul)

Penemuan Mayat saat Banjir Purwoyoso Bikin Geger, Tertimbun Tumpukan Sampah

Judol Masuk Kamar Anak, Negara Baru Sibuk Matikan Link

Kontainer “Siluman” di Tanjung Emas Dibongkar KPK

SPMB Belum Mulai, Ombudsman Sudah Cium “Bau” Ribetnya

Dialek Semarangan Tumbuh dari Terminal sampai Bioskop

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Souvenir Wanginya Kebangetan, Nikahan Anak Soimah Malah Makin Ramai Dibahas

Mei 12, 2026
ILUSTRASI KEBAKARAN: Petugas pemadam kebakaran Pemkab Jepara berupaya melakukan pemadaman api di pabrik bahan baku tas dan sepatu PT Chengqi Industrial Indonesia di Desa Pringtulis, Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah yang terbakar, Sabtu (17/1/2026). (Damkar Jepara)
Info

Pabrik Bahan Baku Tas di Jepara Terbakar, Kerugian Capai Rp5 Miliar

Januari 17, 2026
Info

Bukan Cuma Cokelat, Ini Ide Hampers Paskah Lebih Berkesan

April 2, 2026
Politik

DPR Siap Tindaklanjuti Putusan MK soal Perempuan di Parlemen

November 1, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Peringatan Keras Puan Puan: Jangan Ada Lagi Kasus Ibu-Bayi Mati Kayak di Papua
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?