Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Pabriknya Jalan, Anaknya Aman
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Info

Pabriknya Jalan, Anaknya Aman

Pabrik boleh ngebul, tapi masa depan anak nggak boleh “ikut kepanasan”. Itu vibe yang beusaha dibangun di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Sabtu (22/11). Area yang biasanya penuh deru mesin mendadak berubah jadi panggung kreativitas dan ajang anak-anak ngasih “PR” ke pemerintah soal industri ramah anak.

T. Budianto
Last updated: November 24, 2025 12:18 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
FESTIVAL ANAK: Wagub Jateng Taj Yasin Maemoen dan istri foto bersama para anak peserta Festival Anak Kecamatan Berdaya di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Sabtu (22/11). (Foto: Humas Pemprov)
SHARE

BACAAJA, BATANG- Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) akhir pekan ini jadi beda vibes. Biasanya identik sama mesin dan pekerja, tapi Sabtu (22/11) berubah jadi arena penuh suara anak-anak yang nggak cuma tampil seni, tapi juga ngasih rekomendasi kebijakan ke pemerintah.

Yup, Festival Anak Kecamatan Berdaya lagi berlangsung, dan di situ lah Wagub Jateng Taj Yasin Maemoen ngegas soal pentingnya “industri ramah anak”. Gus Yasin bilang, industri zaman now harus sadar kalau keberlanjutan itu bukan cuma soal profit, tapi juga lingkungan sosialnya.

Terlebih, anak-anak sekitar kawasan industri ikut “ngidupin” ekosistem daerah. “Kesempatan ini mempertegas komitmen industri dalam mewujudkan pemenuhan dan perlindungan anak melalui industri ramah anak,” ujarnya.

Dorongan itu nyambung sama rekomendasi Kids Take Over (KTO) Jawa Tengah yang disampaikan langsung di acara, yaitu sistem keamanan kawasan industri harus makin kuat, budaya kerja yang family friendly perlu digas dan akses belajar dan skill development buat anak-anak sekitar jangan sampai putus.

Salah satu bentuk konkretnya: CSR jangan cuma berhenti di spanduk dan foto seremonial, tapi benar-benar jadi ruang edukasi dan pelatihan berkelanjutan buat anak di lingkungan industri.

Perkuat Sinergi

Dari sisi pemerintah, Jateng sendiri lagi memperkuat sinergi pendidikan-industri, terutama lewat SMK berbasis industri biar anak-anak nggak cuma lulus, tapi match sama kebutuhan kerja masa depan.

Selain itu, Pemprov juga ngebangun simpul perlindungan anak lewat program Kecamatan Berdaya dan Rumah Perlindungan Perempuan dan Anak (RPPA). Konsepnya sederhana: kalau ada masalah, yang turun tangan harus yang paling dekat dengan warga. Jadi bukan nunggu proses birokrasi muter-muter kayak nunggu episode sinetron bersambung.

Hal menarik lain? Gus Yasin ngaku sempat kaget karena pemikiran anak-anak yang hadir “dalam dan berani”. Anak-anak ini bahkan ikut merancang agenda dan ngasih rekomendasi untuk pemerintah, nggak cuma jadi objek acara, tapi subjeknya.

Festival Anak Kecamatan Berdaya sendiri digelar 21-23 November 2025, kolaborasi Pemprov Jateng, Pemkab Batang, Unicef Indonesia, dan Forum Anak dari tingkat provinsi sampai kecamatan. Bahkan ada perwakilan dari Jatim, DIY, Jabar, Jakarta, dan Bali buat saling tukar inspirasi.

Kepala Dinas Perempuan dan Anak Jateng, Emma Rachmawatie bilang, kalau tema global “My Day, My Rights” menguatkan misi menghadirkan perlindungan anak yang paling dekat dengan kehidupan mereka, ya di tingkat kecamatan itu tadi. (tebe)

You Might Also Like

Luthfi Janji Bangun Jalan dan Sekolah Disabilitas di Babalan

Pemenang Babak Play-Off Penentu Ditunggu Tim Bertabur Bintang di Perempat Final Soekarno Cup 2025

Menaker Spill Rencana Program Magang Batch Baru, Ayo Fresh Graduate Siap-Siap

Jejak Remisi Putri Candrawathi, Hukuman Terus Menyusut Perlahan

Yaqut di Luar Bisa Pengaruhi Saksi

TAGGED:festival anak batangpemprov jatengtaj yasin
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article “Pak Rahman”, Jurus Pemkot Jinakin Harga Pangan
Next Article Sekolah Enam Hari, Solusi atau Nostalgia?

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Wali Kota Solo, Respati Ardi, mengisi tumbler saat launching layanan Air Siap Minum “Toya Wening” di Pasar Gede Surakarta, Rabu (1/4/2026).

Bawa Tumbler, Respati Launching Kran Air Siap Minum ‘Toya Wening’ di Pasar Gede Solo

Citra satelit menunjukkan adanya pembukaam lahan di kawasan BSB City. (google earth)

Pengamat Lingkungan Beri Peringatan: Laju Pembangunan Jangan Korbankan Alam

Presiden Iran, Masoud Pezeshkian.

Iran Siap Akhiri Perang, Teheran Ajukan Dua Poin Peting sebagai Syarat

Italia Satu Kelas dengan Indonesia, Tidak Lolos Piala Dunia 2026

Ilustrasi Aparatur Sipil Negara (ASN).

ASN Bisa Long Weekend Tiap Pekan? WFH pada Hari Jumat Resmi Diterapkan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Unik

Ribuan Runners Serbu Merbabu Sky Run 2025, Rutenya Bikin Lupa Capek!

September 7, 2025
Ilustrasi Polri sedang melakukan patroli siber.
Daerah

Bikin Status WA Aja Bisa Bikin Kamu Ditangkap, LBH Semarang Bilang Polisi Berlebihan

September 4, 2025
Info

Larang PKL Tumpah ke Jalan, Respati Sulap Kantor Pemerintah Jadi Spot Lapak Takjil

Februari 8, 2026
Sidang kasus penyekapan intel saat demo May Day, di PN Semarang. (bae)
Hukum

Mahasiswa Terdakwa Penyekap Intel Polisi: Hukuman Penjara Bukan untuk Balas Dendam

September 29, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Pabriknya Jalan, Anaknya Aman
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?