Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Semeru Erupsi Lagi, Puan: Utamakan Nyawa Warga & Pendaki, Bukan Konten
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Semeru Erupsi Lagi, Puan: Utamakan Nyawa Warga & Pendaki, Bukan Konten

R. Izra
Last updated: November 20, 2025 11:29 pm
By R. Izra
4 Min Read
Share
Ketua DPR RI, Puan Maharani. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani buka suara soal erupsi Semeru di Lumajang, Jawa Timur. Dia bilang, fokus utama sekarang cuma satu: keselamatan orang-orang di lereng gunung dan para pendaki.

“Keselamatan dan keamanan warga harus jadi prioritas. Termasuk pendaki yang sempat kejebak saat erupsi Semeru,” kata Puan, Kamis (20/11/2025).

Rabu (19/11) siang, Semeru kembali meletus. Awan panas guguran (APG) meluncur sampai 13 km ke arah tenggara dan selatan. Imbasnya, status gunung langsung naik ke Level IV (Awas).

Puan minta semua aktivitas di zona bahaya, terutama di sepanjang aliran Besuk Kobokan, dihentikan total.

“Pemerintah daerah dan aparat harus pastikan evakuasi cepat, terarah, dan patuh sama rekomendasi PVMBG,” tegasnya.

Dia juga wanti-wanti, jangan sampai ada warga yang masih tertinggal di sekitar lereng Semeru.

Erupsi kemarin juga bikin dunia pendakian heboh. Balai Besar TNBTS nyatet 178 pendaki sempat kejebak di Ranu Kumbolo.

Padahal, Rabu pagi jalur pendakian masih dibuka karena radius aman masih di kisaran 5–8 km. Tapi setelah erupsi, kondisi di jalur turun jadi:

  • Licin

  • Gelap

  • Rawan longsor

Petugas akhirnya mutusin semua pendaki nginap dulu di atas, demi menghindari risiko kecelakaan saat turun.

Kabar baiknya:

  • Semua pendaki dipastikan aman

  • Mereka nggak kena awan panas, karena arah guguran mengarah ke Gladak Perak, bukan ke Ranu Kumbolo

  • Area Ranu Kumbolo relatif aman dari abu vulkanik

Sekarang, BB TNBTS sudah nutup total pendakian, termasuk ke Ranu Kumbolo, setelah status Semeru dinaikkan jadi Level IV (Awas). Zona sektoral 20 km arah selatan–tenggara dinyatakan berisiko tinggi.

Puan dukung penuh keputusan ini dan minta semua pihak jangan ngeyel. “Semeru itu anugerah alam yang indah, tapi keselamatan manusia tetap nomor satu,” ujar Puan.

Fokus ke pengungsi dan kelompok rentan

Puan juga ngingetin soal nasib para pengungsi. Dia minta pemda benar-benar ngecek kondisi tempat pengungsian:

  • Logistik cukup

  • Air bersih aman

  • Ada layanan kesehatan

  • Perhatian ekstra buat anak-anak, lansia, dan penyandang disabilitas

Sebagai mantan Menko PMK, Puan wanti-wanti jangan sampai ada pengungsi yang kesulitan akses layanan dasar.

Puan juga tekan pentingnya informasi resmi yang jelas dan nggak tumpang tindih. “Jangan sampai masyarakat kebingungan karena info simpang siur. Pemerintah harus cepat dan tegas dalam menyampaikan informasi,” katanya.

Dia minta koordinasi antarinstansi bener-bener rapi:

  • BNPB

  • PVMBG

  • TNI/Polri

  • Pemda

  • Relawan

Menurutnya, di fase kayak gini, setiap menit itu krusial. “Kalau aktivitas vulkanik lagi naik drastis, koordinasi nggak boleh kehalang urusan administratif. Sinergi antarinstansi bukan cuma penting, tapi wajib,” tegas Puan.

Alarm untuk peta mitigasi ke depan

Nggak cuma soal penanganan darurat, Puan Maharani dorong agar erupsi Semeru kali ini jadi alarm buat nguatkan mitigasi bencana gunung api ke depannya:

  • Edukasi publik soal bahaya gunung api

  • Penataan kawasan rawan bencana

  • Sistem peringatan dini yang lebih responsif

Biar kalau nanti Semeru atau gunung lain “bangun” lagi, masyarakat bisa gerak lebih cepat dan terarah.

Di akhir, Puan ngajak warga tetap waspada dan nggak sok nekat. “Jangan masuk zona berbahaya sebelum dinyatakan aman. Jaga diri, jaga keluarga, ikuti arahan petugas,” tutup cucu Bung Karno itu. (*)

You Might Also Like

Ekonomi Kota Semarang Ngebut, Dompet Warga Ikut?

Antisipasi Krisis Pangan, 12 Pemprov Kumpul di Semarang

Siswi SMP Dibakar Paman, Pemkot “Gercep” Turun Tangan

Rupiah Borobudur Playon 2025: Bukan Sekadar Lari, tapi untuk Berbagi, Literasi, dan Donasi

Masih Menerka Strategi, Ivankovic Belum Putuskan Sosok Starter Lawan Indonesia

TAGGED:erupsi semeruKetua DPR RIpuan maharani
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Zebra Candi Jalan Terus, Pelanggar Tetap Gaspol
Next Article Perkembangan Terbaru Kondisi Longsor Situkung Banjarnegara

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Undip Kenalkan Kopi Tawangmangu ke Dunia

KPK Kulik Aktivitas Fadia Arafiq Saat Menjabat

Bayar Sampah di Semarang Sekarang Nggak Tunai Lagi

Waisak Belum Mulai, Borobudur Sudah Full Booking

Ibu-Ibu Pegang Pisau Kurban, Ternyata Hukumnya Bikin Banyak Kaget

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Pendidikan

Tim Ekspedisi Patriot IPB Gelar FGD Bahas Pengembangan Sagu di Kawasan Transmigrasi Salor

Oktober 12, 2025
Hukum

Tumpeng, MoU, dan Janji Pelayanan Prima: Lapas Purwodadi Nggak Mau Cuma Seremonial

April 27, 2026
Ketua Pengawas Koperasi Bahana Lintas Nusantara (BLN), Nicolas Nyoto Prasetyo.
Hukum

Janji Manis Pengurus BLN: Mau Balikin Dana 41.000 Nasabah yang Tertahan

Maret 14, 2026
Info

DBD 54 Kasus, Sukabumi Masih Siaga Awal Tahun

Maret 1, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Semeru Erupsi Lagi, Puan: Utamakan Nyawa Warga & Pendaki, Bukan Konten
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?