Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Buruh SPAMK Semarang Minta Upah Naik 630 Ribu
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Buruh SPAMK Semarang Minta Upah Naik 630 Ribu

Kesenjangan upah antarwilayah kembali mencuat. Di tengah perbedaan signifikan antara Semarang dan kawasan industri seperti Bekasi, serikat buruh otomotif di Semarang menuntut kenaikan upah sebesar 19 persen pada 2026.

T. Budianto
Last updated: November 11, 2025 3:58 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
AKSI BURUH: Serikat Pekerja Automotif Mesin dan Komponen (SPAMK) Semarang mengikuti aksi saat Hari Buruh di halaman Gubernur Jateng, beberapa waktu lalu. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Buruh yang tergabung dalam Serikat Pekerja Automotif Mesin dan Komponen (SPAMK) di Semarang Raya menuntut kenaikan upah 19 persen pada 2026. “Kami harap naik 19 persen atau Rp630-ribuan,” ujar Ketua Pimpinan Cabang SPAMK Semarang Raya, M. Abidin, Senin (10/11).

Tuntutan kenaikan itu mendasarkan pada survei kebutuhan hidup layak (KHL) 100 persen, disesuaikan dengan inflasi dan pertumbuhan ekonomi saat ini. KHL pekerja di Semarang Raya saat ini sekitar Rp3.825.000, sesuai metode Permenaker Nomor 18 Tahun 2020.

Indikator survei KHL itu mengacu pada 64 item. Meliputi komponen pangan, sandang, papan, kesehatan, pendidikan, transportasi, rekreasi, tabungan hari tua. Abidin cerita, kondisi pekerja sekarang masih berat. Upah yang diterima belum cukup buat memenuhi semua kebutuhan pokok.  “Kondisi riil saat ini masih di bawah KHL,” ungkapnya.

Meski menuntut kenaikan lumayan besar, Abidin bilang hubungan serikat buruh dan serikat pengusaha masih adem.  “Kita tetap kedepankan dialog dan audiensi. Aksi demo itu jalan terakhir,” jelasnya.

Ikut Mengawal

Ia juga yakin pengusaha punya niat baik. Menurutnya, kalau gaji naik, semangat kerja juga ikut naik. Daya beli buruh meningkat, dan ekonomi Kota Semarang juga bisa tumbuh. Abidin menegaskan, UMP wajib ditegakkan. Ia bilang serikat bakal ikut mengawal rapat pleno dewan pengupahan di provinsi.

Kalau dibanding dengan daerah lain, posisi upah Jateng memang masih tertinggal jauh. Tahun 2025 ini, UMP Jateng naik jadi Rp2.169.349, naik sekitar 6,5 persen dari tahun sebelumnya. Tapi meski naik, angkanya masih jadi yang paling rendah di Pulau Jawa.

Untuk level kabupaten/kota, UMK Kota Semarang kini berada di angka Rp3.454.827. Nilai itu memang tertinggi di Jateng, tapi masih kalah jauh dari kota industri di provinsi tetangga. Sebagai perbandingan, UMP Jawa Barat 2025 sudah di Rp2.191.238. Perbedaan lebih mencolok terlihat di daerah industri seperti Kota Bekasi, yang UMK-nya mencapai Rp5.690.752.

Artinya, pekerja di Semarang masih menerima upah hampir dua juta lebih rendah dari buruh di Bekasi, padahal sama-sama berada di kawasan industri besar. Perbedaan ini yang jadi salah satu alasan serikat buruh terus mendesak kenaikan upah lebih signifikan di Jateng. (bae)

You Might Also Like

Triastono Risau Tanah Terus Bergerak, Warga Deliksari Bertahan di Tengah Ancaman Longsor

Kocak! Polisi Tangkap 5 Warga di Bantul karena Sering Bobol Bandar Judol, yang Lapor Siapa Ya?

Reshuffle!! Prabowo Lantik 4 Menteri Baru dan 1 Wamen

Fakta Mengejutkan! Pakar Rusia Bilang Perang Dunia III Sudah Meledak, tapi Gak Disadari

Tenang Aja, PBB Semarang Tahun Ini Nggak Naik, Malah Ada Hadiah Rumah!

TAGGED:apindoburuh semarangheadlinepemkot semarangumk kota semarangump jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Bagaimana Mengumpat Menyelamatkan Kita dari Kegilaan
Next Article Jelang Sidang Putusan, Bambang Raya Sakit

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Pelatih Basket Jateng Diduga Aniaya Pemain, Perbasi Turun Tangan

Luthfi Ingin Bank Jateng Jadi “Bank Sejuta Umat”

HUT ke-81 RI, Naik Trans Jateng Cuma Bayar 19 Persen

Bukan Sekadar Aspal, Ini Sebab Jalan Majapahit Cepat Rusak

Tradisigila Belum Mau Pulang: Street Love Memories Jadi Album Ketiga yang Penuh Cinta

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi siswa dilarang ikut ujian, karena masih mempunyai tunggakan pembayaran. (grafis/wahyu)
Pendidikan

Siswa Berprestasi SMK Purworejo Dilaranag Ikut Ujian, Cuma Gegara Ini

Oktober 18, 2025
Sepak Bola

Coach Andri: “Gas Terus, Tapi Jangan Lupa Rem!”

Maret 30, 2026
Info

Jurus ‘Dokter Turun Gunung’ Jadi Sorotan Kemenkes

Juni 11, 2026
Unik

Libur Panjang, Wali Kota Agustina Cek Posko PAM Nataru

Desember 23, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Buruh SPAMK Semarang Minta Upah Naik 630 Ribu
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?