Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Puan Sentil Pejabat, Jangan Tunggu KPK Datang Baru Sadar
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Puan Sentil Pejabat, Jangan Tunggu KPK Datang Baru Sadar

Gubernur Riau Abdul Wahid lagi trending, tapi bukan karena prestasi. Kali ini, ia ‘dijemput’ KPK lewat operasi tangkap tangan (OTT) di Pekanbaru, Senin (3/11). Ketua DPR RI, Puan Maharani, langsung kasih wejangan pedas: “Semoga ini jadi cermin buat semua pejabat, biar sadar diri.”

T. Budianto
Last updated: November 4, 2025 10:08 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
KONFRENSI PERS: Ketua DPR RI Puan Maharani bersama jajaran Pimpinan DPR RI saat konferensi pers di kompleks parlemen, Jakarta, beberapa waktu lalu. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA- Ketua DPR RI Puan Maharani bilang, kasus OTT Gubernur Riau Abdul Wahid seharusnya cukup buat bikin semua kepala daerah ngerem ambisi aneh-aneh soal duit rakyat.

“Seluruh eksekutif, kepala daerah, dan siapa pun harus bisa lebih mawas diri,” katanya di kompleks parlemen, Selasa (4/11). Ia juga minta publik sabar nunggu hasil kerja KPK. DPR, kata Puan, tetap hormat sama proses hukum yang berjalan.

“Kita hormati proses hukumnya, dan harapannya jangan sampai terulang lagi hal-hal seperti itu,” ujarnya. Puan nambahin, kejadian kayak gini seolah jadi bukti kalau integritas di jabatan publik masih rapuh.

Ia juga nyinggung pentingnya transparansi dan pengawasan yang nggak cuma di atas kertas. “Kita harus belajar dari peristiwa ini. Jangan sampai ada lagi pejabat yang nyalahgunakan kepercayaan rakyat,” ujarnya menambahkan.

Pilih Bungkam

Sementara itu, si Gubernur yang lagi apes datang ke Gedung Merah Putih KPK, Selasa, (4/11) pukul 09.35 WIB. Gayanya kalem: pakai kaus putih dan masker senada, tapi mukanya udah kelihatan kayak lagi mikir “ini mimpi buruk apa nyata.” Wartawan nyapa, tapi dia pilih bungkam total.

Buat publik Riau, kabar ini jelas bikin kecewa. Pasalnya, Abdul Wahid sempat dijagokan sebagai sosok yang bisa memperbaiki birokrasi di daerahnya. Tapi, OTT ini malah bikin citranya anjlok. Di media sosial, warganet pun langsung ramai, ada yang geram, ada juga yang nyinyir. “Baru juga Whoosh lewat, eh ini langsung ‘whoosh’ ke KPK,” tulis salah satu komentar warganet di X.

Nggak sendirian, KPK juga ikut amankan dua pejabat lain dari Dinas PUPR-PKPP Riau, yaitu Muhammad Arif Setiawan dan Ferry Yunanda. Ketiganya langsung diterbangkan ke Jakarta buat diperiksa lebih lanjut soal dugaan korupsi di Pemprov Riau. Lembaga antirasuah itu belum ngasih banyak bocoran soal detail kasus ini. Tapi, publik udah bisa nebak arah anginnya: proyek, anggaran, dan tanda tangan yang mungkin “salah jalur.”

Katanya pejabat kudu sering ngaca biar mawas diri. Tapi ya gimana, kalau tiap liat cermin malah inget amplop? (tebe)

You Might Also Like

Ketika Kampus Diajak Bangun Daerah

Daftar Identitas 16 Korban Tewas Kecelakaan Maut Bus PO Cahaya Trans di Tol Krapyak

PWI: Bencana Bukan Cuma Angka, Ada Manusia di Baliknya

Perdana! Flight Internasional Kuala Lumpur-Semarang Ludes Terjual

Pelarian Singkat Pembacok TNI hingga Tewas di Wonosobo, Kini Ditahan di Polres

TAGGED:headlineOTT gubernur riaupuan maharani
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ketua DPR RI Puan Maharani. Stop Budaya Kerja Ribet! Puan: Negara Harus Mudahkan Urusan Rakyat
Next Article BNN: 50 Nyawa Hilang Tiap Hari Gara-Gara Narkoba

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Wali Kota Solo, Respati Ardi, mengisi tumbler saat launching layanan Air Siap Minum “Toya Wening” di Pasar Gede Surakarta, Rabu (1/4/2026).

Bawa Tumbler, Respati Launching Kran Air Siap Minum ‘Toya Wening’ di Pasar Gede Solo

Citra satelit menunjukkan adanya pembukaam lahan di kawasan BSB City. (google earth)

Pengamat Lingkungan Beri Peringatan: Laju Pembangunan Jangan Korbankan Alam

Presiden Iran, Masoud Pezeshkian.

Iran Siap Akhiri Perang, Teheran Ajukan Dua Poin Peting sebagai Syarat

Italia Satu Kelas dengan Indonesia, Tidak Lolos Piala Dunia 2026

Ilustrasi Aparatur Sipil Negara (ASN).

ASN Bisa Long Weekend Tiap Pekan? WFH pada Hari Jumat Resmi Diterapkan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Sekda Jawa Tengah, Sumarno, dalam Forum Perumusan Analisis dan Rekomendasi Kebijakan (Pusaka) Jateng 2025, di Hotel Padma Semarang, Rabu (20/8/2025) yang diselenggarakan Bank Indonesia (BI) dan Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Jawa Tengah. Foto: dok
Ekonomi

Sekda Jateng: Stop Ekspor Mentah, Saatnya Hilirisasi Demi Naik Kelas!

Agustus 21, 2025
Alissa Wahid (kanan) dan eks-Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara, berdialog tentang Prahara Agustus yang menimbulkan korban di berbagai daerah. (bae)
Hukum

Alissa Wahid Tantang Polisi Buka CCTV: Biar Kasus Kematian Iko Unnes Terang Benderang

September 11, 2025
BUMDes Desa Padakaton, Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes, akhirnya menyerahkan becak listrik bantuan Presiden Prabowo Subianto ke pengayuh becak Daklan (57), Kamis (18/12/2025) malam, setelah berita penarikan viral.
Info

Cerita Becak Listrik Bantuan Prabowo di Brebes Ditarik Lagi Gara-gara Pilkades

Desember 20, 2025
Plesir

Enam Juta Orang Siap “Nyemut” di Tempat Wisata Jateng

Maret 18, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Puan Sentil Pejabat, Jangan Tunggu KPK Datang Baru Sadar
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?