Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Sekolah Rakyat, Cara Jateng Lawan Kemiskinan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

Sekolah Rakyat, Cara Jateng Lawan Kemiskinan

Di tengah upaya panjang menekan angka kemiskinan, Jawa Tengah mulai menemukan resep barunya: pendidikan yang membumi. Melalui Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT), Gubernur Ahmad Luthfi ingin memastikan bahwa belajar bukan cuma soal ijazah, tapi juga jalan keluar dari kemiskinan yang menahun.

T. Budianto
Last updated: Oktober 29, 2025 4:59 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
MENINJAU SRT: Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi bersama Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti mendampingi Menteri Sosial Syaifullah Yusuf dan Menteri PAN-RB Rini Widyantini meninjau SRT 45 Semarang, Rabu (29/10). (Foto: Humas Pemprov)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Nggak cuma jadi tempat belajar, Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) di Jawa Tengah ternyata punya misi gede: ngangkat warga dari jerat kemiskinan. Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi, bilang konsep sekolah ini pas banget buat bantu warganya dapet akses pendidikan sekaligus peluang kerja.

“Jawa Tengah itu lagi dikejar investasi padat karya, jadi butuh banget tenaga vokasi yang siap kerja,” kata Luthfi saat dampingi Menteri Sosial, Syaifullah Yusuf dan Menteri PAN-RB, Rini Widyantini meninjau SRT 45 Semarang, Rabu (29/10).

Sekolah Rakyat 45 Semarang ini masih numpang di Kompleks BBVP Jalan Brigjen Sudiarto, tapi semangatnya udah kayak sekolah unggulan. Sekolah ini salah satu dari 14 rintisan SRT tahap pertama yang tersebar di 13 kabupaten/kota di Jawa Tengah. Tahap kedua bakal nyusul tahun depan di 11 daerah lain.

Program Pemberdayaan

Buat yang belum tahu, Sekolah Rakyat Terintegrasi ini beda dari sekolah biasa. Di sini, anak-anak belajar, sementara orang tuanya ikut program pemberdayaan dari pelatihan, bantuan sosial, sampai program ekonomi keluarga.

“Targetnya, dalam lima tahun, anaknya lulus, orang tuanya juga udah lepas dari kemiskinan,” jelas Gus Ipul (sapaan Syaifullah Yusuf). Rencananya, gedung permanen SRT 45 Semarang bakal berdiri tahun depan di lahan 7-8 hektare.

Fasilitasnya lengkap, ruang kelas, asrama, lapangan olahraga, sampai ruang ekstrakurikuler. “Mudah-mudahan tahun depan udah pindah ke gedung baru,” tambahnya. Sekarang di Indonesia udah ada 165 sekolah rakyat yang aktif. Dan Jawa Tengah pengin jadi contoh bagaimana pendidikan bisa jadi jembatan keluar dari kemiskinan.

Menurut kamu, program kayak gini bisa efektif nggak buat bantu masyarakat keluar dari kemiskinan? (tebe)

You Might Also Like

Gubernur: Jangan Biasakan yang Biasa, ASN Harus Berani Berinovasi

Bocah Boyolali Bikin NASA Kasih Salut

OTT Ketiga di Jateng, Gubernur: “Sudah Diingatkan Berkali-kali, Jangan Kebablasan”

Sekda Jateng: Stop Ekspor Mentah, Saatnya Hilirisasi Demi Naik Kelas!

Soal Program 3 Juta Rumah, Jateng Dianggap Paling Siap

TAGGED:ahmad luthfiheadlinepemprov jatengsrt jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article DPU vs Sampah: Duel di Tengah Hujan
Next Article Kolam Terboyo Disuruh “Diet”, Biar Banjir Nggak Datang Tiap Musim

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Siswa PAUD Diajak Kenal Menabung Sejak Dini

Pemkot Buka Layanan Skrining Kanker Payudara Gratis

TES UKBI--Siswa SMAN 6 Semarang sedang mengikuti Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) yang digelar secara kolektif di aula sekolah, Selasa (11/8/2026). (bae)

SMAN 6 Semarang Jadi Sekolah Pertama Gelar UKBI 2026

Siswa SMPN 22 Surakarta Diajak Jadi Calon Entrepreneur

Siswa SMAN 6 Semarang Ikuti UKBI, Ukur Kemampuan Bahasa

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman.
Hukum

BREAKING NEWS: Giliran Bupati Cilacap Kena OTT KPK

Maret 13, 2026
Walikota Semarang Agustina Wilujeng menyalami pengurus FPRB Semarang periode 2025-2030 usai pelantikan pengurus di halaman Balaikota Semarang, Kamis (11/9/2025). Foto: dok/humas
Daerah

Mantap! Wali Kota Semarang Kukuhkan FPRB dan Gelar Gladi Lapang Hadapi Musim Hujan 2025–2028

September 11, 2025
Ilustrasi anak terpapar konten radikalisme dan terorisme dari game online.
Tumbuh

22 Anak di Jateng Terpapar Konten Kekerasan, Densus 88 Endus Metode Tebar Jaring di Medsos

Januari 7, 2026
TAK RAMAI LAGI - Pedagang bendera dan umbul-umbul sedang merapikan dagangan mereka, di pinggir jalan di Semarang. Pelapak bendera curhat, dagangan mereka kini sepi tak seramai dulu lagi. Kata mereka, lapak bendera pinggir jalan kalah saing sama pedagang online. (dul)
Info

Curhat Getir Pedagang Bendera di Awal Agustus, Lapak Sepi Pembeli Perkara Ini

Agustus 3, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Sekolah Rakyat, Cara Jateng Lawan Kemiskinan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?