Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: KPK Bidik Dugaan Markup Sepatu Sekolah Rakyat: Kita sedang Pelajari
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

KPK Bidik Dugaan Markup Sepatu Sekolah Rakyat: Kita sedang Pelajari

R. Izra
Last updated: Mei 6, 2026 10:17 am
By R. Izra
2 Min Read
Share
BIDIK KASUS - Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
SHARE

BACAAJA, JAKARTA — Anggaran sepatu buat siswa Sekolah Rakyat tiba-tiba jadi bahan omongan publik. Nilainya nggak kecil: Rp 27 miliar. Kalau dirata-rata, sekitar Rp700 ribu per pasang. Netizen? Langsung curiga.

Sorotan itu sampai ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Wakil Ketua KPK, Agus Joko Pramono, bilang pihaknya mulai mencermati isu ini, terutama dari sisi pencegahan korupsi.

“Kalau dalam konteks pencegahan, bisa,” ujarnya di Istana, Selasa (5/5/2026).

Bacaaja: Sekolah Rakyat Segera Masuki Tahap Belajar, Seragam dan Laptop Siap Dibagikan
Bacaaja: Anggaran Jumbo MBG Disorot, KPK Bilang Rawan, Ah Berani?

Tapi, KPK nggak mau fokus sempit cuma ke harga sepatu. Mereka lagi lihat gambaran besarnya.

“Kita sedang mempelajari seluruh proses, bukan hanya soal sepatu atau kaus kaki, tapi keseluruhan,” lanjut Agus.

Kenapa jadi ribut?

Masalahnya ada di angka. Total 39.345 pasang sepatu dengan estimasi Rp 700 ribu per pasang bikin publik bertanya-tanya: wajar nggak sih?

Di tengah situasi sensitif soal anggaran negara, angka segitu langsung dianggap “red flag” oleh sebagian masyarakat.

Dari sisi pemerintah, Saifullah Yusuf alias Gus Ipul langsung kasih klarifikasi.

Menurut dia, angka Rp 27 miliar itu baru perencanaan awal, bukan harga yang sudah fix.

“Proses pengadaan ini nanti dilelang terbuka, dan hasilnya pasti lebih murah,” jelasnya.

Artinya, harga Rp 700 ribu per pasang itu belum tentu jadi harga akhir. Bisa turun, tergantung hasil lelang.

Ia juga mengaku nggak terlalu mendalami teknis lelang, tapi optimistis hasil akhirnya bakal lebih efisien.

Meski masih tahap rencana, Gus Ipul sudah kasih peringatan tegas ke jajarannya di Kementerian Sosial Republik Indonesia. Nggak boleh ada permainan.

“Nggak boleh ada lobi, titipan, rekayasa. Proses harus bersih,” tegasnya.

Kasus ini belum masuk tahap pelanggaran, tapi sudah masuk radar pengawasan. KPK lagi ngintip dari jauh, sementara Kemensos bilang semuanya masih on track dan transparan.

Di era sekarang, satu angka bisa langsung viral. Tinggal nanti dibuktikan: beneran efisien, atau malah jadi masalah. (*)

You Might Also Like

Penerbangan Solo-Bandung & Solo-Surabaya Comeback

Undip Bantu Kopi Sekipan Naik Kelas Lewat Inovasi Kemasan dan Branding

War Tiket Dimulai! Mudik Gratis Kemenhub 2026 Siap Dibuka

Darurat Kesehatan Mental! Bocah SD di Demak Akhiri Hidup, Sempat Unggah Chat Dimarahi Ibu

Kemarau Datang, BPBD Kabupaten Semarang Siagakan 750 Ribu Liter Air Bersih

TAGGED:headlineKPKpengadaan sepatusekolah rakyatsepatu sekolah rakyat
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Efek Tinju “Low Blow” Amien Rais
Next Article Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menemui massa aksi saat peringatan Haru Buruh Internasional atau May Day di depan kantor Gubernuran, Semarang, Jumat (1/5/2026). (dul) TPPD Jateng Resmi Dibubarin, Pengamat Singgung Beban Anggaran

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

MENGAIS REZEKI - Pelaku UMKM sedang melayani pembeli saat penutupan MTQ di Semarang, Sabtu (19/9/2026). (dul)

Cerita Pelaku UMKM Kerajinan Tangan Jualan di MTQ Nasional Semarang: Cuma Laku Empat

SAMPAIKAN KEPUTUSAN - Dewan Hakim MTQ Nasional XXXI Tahun 2026, Prof. Dr. H. E. Syibli Syarjaya, membacakan keputusan lomba didampingi Sekretaris Dewan Hakim, Dr. Muhammad Ramli Massange, M.A. Sabtu (19/9/2026). (dul)

Kaltim Juara Umum MTQ Nasional ke-31, Jateng Nomor Berapa?

Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi memberi sambutan saat penutupan penutupan MTQ Nasional ke-31, Sabtu (19/9/2026). (dul)

Penutpan MTQ Nasional, Gubernur Jateng Sampaikan Pesan Ini kepada Kafilah

Agustina Tegaskan Trans Semarang Bukan Bisnis

JUARA REBANA--Tim DM Group asal Kediri menerima hadiah secara simbolis usai menjadi juara pertama Festival Rebana Nasional 2026 yang jadi rangkaian MTQ di Kota Semarang. (ist)

DM Group Kediri Juara Festival Rebana MTQ Nasional di Semarang

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Dua Pertiga Pekalongan Tenggelam, Pengungsi Tembus 2.400 Orang

Januari 19, 2026
Pendidikan

Ribuan Mahasiswa Undip Turun ke Desa

Januari 7, 2026
Sepak Bola

Ronaldo Prediksi Duel Final Liga Champions: PSG Lawan Berat Inter

Mei 31, 2025
MUSIK LINTAS BATAS - Kota Lama Orchestra (KLO) langsung mengajak penonton berkeliling dunia lewat musik dalam pagelaran di Amphitheater Awanncosta, Semarang, Jumat (10/7/2026) malam. (dul)
Info

Keliling Dunia melalui Musik, Kota Lama Orchestra Buktiin Perbedaan Bisa Jadi Harmoni

Juli 12, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: KPK Bidik Dugaan Markup Sepatu Sekolah Rakyat: Kita sedang Pelajari
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?