Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Maraknya Keracunan MBG, Begini Kata Ahli UGM
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

Maraknya Keracunan MBG, Begini Kata Ahli UGM

Kejadian luar biasa (KLB) keracunan massal dalam program MBG ini menunjukkan adanya masalah mendasar dalam pengelolaan keamanan pangan.

Nugroho P.
Last updated: Oktober 6, 2025 2:08 pm
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diusung pemerintah sebenarnya punya niat baik: anak sekolah kenyang, cerdas, dan sehat. Tapi realitanya, justru banyak siswa keracunan massal di berbagai daerah. Programnya keren di pidato, tapi di lapangan? Bisa bikin perut mules berjamaah.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
SHARE
BACAAJA, YOGYAKARTA – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang seharusnya menjadi solusi untuk meningkatkan gizi anak-anak, justru tercoreng dengan maraknya kasus keracunan massal di berbagai daerah. Universitas Gadjah Mada (UGM) sebagai salah satu institusi pendidikan terkemuka di Indonesia, turut memberikan perhatian serius terhadap permasalahan ini. Lalu, apa kata ahli UGM mengenai fenomena ini?
Menurut Dr. dr. Citra Indriani, MPH, selaku Direktur Pusat Kedokteran Tropis (PKT) UGM, kejadian luar biasa (KLB) keracunan massal dalam program MBG ini menunjukkan adanya masalah mendasar dalam pengelolaan keamanan pangan.
“Pengelolaan makanan dalam skala besar seperti ini memiliki kerentanan tinggi terhadap risiko keracunan,” ujarnya. Setiap celah dalam proses, mulai dari pemilihan bahan baku, pengolahan, penyimpanan, hingga distribusi, dapat menjadi sumber masalah jika tidak dikelola dengan baik.
Lebih lanjut, dr. Citra menjelaskan bahwa skala produksi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program MBG ini setara atau bahkan melebihi katering industri. Oleh karena itu, idealnya SPPG harus mengikuti standar Hazard Analysis and Critical Control Points (HACCP) yang ketat.
Namun, hasil kajian investigasi UGM menunjukkan adanya kesenjangan dalam penerapan kaidah HACCP, minimnya pengawasan, serta terbatasnya pengetahuan pelaksana di lapangan.
“Temuan kami menunjukkan bahwa durasi antara proses memasak, pengemasan, hingga konsumsi seringkali melebihi empat jam. Selain itu, manajemen penyimpanan juga belum memadai.
Beberapa menu bahkan kurang matang karena harus diproduksi dalam jumlah besar, dan di sejumlah sekolah terjadi pengemasan ulang tanpa pemanasan. Kondisi-kondisi ini memperbesar risiko terjadinya keracunan massal,” jelas dr. Citra.
Untuk mengatasi permasalahan ini, PKT UGM merekomendasikan sejumlah langkah perbaikan, antara lain:
  • Standarisasi fasilitas dan kapasitas SPPG.
  • Asesmen awal untuk menilai kelayakan produksi massal.
  • Penerapan SOP berbasis HACCP mulai dari bahan baku hingga konsumsi siswa.
  • Pelatihan keamanan pangan dan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) bagi seluruh staf SPPG.
  • Pengawasan yang ketat dan koordinasi lintas sektor.
“Kolaborasi berbagai pihak mutlak diperlukan agar anak-anak benar-benar mendapat manfaat program tanpa terpapar risiko keracunan pangan,” tegas dr. Citra. Dengan perbaikan yang komprehensif dan pengawasan yang ketat, diharapkan program MBG dapat berjalan dengan aman dan efektif, serta memberikan kontribusi positif bagi kesehatan dan gizi anak-anak Indonesia.  (*)

You Might Also Like

Taj Yasin Pastikan SPMB Jateng 2026 Tanpa “Jastip”

Pemerintah Wacanakan Belajar Di Rumah Untuk Anak Sekolah, Nasib MBG Nih?

Robot Detektor Gas ala Siswa SMP Muhammadiyah 1 Gombong, Inovasi Super Keren Demi Keselamatan

Isu Anggaran Disentil, MBG Diklaim Aman Kok

Unwahas Jajaki Tukar Dosen-Mahasiswa Bareng Kampus Thailand

TAGGED:AhliGiziHACCPKeamananPanganKeracunanMassalMakanBergiziGratisugm
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ghina Salsabila, Si Pendekar Muda dari Purbalingga yang Bikin Bangga Indonesia di Kancah Asia
Next Article AHY Tegaskan: Ponpes Tanpa Izin Bangunan Bakal Ditindak, Ini Alasannya

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Jawa Tengah, Haryono Agus Setiawan. (bae)

Fakta Jaringan Love Scamming di Semarang, Izin Tinggal 4 WNA China Kedaluwarsa

LAYANI PELANGGAN - Pelaku usaha fotokopi di Ngaliyan, Semarang, sedang melayani pelanggan. Mereka mengaku empot-empotan menghadapi harga kertas yang terus melambung tinggi, dampak melemahnya rupiah. (dul)

Harga Kertas Melambung Tinggi, Pelaku Usaha Fotokopi Ketar-ketir

KETUA PERADI SAI SEMARANG - Ketua DPC Peradi SAI Kota Semarang, Luhut Sagala (tengah) mengumumkan perubahan nama dan logo organisasi dalam acara buka bersama anggota di Aroem Resto Semarang, Selasa (3/3/2026). (bae)

Luhut Sagala Kembali Pimpin Peradi SAI Kota Semarang, Ini Fokus Agenda Kerjanya

ROKOK - Ilustrasi produk turunan tembakau berupa rokok.

Harga Rokok Ikut Terkerek Naik Meski Tak Ada Penyesuaian Tarif Cukai

KANTONG PLASTIK - Ilustrasi pedagang memasukkan barang yang dibeli pelanggan ke dalam kantong plastik.

Kelihatannya Sepele, tapi Jadi Beban Banget Buat Pelaku UMKM: Harga Plastik Naik Gila-gilaan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Pendidikan

Tak Punya KTP Semarang? Kini Tetap Bisa Daftar Sekolah dari Awal

Juni 8, 2026
Pendidikan

Guru Besar UGM Kecele, Dialog Prabowo Berujung Pintu Tertutup

Januari 15, 2026
Pendidikan

Ya Ampun.. Sekolah Negeri Disegel, Anak-Anak Belajar di Tenda

Oktober 21, 2025
Pendidikan

Bukan Margoyoso, Pemprov Jateng Bangun SMA Negeri di Tambakromo dan Jaken

Februari 10, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Maraknya Keracunan MBG, Begini Kata Ahli UGM
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?