Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Keracunan MBG di Garut Pecahkan Rekor, 657 Siswa Jadi Korban
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Keracunan MBG di Garut Pecahkan Rekor, 657 Siswa Jadi Korban

Korban keracunan MBG di Garut tembus 657 siswa dari berbagai tingkatan. Jumlah korban ini pecahkan rekor korban keracunan massal MBG.

R. Izra
Last updated: September 25, 2025 10:18 am
By R. Izra
2 Min Read
Share
Ilustrasi anak-anak korban keracunan massal mendapat perawatan medis di fasilitas pelayanan kesehatan.
Ilustrasi anak-anak korban keracunan massal mendapat perawatan medis di fasilitas pelayanan kesehatan.
SHARE

BACAAJA, GARUT – Drama keracunan massal di Kadungora, Garut, makin bikin heboh. Korban terus bertambah, sekarang tembus 657 siswa dari empat sekolah.

Semua gara-gara makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang katanya sehat, tapi malah bikin bocah-bocah tumbang.

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, ngaku prihatin banget. Katanya Pemkab bakal evaluasi total bareng semua pihak biar kejadian kayak gini nggak keulang lagi.

“Koordinasi bakal kita tingkatkan, semua instansi dilibatkan,” ujarnya, Jumat (19/9/2025).

Syakur cerita, sebenarnya Pemkab udah punya Satgas khusus SPPG (Satuan Pengelola Pemberian Gizi). Ada 300 manajer SPPG yang tugasnya ngawasin distribusi MBG. Tapi ya, faktanya ratusan siswa masih kena juga.

Ia juga pastiin biaya pengobatan korban ditanggung pemerintah.

Sementara itu, Kepala Dinkes Garut, Leli Yuliani, bilang jumlah korban naik drastis. “Kemarin 569, sekarang jadi 657,” jelasnya. Untungnya, sebagian besar gejalanya ringan.

Dari 30 siswa yang sempat dirawat inap, tinggal 10 orang aja yang masih ditahan di puskesmas. Sisanya sudah mendingan dan boleh pulang.

Polisi pun nggak tinggal diam. Kasat Reskrim Polres Garut, AKP Joko Prihatin, bilang pihaknya udah minta keterangan enam orang saksi, mulai dari guru, korban, sampai tenaga medis. Tapi dari pihak yayasan penyalur MBG, belum ada yang diperiksa.

Buat tahu penyebab pasti, polisi masih nunggu hasil uji lab dari Lapisda Bandung.

Jadi, sementara ini publik cuma bisa sabar nunggu jawaban, sembari berharap program “bergizi gratis” ini jangan-jangan nggak berubah jadi “bergizi gratis, bonus masuk IGD.”

Menteri Sekretariat Negara Prasetyo Hadi meminta maaf karena ada banyak kasus keracunan terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Tentunya kami atas namanya pemerintah dan mewakili Badan Gizi Nasional, memohon maaf karena telah terjadi kembali beberapa kasus di beberapa daerah,” kata Prasetyo di Kompleks Istana, Jakarta, Jumat (19/9/2025).

Prasetyo mengatakan, pemerintah tidak pernah mengharapkan adanya kasus tersebut.

“Yang tentu saja itu bukan sesuatu yang kita harapkan dan bukan sesuatu kesengajaan,” ucapnya. (*)

You Might Also Like

Jejak Sastra di Dua Stasiun Tua, Dubes Prancis Lacak Perjalanan Penyair Dunia di Jalur Kereta Jawa

Kostum dan Kebun: Cara PAUD Labschool Unnes Ajari Anak Cinta Bumi

Infinix Note 60: HP Murah Gak Bikin Kamu Tersesat, Bisa Nyambung Satelit Anti-Lost Contact!

Rumput Laut Cokelat Bisa Jadi Pengganti Panel Surya, Lebih Ramah Lingkungan

Bus Pintar Nongkrong di Kota, Surakarta Gaspol Tingkatkan Budaya Literasi

TAGGED:garutkeracunan MBGrekor korban keracunan mbg
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Presiden Prabowo Subianto akhirnya resmi menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2025 tentang Pemutakhiran Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2025. Dalam Prepres ini, Pemerintah bakal menaikkan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya buat guru, dosen, tenaga kesehatan, penyuluh, TNI/Polri, dan pejabat negara. Naikin Gaji ASN, Prabowo Main Aman atau Efisien?
Next Article Baleg DPR RI berpose bersama usai rapat kerja bersama dengan Kementerian Hukum dan HAM serta Panitia Perancang Undang-Undang DPD RI di Ruang Rapat Baleg DPR RI. RUU Danantara diusulkan masuk Prolegnas 2026 untuk merapikan tata kelola BUMN yang dinilai tumpang tindih. Foto: dok. RUU Danantara: Jurus Baru DPR untuk Rapikan Tata Kelola BUMN, Siap Masuk Prolegnas 2026

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

TITIK GEMPA--BMKG merilis titik lokasi gempa di Banjarnegara, Jateng. (ist)

Hari Ini Banjarnegara Diguncang Gempa, BMKG Sebut Dampak Sesar Aktif

Macan Kumbang Batang Dirawat Tim Dokter, Dipantau 24 Jam

Pemprov Bagikan Ratusan Kursi Roda Adaptif, Buka Jalan untuk Penyandang Disabilitas

34 Hoaks Terdeteksi di Semarang, Pemkot: Jangan Sampai Kejar Viral Malah Kena Masalah

Hari Pramuka di Wonoplumbon Jadi Ajang Anak SD-SMP Belajar Kompak

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Tersangka kasus kematian dosen Untag, AKBP Basuki (baju biru) diperiksa di kejaksaan, Jumat (13/2/2026). (ist)
Hukum

Drama Kematian Dosen Untag Semarang Makin Panas! AKBP Basuki Resmi Ditahan

Februari 13, 2026
Ekonomi

BGN Kembalikan Rp 70 Triliun Dana MBG, DPR dan Menkeu Beri Tanggapan Berbeda

Oktober 16, 2025
Hukum

Korupsi, Tiga Doktor UGM Bakal Diadili di Semarang

Oktober 19, 2025
Ilustrasi gelombang PHK massal. (wahyu/grafis)
Ekonomi

Gelombang PHK Massal Mengintai, 2 Pabrik Otomotif di Jatim Berencana Pindah ke Vietnam

Juni 22, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Keracunan MBG di Garut Pecahkan Rekor, 657 Siswa Jadi Korban
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?