Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: LSSFF 2025 Resmi Meluncur! Bareng Hanung Bramantyo, Wali Kota Semarang Gas Bikin Kota Sineas
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

LSSFF 2025 Resmi Meluncur! Bareng Hanung Bramantyo, Wali Kota Semarang Gas Bikin Kota Sineas

Pemkot Semarang resmi luncurkan Lawang Sewu Short Film Festival (LSSFF) 2025 bareng sutradara Hanung Bramantyo. Festival ini jadi panggung bagi sineas muda Semarang untuk angkat cerita lokal dan dorong kota ini jadi pusat perfilman Indonesia yang baru.

baniabbasy
Last updated: September 16, 2025 11:34 am
By baniabbasy
3 Min Read
Share
Pemkot Semarang resmi luncurkan Lawang Sewu Short Film Festival (LSSFF) 2025 bareng sutradara Hanung Bramantyo. Festival ini jadi panggung bagi sineas muda Semarang untuk angkat cerita lokal dan dorong kota ini jadi pusat perfilman Indonesia yang baru. Foto: dok/humas
Pemkot Semarang resmi luncurkan Lawang Sewu Short Film Festival (LSSFF) 2025 bareng sutradara Hanung Bramantyo. Festival ini jadi panggung bagi sineas muda Semarang untuk angkat cerita lokal dan dorong kota ini jadi pusat perfilman Indonesia yang baru. Foto: dok/humas
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Dunia perfilman Indonesia bakal kedatangan angin segar dari jantung Jawa Tengah! Pemerintah Kota Semarang resmi meluncurkan Lawang Sewu Short Film Festival (LSSFF) 2025 di Gedung Ki Narto Sabdo, Senin (15/9), dan vibes-nya bener-bener anak muda banget! Bukan cuma sekadar festival film, LSSFF jadi langkah konkret untuk menghidupkan kembali Semarang sebagai kota sinema—bukan hanya kota sejarah.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, tampil total dalam peluncuran ini. Ia menyebutkan bahwa LSSFF bukan sekadar acara tahunan, tapi visi jangka panjang.

“Festival ini saya harap bisa melahirkan sineas-sineas muda yang nggak cuma jago bikin film, tapi juga berani angkat cerita lokal. Kita bangun ruang kolaborasi, jembatani tradisi dan inovasi. Ini awal Semarang jadi kota sineas,” tegas Agustina penuh semangat.

Gak main-main, LSSFF 2025 juga menggaet sutradara top Hanung Bramantyo buat duduk di kursi juri. Hanung sendiri udah jatuh hati sama Semarang sejak syuting Ayat-Ayat Cinta di sini 10 tahun lalu.

“Semarang itu punya semuanya—lokasi, bangunan heritage, vibe yang sinematik. Tapi sayangnya ekosistem filmnya belum keurus dengan baik. Momen ini harus jadi pemicu,” ujar Hanung. Ia bahkan mendorong agar festival ini jadi agenda tahunan dan menyarankan digelarnya workshop film internasional tahun depan. Siap-siap, guys!

Komitmen kuat juga datang dari Samuel Wattimena, Anggota DPR RI sekaligus Ketua Komite LSSFF 2025. Dengan tema “Dari Seribu Pintu, Semarang Berkisah”, Samuel mengajak anak muda Semarang dan sekitarnya buat mulai berkarya dan unjuk gigi.

“Cerita dari Semarang itu banyak banget. Personal, lokal, bahkan universal. Kita pengen kisah-kisah itu disampaikan ke dunia lewat karya film pendek dari anak muda sendiri,” ujarnya.

Rangkaian acaranya pun gak tanggung-tanggung. Mulai dari Lawang Talks (23–26 September), Workshop and Minilab (23–25 Oktober), kompetisi film pendek (1 Oktober–4 November), kurasi (10–19 November), Semarang Film Week (5–7 Desember), sampai puncaknya di Malam Anugerah (19 Desember 2025).

Untuk menjaga kualitas, festival ini akan dikurasi oleh Haris Yuliyanto, Gerry Junus, dan Indra Prasetya. Sedangkan deretan juri-nya: Hanung Bramantyo, Monty Tiwa, Indra Yudhistira, dan Ardian Parasto—semuanya punya jejak kuat di industri film tanah air.

Dengan semangat kolaboratif dan semangat muda, LSSFF 2025 jadi bukti bahwa Semarang gak cuma punya bangunan bersejarah, tapi juga masa depan industri kreatif yang cemerlang. Yuk, siapin naskah, angkat kamera, dan bikin Semarang bersinar dari balik layar.(bae)

You Might Also Like

Muhammadiyah Rayain Milad ke-113, Puan: Terus Berkhidmat Layani Umat

Penertiban Truk Besar di Ngaliyan, Dishub Gerak Cepat atau Sudah Terlambat?

PSIS Datangkan Mario Londok

Agustina Ajak Warga Ngurus Sampah Bareng

Ketika Kampus Diajak Bangun Daerah

TAGGED:Festival Film Pendek SemarangheadlineLawangsewu Short Film festifalLSSFF 2025
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article LaLiga 2025/26 memanas! Real Madrid masih sempurna, Barcelona pesta gol, Villarreal dan Bilbao tampil stabil tanpa pernah tertinggal. Atletico mulai bangkit, tapi belum aman. Foto: Real Madrid Fc. LaLiga Pekan ke-4; Madrid Gas Pol, Barca Banjir Gol, Villarreal Diam-Diam Bahaya
Next Article DPD Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat (Himperra) Jawa Tengah sowan ke Gubernur Ahmad Luthfi, Senin (15/9/2025). Merka curhat soal banyaknya hambatan di lapangan. Dalam curhatnya, Himperra menuturkan, para pengembang sudah siap tancap gas bangun rumah subsidi, tapi kalau urusan izin masih bertele-tele.Foto: dok/humas Urusan Rumah Subsidi Jangan Sampai Nyangkut di Meja Izin

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Panitia PSMTI Funwalk & Run Jaring Peserta ke Sejumlah Kota

ANTISIPASI VIRUS--Selebaran berisi edukasi pencegahan Hantavirus yang dibuat Polda Jateng. (ist)

Hantavirus Lagi Rame, Semarang Masih Aman tapi . . . .

Kalapas Purwodadi Ajak WBP Hidup Sehat

Souvenir Wanginya Kebangetan, Nikahan Anak Soimah Malah Makin Ramai Dibahas

Jakarta Mulai Waspada, Hantavirus Diam-Diam Bikin Geger Warga

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Tumbuh

Dari “Cumi-Cumi Darat” ke Bus Listrik: Semarang Mulai Move On dari Asap Hitam

Februari 14, 2026
KIAI CABUL - Kiai Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, mengaku wali untuk memanipulasi psikologi korban. Kiai Ashari mencabuli 50 santriwati, mayoritas korban berasal dari keluarga rentan.
Hukum

NU Jateng Sebut Ashari Bukan Kiai, Izin Pesatren Dipertanyakan: Dia Itu Dukun!

Mei 9, 2026
Unik

Pariwisata RI Go Internasional, Promosi Besar-besaran di Eropa

Juli 13, 2025
Aipda Robig Zaenudin berjalan dengan membusungkan dada usai menjalani sidang tuntutan di PN Semarang, Selasa (8/7/2025). (bae)
Hukum

Banding Aipda Robig Tak Berguna, Tetap Dihukum 15 Tahun Penjara

Oktober 8, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: LSSFF 2025 Resmi Meluncur! Bareng Hanung Bramantyo, Wali Kota Semarang Gas Bikin Kota Sineas
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?