Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Wayang Orang On The Street Kota Lama: Walikota Agustina jadi Sang Hyang Wenang
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Wayang Orang On The Street Kota Lama: Walikota Agustina jadi Sang Hyang Wenang

Pagelaran Wayang Orang on The Street di Kota Lama Semarang tampil spektakuler dengan lakon Sang Pinilih. Wali Kota Agustina ikut berperan, membawa semangat pelestarian budaya ke ruang publik. Pertunjukan ini jadi langkah awal kebangkitan wayang orang di Semarang.

baniabbasy
Last updated: September 15, 2025 8:59 am
By baniabbasy
3 Min Read
Share
Saat Walikota Se,arang Agustina Wilujeng memerankan tokoh Sang Hyang Wenang dalam lakon Sang Panilih dalam gelaran Wayang On The Street di Kota Lama Semarang bersama Wayang Orang Ngesti Pandowo. Foto: dok/humas
Saat Walikota Se,arang Agustina Wilujeng memerankan tokoh Sang Hyang Wenang dalam lakon Sang Panilih dalam gelaran Wayang On The Street di Kota Lama Semarang bersama Wayang Orang Ngesti Pandowo. Foto: dok/humas
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Malam Minggu (14/11) di Kota Lama Semarang mendadak jadi panggung spektakuler yang beda dari biasanya. Jalanan Sayangan yang biasanya cuma jadi tempat nongkrong, tiba-tiba berubah jadi pentas seni luar ruangan penuh energi dan semangat budaya. Bukan konser, bukan parade, tapi… Wayang Orang on The Street!

Dengan lakon epik “Sang Pinilih”, pertunjukan ini sukses menyedot perhatian warga yang datang dari berbagai penjuru Semarang. Di tengah gemerlap lampu kota, lakon klasik dari kisah Mahabharata itu tampil memukau, mengisahkan sosok Srikandi, sang prajurit perempuan tangguh yang tak takut melawan pasukan Kurawa. Bahkan, dalam pertempuran Kurusetra, Srikandi digambarkan berhasil mengalahkan Bisma – salah satu pendekar paling kuat.

Yang bikin makin meriah, Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, nggak cuma hadir sebagai tamu kehormatan, tapi juga ikut main langsung di panggung! Ia memerankan tokoh Sang Hyang Wenang dengan penuh semangat, walau sempat mengaku grogi karena pakai bahasa Jawa halus.

“Untung teman-teman banyak bantu. Tadi suasananya jadi cair karena kami boleh interaksi sama penonton, bahkan bisa pakai Bahasa Indonesia juga,” ujar Agustina sambil tertawa lega usai tampil.

Kolaborasi seru ini digarap bareng Perkumpulan Wayang Orang Ngesti Pandowo Semarang, sekaligus menjadi bagian dari Festival Kota Lama yang memang rutin digelar untuk menghidupkan kembali denyut budaya di pusat sejarah Semarang itu.

Buat Agustina, pagelaran ini bukan sekadar hiburan. Ia menyebut pertunjukan seperti ini bisa jadi “take off” atau titik awal buat ngebangkitin lagi kecintaan masyarakat – terutama anak muda – pada seni tradisional wayang orang.

“Wayang Orang on The Street ini jadi awalan. Pemerintah Kota Semarang siap dukung penuh agar wayang orang bisa tampil lebih sering. Bahkan kami rencanakan, 2026 nanti akan ada bantuan kostum buat semua sanggar wayang di kota ini,” katanya penuh semangat.

Harapannya, seni pertunjukan wayang bisa hidup seperti di Bali, yang selalu punya pertunjukan budaya setiap saat di berbagai titik. Gampang dicari, dan tetap digemari.

Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin, juga kasih apresiasi setinggi-tingginya buat acara ini. Menurutnya, wayang orang bukan sekadar seni, tapi juga sarana kuat buat menjaga nilai-nilai luhur bangsa.

“Ini bukan cuma hiburan. Ini adalah cara kita ngajarin nilai moral dan budaya buat generasi sekarang dan yang akan datang,” ujar Iswar.

Acara malam itu makin terasa magis dengan kehadiran anggota DPR RI Samuel Wattimena, yang juga dikenal sebagai desainer kawakan. Ia membuka acara dengan puisi berjudul “Puisi Pembuka”, lalu menyanyikan “Indonesia Pusaka” bareng para guru besar, dan juga lagu “Bersuka Ria” ciptaan Bung Karno. Keren abis!

Malam penuh budaya di jantung Kota Lama ini jadi bukti nyata bahwa kesenian tradisional bisa tampil kekinian. Kolaborasi antara pemkot, seniman lokal, dan masyarakat jelas jadi kunci. Semoga makin banyak anak muda yang terinspirasi dan ikut jaga warisan budaya kita, ya.(bae)

You Might Also Like

3.200 Warga Mengungsi, Dampak 450 Rumah Ludes Terbakar di Penjaringan Jakarta Utara

Fasilitas ‘Mewah’ Sekolah Rakyat di Solo, dari Nonton Bioskop hingga Tiket Konser Gratis

Sopir Feeder Trans Semarang Sempat Minum sebelum Tabrak Korban Tewas di Klipang

Bantuan Rp25 Juta per RT Belum Cair, Pemkot Masih Nyusun Perwal

Dokter Speling, Jemput Warga Sampai Depan Rumah

TAGGED:Wayang Orang Ngesti Pandawawayang orang on the streetWayang Orang Semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Wuih..Gula Kelapa Purbalingga Go Internasional, Tembus Amerika dan Eropa!
Next Article Fakta Menarik Gus Baha, Ternyata Tidak Suka Tangannya Dicium Saat Salaman, Ini Alasannya

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Dajjal Masih Terikat, Tapi Pulau Ini Misterius

Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Singapura Jadi Korban Pesta Gol Malaysia

UKIR SEJARAH - Mahasiswi Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang, Nurisa Dian Ashrifah, mengukir tinta emas dalam sejarah olahraga panahan Indonesia setelah meraih emas nomor compound individu putri pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Mahasiswi Udinus Semarang Bikin Sejarah Panahan Indonesia, Raih Emas di Asian Games 2026

Lapas Purwodadi Pastikan Data Pemilih Warga Binaan Tetap Terdata

Kepulan asap membumbung tinggi di area TPA Jatibarang Semarang, Rabu (30/9/2026). (bae)

Hati-Hati! Asap TPA Jatibarang Mengandung Partikel Berbahaya

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Ammy Pegang Kendali Cilacap, Dari Wabup Kini Jadi Nahkoda

Maret 15, 2026
Daerah

Lagi Panas di Pansus Angket, Bupati Sudewo Tiba-tiba Nongol di Acara Pramuka

Agustus 23, 2025
Daerah

Banjir Kepung Pekalongan, Wagub Soroti Penanganan Berlapis

Januari 19, 2026
Daerah

Purbalingga Kulon Tembus 5 Besar KASAD Award 2025, Bukti Hidupnya Semangat Pancasila

Agustus 19, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Wayang Orang On The Street Kota Lama: Walikota Agustina jadi Sang Hyang Wenang
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?