Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Agro Expo 2025: Pertanian di Semarang Nggak Cuma Soal Sawah, tapi Juga Inovasi Kekinian
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Agro Expo 2025: Pertanian di Semarang Nggak Cuma Soal Sawah, tapi Juga Inovasi Kekinian

Pertanian di kota besar biasanya identik sama lahan yang makin sempit. Tapi jangan salah, Semarang justru bikin gebrakan lewat Semarang Agro Expo 2025 yang resmi digelar di Mijen. Ajang ini jadi bukti kalau dunia tani bisa tetap eksis, inovatif, bahkan jadi gaya hidup kekinian.

T. Budianto
Last updated: September 13, 2025 9:53 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
SEMARANG AGRO EXPO: Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin (bercaping), bersama peserta Semarang Agro Expo 2025 berpose dengan kambing kontes dalam rangkaian kegiatan di UPTD Agrobisnis Dinas Pertanian Kota Semarang, Mijen, Jumat (12/9). Ajang ini menjadi wadah promosi sekaligus inovasi pertanian dan peternakan di Kota Semarang. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Siapa bilang pertanian itu kuno? Kota Semarang baru aja nunjukin kalau dunia tani bisa tampil kece dan modern lewat Semarang Agro Expo (SAE) 2025 yang resmi dibuka di UPTD Agrobisnis, Mijen, Jumat (12/9).

Mewakili Wali Kota Agustina Wilujeng, Wakil Wali Kota Iswar Aminuddin ngegas kalau SAE ini bukan sekadar pameran. Lebih dari itu, ajang ini jadi wadah kolaborasi antara petani, UMKM, akademisi, komunitas, sampai anak muda.

Tahun ini ada 37 tenant yang unjuk gigi, mulai dari produk lokal, inovasi pertanian, sampai ide kreatif generasi sekarang. “SAE ini panggung inovasi. Pertanian di Semarang harus dinamis, kreatif, dan punya daya saing tinggi,” kata Iswar.

Dengan tema “Bertani untuk Masa Depan”, acara ini jadi reminder pentingnya ketahanan pangan berkelanjutan. Meski lahan pertanian di Semarang tinggal sekitar 6,41 persen dari total wilayah, Pemkot nggak mau kalah.

Produk Lokal

Urban farming, pemanfaatan pekarangan rumah, sampai program Gemas (Gerakan Makan Sayur dan Buah Nusantara) dan Gerimis Lur (Gerakan Minum Susu dan Makan Telur) terus digenjot biar warga makin sehat sekaligus ngasih dukungan buat produk lokal.

Yang bikin seru, acara ini juga nyemplungin generasi muda lewat program petani cilik, remaja tani, sampai lomba dongeng tani dan kontes ternak kambing. Jadi, bertani nggak lagi dipandang sebelah mata, tapi bisa jadi lifestyle baru yang keren.

“Pertanian itu nggak cuma nanem dan panen. Ini soal masa depan kota, kemandirian ekonomi, dan keberlanjutan lingkungan,” tegas Iswar. SAE 2025 sekaligus nunjukin kalau pertanian perkotaan bisa jadi edukasi, wisata, sekaligus inspirasi buat generasi sekarang biar makin bangga sama dunia tani. (*)

You Might Also Like

Duka Makassar! Korban Tewas Gedung DPRD Dibakar Jadi 4 Orang

Beban Pajak 40 Persen Bikin Pengusaha Hiburan Putar Otak

PSIS Gas Pol Cari Nafas, Persipal Ogah Jadi Penonton

Natalan Sambil Ingat Bumi

Pemkot Perketat Pengawasan Jalur Silayur

TAGGED:headlinepemkot semarangSAE 2025urban farming
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Semarang Wegah Nyampah: Agustina Salut Warga Kreatif Ubah Sampah Jadi Cuan
Next Article Kedatangan Presiden Prabowo SUbianto di Bali, Sabtu (13/9/2025). Listyo Sigit Absen Sambut Prabowo, Ngambek karena Isu Pergantian Kapolri Makin Panas?

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

884 Puskesmas di Jateng Dapat Alat Diagnostik TBC

IKM Mau Go Green, Modal Awal Jadi Tantangan

Keracunan MBG Berulang, Gus Yasin Minta Daerah Bisa Suspend SPPG

Naik Argo Merbabu Serasa Time Travel, Livery Lawas Bawa Nuansa Kereta 1950-an

WNA Timor Leste Setahun Overstay, Ditangkap di Kampus Saat Mau Ujian

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

Anindya Bakrie Apresiasi Iklim Investasi Jateng

Mei 11, 2026
Info

Viral Pasien BPJS Meninggal Usai Tunggu 8 Jam, DPR Minta Kemenkes Turun Tangan

Agustus 6, 2026
TEATER--Poster pertunjukan teater Gemati berjudul "Keraton Siluman". (ist)
Unik

Catat Tanggal Mainnya! Keraton Siluman, Lawakan Berisi Kritik Sosial dan Sindiran Menohok

Mei 21, 2026
Terdakwa korupsi Bank BNI, Cik Mel (baju putih) menunduk sambil menangis saat dengar pembacaan tuntutan di pengadilan, Senin (13/10/2025). (bae)
Hukum

Cik Mel Merengek sampai Tersungkur di Depan Hakim, Dituntut 8,5 Tahun karena Korupsi

Oktober 13, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Agro Expo 2025: Pertanian di Semarang Nggak Cuma Soal Sawah, tapi Juga Inovasi Kekinian
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?