Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: 3.176 Bencana Sepanjang 2025: Indonesia Digempur Alam, Negara Masih Tertatih
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Info

3.176 Bencana Sepanjang 2025: Indonesia Digempur Alam, Negara Masih Tertatih

R. Izra
Last updated: Desember 30, 2025 7:36 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
Ilustrasi bencana banjir dan tanah longsor.
Ilustrasi bencana banjir dan tanah longsor.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Indonesia tak sedang baik-baik saja. Sepanjang 2025, 3.176 bencana alam menghantam negeri ini.

Angka itu bukan sekadar statistik, melainkan cermin rapuhnya sistem mitigasi di tengah krisis iklim yang kian brutal.

Kepala BNPB Suharyanto mengungkap, hampir seluruh bencana tersebut—99,02 persen—adalah bencana hidrometeorologi: banjir, cuaca ekstrem, dan tanah longsor.

Sisanya, hanya 0,98 persen bencana geologi. Artinya, hujan kini tak lagi sekadar berkah, melainkan ancaman.

Bacaaja: Lapangan Kerja Seret, Bonus Demografi Indonesia Malah Berubah Jadi Bencana? 
Bacaaja: Demo Minta Penetapan Bencana Nasional di Aceh Pecah, Massa Dibubarkan Paksa Aparat

“Trennya fluktuatif, tapi dampaknya nyata,” ujar Suharyanto dalam konferensi pers, Senin (29/12/2025).

BNPB mengklaim jumlah kejadian sempat ditekan. Namun, Siklon Senyar yang menerjang Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada akhir November kembali mengerek angka korban.

Lebih dari 1.100 orang tercatat meninggal, hilang, dan luka-luka. Grafik bencana melonjak, sementara rumah warga, jembatan, dan jalan luluh lantak. Estimasi kerugian? Triliunan rupiah.

Banjir bandang dan longsor kembali menegaskan satu hal: Indonesia masih kalah cepat dari bencana.

Daerah gagap saat darurat

Di balik angka-angka itu, Suharyanto menyinggung masalah klasik yang tak kunjung dibereskan: kapasitas BPBD daerah yang belum maksimal.

Ia bahkan menyarankan agar kepala BPBD tidak lagi dirangkap sekretaris daerah. Alasannya jelas—saat bencana datang, birokrasi berlapis hanya memperlambat keputusan.

“Perlu kewenangan penuh dan cepat saat tanggap darurat,” tegasnya.

Namun pertanyaannya, mengapa setelah ribuan bencana, persoalan struktural ini masih terus diulang?

Ancaman masih berlanjut

Di saat kesiapsiagaan daerah belum beres, BMKG justru memberi peringatan keras. Musim hujan diprediksi berlanjut hingga Maret 2026.

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani menyebut curah hujan sangat tinggi akan melanda Jawa Tengah, dengan intensitas mencapai 500 milimeter. Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, hingga Papua Selatan masih berada dalam zona basah berbahaya.

Pemicu utamanya: anomali suhu laut global yang mendorong hujan ekstrem tanpa ampun.

Bencana jadi kebiasaan

BNPB mengakui, menurunkan risiko bencana bukan perkara mudah. Tapi publik berhak bertanya:
sampai kapan negara terus reaktif, bukan preventif?

Ketika banjir datang tiap tahun, longsor berulang di lokasi yang sama, dan korban terus berjatuhan, bencana tak lagi bisa disebut “tak terduga”. Ia berubah menjadi rutinitas yang dinormalisasi.

2025 menutup tahun dengan catatan kelam:

  • alam makin murka,
  • iklim makin tak bersahabat,
  • dan negara masih sibuk mengejar ketertinggalan.

Sementara hujan belum selesai. Kemungkinan bencana susulan di penghujung tahun masih terus mengintai. (*)

You Might Also Like

DPRD Setuju Gulirkan Hak Angket dan Bentuk Pansus, Proses Pemakzulan Bupati Pati Dimulai

Miris, Ratusan Perempuan dan Anak di Jateng Alami Kekerasan pada 2025

PBI Nonaktif, Pemkot: Santai, Warga Tetap Bisa Berobat

Sastra Sulap Puitik Yoga Bagus, Cara Baru Bikin Bahasa Jadi Seru

Darurat Degradasi, PSIS Borong 12 Pemain

TAGGED:bencanabencana sepanjang 2025bnpbheadlinenegara gagap bencana
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ilustrasi demokrasi dibungkam. Pilkada lewat DPRD Bentuk Kemunduran Demokrasi, Pengamat: Politik Transaksional
Next Article Ilustrasi Akal Imitasi (AI) bisa menjadi ancaman bagi tenaga kerja. Teknologi Ngebut, SDM Kedodoran: Indonesia Rawan PHK Massal di Era AI

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Langkah Keliru Indonesia Memasuki Perang Orang Lain

Tragedi Kaca Transparan

Ilustrasi tindak pidana suap dan korupsi. (narakita/grafis/tera)

Indonesia Juara Korupsi? IPK Anjlok: Lebih Buruk dari Timor Leste, Kalah Saing di ASEAN

Wali Kota Solo melantik pengurus DPC Gekrafs Surakarta periode 2026–2029, sekaligus peluncuran Project Solo Tourism Directory, Selasa (10/2/2026) malam di Taman Balekambang.

Respati Dorong Gekrafs Jadi Motor Ekonomi Kreatif Solo, Bukan Organisasi Seremonial

Wakil Ketua DPRD Jateng M Saleh (kanan), meminta pemerintah dan pihak terkait memperkuat mitigasi bencana.

Dampak Bencana Beruntun di Jateng Kian Luas, Saleh Minta Mitigasi Diperkuat

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya).
Info

Drama Lanjutan PBNU: Muncul Edaran Gus Yahya Nggak Lagi Ketum per 26 November 2025

November 26, 2025
TPID Jateng gelar operasi pasar untuk kendalikan harga cabai yang makin pedas.
Info

Cabai Naik 98%, Bkin Dompet Pedas! TPID Jateng Gelar Operasi Pasar

Desember 10, 2025
Ekonomi

Siap-Siap! UMP Jateng 2026 Bakal Diumumkan 21 November

November 8, 2025
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng meninjau lokasi kebakaran di Kelurahan Candi, Kecamatan Candisari, Selasa (16/9/2025).
Info

Wali Kota Agustina Bangun Kembali Rumah Korban Kebakaran di Candisari Semarang

September 17, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: 3.176 Bencana Sepanjang 2025: Indonesia Digempur Alam, Negara Masih Tertatih
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?