BACAAJA, SEMARANG — Emang gini nih wakil rakyat yang punya perhatian kepada rakyat, khususnya kepada perangkat desa.
Gak cuma untuk hal-hal serius, perhatian itu kadang untuk hal-hal yang mungkin dianggap sepel.
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, ngajak perangkat desa dari empat daerah “turun ke lapangan”, tapi kali ini bukan soal administrasi, melainkan turnamen sepak bola.

Saleh memfasilitasi kompetisi bola antarperangkat desa bertajuk Trofeo PPDI (Persatuan Perangkat Desa Indonesia) buat perangkat desa se-Dapil Jateng 13: Kabupaten Batang, Pemalang, Pekalongan, dan Kota Pekalongan.
Turnamen berhadiah Piala Wakil Ketua DPRD Jateng ini diisi tim-tim perangkat desa dari berbagai kecamatan. Suasananya santai tapi tetap serius di lapangan: seru-seruan dapet, sportivitas juga jalan.
“Sepak bola itu cara paling simpel buat bangun kebersamaan. Lewat Trofeo PPDI ini, kami pengin perangkat desa makin kompak, bukan cuma di lapangan, tapi juga dalam pelayanan ke masyarakat,” kata Saleh.
Bacaaja: DPRD Semarang Nggak Mau Kudet, Siap Gas ke Parlemen Digital!
Bacaaja: DPRD Jateng Sahkan RPJMD dan SOTK Baru
Antusiasme peserta dan warga lokal cukup tinggi. Tiap tim tampil all out, tapi tetap jaga fair play dan saling menghargai.
Selain jadi ajang hiburan dan silaturahmi, Trofeo PPDI ini juga dimaksudkan buat ngasah kerja sama tim dan solidaritas antarperangkat desa.
Saleh berharap kegiatan semacam ini nggak berhenti di satu event aja.
Ia pengin Trofeo PPDI bisa jadi agenda rutin tahunan dan pintu masuk kegiatan positif lainnya.
“Kami di DPRD siap dukung kegiatan-kegiatan keren yang melibatkan perangkat desa. Nggak cuma olahraga, tapi juga sosial dan pembangunan masyarakat desa,” ujar Saleh yang juga Ketua DPD Golkar Jateng. (*)


