Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Tunjangan Profesi Guru Enggak Dirapel Lagi, Mau Turun Bulanan, Asik Nih…
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Nasional

Tunjangan Profesi Guru Enggak Dirapel Lagi, Mau Turun Bulanan, Asik Nih…

Bertahun-tahun para guru harus menunggu rapelan yang kadang datang cepat, kadang terlambat, kadang malah molor sampai bikin pusing. Saat mengajar, memeriksa tugas, atau mempersiapkan materi, ada bayang-bayang soal kapan tunjangan turun yang sulit sekali diabaikan.

Nugroho P.
Last updated: Desember 5, 2025 7:18 am
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
ilustrasi guru.
SHARE
BACAAJA, JAKARTA – Mulai 2026, kabar bahagia akhirnya mampir ke telinga para guru: Tunjangan Profesi Guru bakal cair tiap bulan, bukan lagi per tiga bulan seperti sebelumnya. Banyak guru langsung merasa lebih plong, karena selama ini ritme pencairan triwulan sering bikin rencana keuangan jadi nggak jelas arah.

Bertahun-tahun para guru harus menunggu rapelan yang kadang datang cepat, kadang terlambat, kadang malah molor sampai bikin pusing. Saat mengajar, memeriksa tugas, atau mempersiapkan materi, ada bayang-bayang soal kapan tunjangan turun yang sulit sekali diabaikan.

Makanya, ketika pemerintah mulai bicara soal skema bulanan, banyak guru langsung melihatnya sebagai harapan baru. Bukan soal nominalnya berubah, tapi ritmenya jauh lebih stabil dan manusiawi.

Di banyak daerah, guru mulai merasakan ada langkah nyata dari pemerintah untuk memperbaiki kesejahteraan mereka. Tahun 2026 pun akhirnya terasa bukan sekadar angka di kalender, tapi tahun yang membawa perubahan besar.

Perubahan ini lahir dari panjangnya perjalanan evaluasi sistem TPG triwulanan. Selama ini, pencairan tiga bulanan sering tersendat di administrasi, baik pusat maupun daerah. Keterlambatan itu memaksa banyak keluarga guru harus memutar otak mengatur anggaran.

Pemerintah menilai sistem lama sudah nggak relevan dengan kebutuhan guru masa kini. Karena itu, dorongan untuk mencairkan TPG seperti ritme gaji bulanan dianggap lebih cocok, lebih rapi, dan lebih sesuai dengan semangat profesionalisme guru.

Lewat skema baru, TPG bakal ditransfer langsung setiap bulan ke rekening guru. Tidak perlu nunggu rapelan, tidak perlu deg-degan menanti triwulan. Alurnya diseragamkan dengan ritme penggajian ASN, sehingga lebih mudah diprediksi dan direncanakan.

Sistem ini juga didukung pembaruan Dapodik, Info GTK, dan pengecekan beban kerja yang lebih ketat. Data yang valid jadi kunci utama agar pencairan tetap lancar. Guru aktif dengan jam mengajar sesuai syarat tetap jadi prioritas penerima.

Perubahan bulanan ini diperkirakan bakal membawa efek besar bagi stabilitas ekonomi guru. Dengan pemasukan yang lebih rutin, guru bisa mengatur biaya rumah tangga, cicilan, sampai kebutuhan anak tanpa ketergantungan pada rapelan.

Efek psikologisnya juga nggak main-main. Pembayaran yang teratur memberi rasa dihargai dan memudahkan guru untuk fokus penuh dalam mengajar tanpa beban pikiran finansial.

Meski begitu, ada sejumlah hal yang perlu dipersiapkan sebelum sistem berjalan penuh di 2026. Guru harus memastikan seluruh data di Dapodik dan Info GTK benar dan selalu diperbarui. Administrasi sekolah juga harus makin disiplin karena ritme bulanan menuntut ketelitian ekstra.

Di beberapa daerah, persoalan internet masih jadi hambatan. Pemerintah daerah perlu mendukung agar proses administrasi tidak terganggu. Guru pun perlu aktif mengikuti sosialisasi agar alur barunya dipahami dengan jelas.

Pada akhirnya, bagi banyak guru, TPG bulanan bukan cuma soal nominal. Ini tentang penghargaan yang selama ini mereka tunggu. Di balik papan tulis, kapur, tablet belajar, dan suara memanggil nama-nama murid, ada lelah yang jarang terlihat.

Perubahan ini mungkin tidak menyelesaikan semua masalah pendidikan. Tapi setidaknya, langkah guru jadi sedikit lebih ringan. Setiap bulan, ketika mereka membuka ponsel dan melihat saldo bertambah, ada senyum pelan yang muncul—senyum yang datang dari rasa dihargai, dari perjuangan yang tak pernah berhenti.

Dan dari kelas-kelas sederhana di seluruh pelosok negeri, guru tetap berdiri paling depan, mengajari masa depan bangsa dengan hati yang terus ikhlas. (*)

You Might Also Like

3,1 Juta Hektar Lahan Sawit Ilegal Dibiarkan Mangkrak! Menteri Nusron Cuma Nonton?

Seluruh Korban Ponpes Al Khoziny Ditemukan, BNPB Pastikan Lokasi Sudah Rata dengan Tanah

Prabowo Singgung Anak Jenderal yang Tidak Sopan ke Guru: Suruh Menghadap Saya

Gagasan Prabowo: Dokter Magang Turun di Lokasi Bencana

Prabowo Ngotot Pertahankan MBG

TAGGED:gurusertifikasitunjangan profesi guru
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Bikin Konten di Lokasi Bencana, Aspri Prabowo Dirujak Netizen
Next Article Menguat Desakan Mundur yang Menerpa Menteri Kehutanan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

ILUSTRASI IKN - Ilustrasi Ibu Kota Nusantara (IKN) jadi kota hantu. (grafis/wahyu)

MK Tegaskan Ibu Kota Negara Masih Jakarta, Pembangunan IKN Sia-sia?

IBADAH DI TANAH SUCI - Ilustrasi jemaah sedang menjalankan ibadah haji atau umrah di Masjidil Haram.

Total 24 Jemaah Haji Indonesia Meninggal di Tanah Suci, Terbaru Calhaj dari Medan

LAYANI PELANGGAN - Pegiat sosial-budaya sekaligus pemilik Angkringan West, Udin Larahan sedang melayani pelanggan warungnya. (dul)

“Ndes” Mulai Jarang Kedengeran, Dialek Semarangan Pelan-pelan Hilang dari Tongkrongan

MUSEUM - Museum Ranggawarsita, Kota Semarang. (ist)

Nasib Pilu Pengunjung Museum Ranggawarsita Semarang, Bocah SD Tewas Tertimpa Patung

Rapat Belum Kelar, Asap Rokok dan Game Keburu Viral Dulu, Nah Loh…

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Nasional

Puan: Transformasi Harus Pelan tapi Nempel

Desember 5, 2025
Ketua DPR RI Dr. HC. Puan Maharani bersama Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco, Saan Musthofa dan Cucun Ahmad Syamsurijal saat memberikan keterangan kepada awak media soal evaluasi MBG di Senayan Jakarta. Foto: dok.
Nasional

DPR Kawal Ketat Program MBG, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

September 25, 2025
KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya).
Nasional

Rotasi Hangat PBNU Kian Ramai di Tengah Arah Baru Organisasi. Gus Ipul Kena Geser

November 28, 2025
Nasional

Begini Langkah Pemerintah Ngalahin Drama Cuaca Akhir Tahun

Desember 4, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Tunjangan Profesi Guru Enggak Dirapel Lagi, Mau Turun Bulanan, Asik Nih…
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?