BACAAJA, SEMARANG- Arus lalu lintas di Jalan Raya Tugurejo, Kecamatan Tugu, Kota Semarang, Selasa (7/1/2026), mendadak padat merayap. Bukan karena jam berangkat kerja semata, tapi gara-gara bangkai truk kecelakaan yang belum juga dievakuasi sepenuhnya.
Truk yang terlibat kecelakaan masih nangkring manis di badan jalan. Alhasil, ruang gerak kendaraan menyempit dan bikin arus lalu lintas, khususnya kendaraan besar seperti truk logistik dan kontainer, harus antre panjang sambil sabar.
Pantauan di lokasi, antrean kendaraan mengular tanpa ampun. Mulai dari truk pengangkut barang, mobil pribadi, sampai pengendara motor ikut kena imbas. Jalan yang biasanya jadi urat nadi distribusi barang dan penumpang itu praktis tersendat sejak pagi.
Warga sekitar pun ikut merasakan dampaknya. Supri (53), warga yang rumahnya tak jauh dari lokasi, menyebut kemacetan sudah terjadi sejak pagi hari. “Dari jam enam pagi sudah macet. Sampai sekarang juga belum lancar, soalnya evakuasi truknya masih jalan,” ujarnya.
Aktivitas Terganggu
Menurut Supri, kondisi ini bikin aktivitas warga terganggu. Banyak pengendara yang harus ekstra sabar, bahkan memilih berhenti sejenak di pinggir jalan sambil menunggu kondisi agak lengang.
Hingga siang hari, proses evakuasi masih terus berlangsung dengan bantuan alat berat dan petugas terkait. Pengguna jalan diimbau untuk ekstra waspada saat melintas atau memilih jalur alternatif supaya tidak ikut terjebak dalam antrean panjang.
Jalan nasional sih, tapi rasanya kayak ruang tunggu tak bertiket. Selama bangkai truk belum benar-benar pamit dari aspal Tugurejo, Pantura ya siap-siap aja bukan cuma macet, tapi juga belajar arti sabar versi premium. (dul)


