BACAAJA, SEMARANG – Bandara Ahmad Yani Semarang benar-benar sibuk sepanjang 2025. Lalu lintas penumpang padat, pesawat datang-pergi tanpa banyak jeda.
Bandara ini kayak nggak kenal kata sepi. “Sebanyak 2.365.513 pergerakan penumpang sepanjang tahun 2025,” dicatat manajemen Bandara Ahmad Yani.
Jumlah itu naik sekitar 5 persen dibanding tahun sebelumnya.
Bacaaja: Bandara A Yani Semarang Tambah Rute Surabaya, Terbang Makin Praktis Tanpa Ribet Transit!
Bacaaja: Bandara Ahmad Yani Buka Rute Internasional Lagi! Tiket ke Malaysia Ludes, Liburan & Bisnis Makin Gampang
Menutup 2025, bandara ini melepas penumpang terakhir pada 31 Desember malam. Penumpang Batik Air ID6353 tujuan Jakarta jadi yang terakhir terbang dari Semarang.
Masuk 2026, bandara langsung buka lembaran baru. Penumpang perdana mendarat Kamis (1/1/2026). Lion Air JT543 dari Banjarmasin tiba pukul 06.43 WIB membawa 208 penumpang.
Penyambutan pun dibuat simbolis. Penumpang dikalungi kain batik dan diberi suvenir. Seremoninya sederhana, tapi cukup buat penanda awal tahun.
General Manager Bandara Ahmad Yani, Sulistyo Yulianto, berharap trafik makin naik. “Kami berharap di tahun 2026 ini penerbangan dari dan menuju Semarang semakin meningkat,” ujarnya.
Bukan cuma penumpang, pergerakan pesawat juga naik. Sepanjang 2025 tercatat 20.425 pergerakan pesawat. Angka ini tumbuh sekitar 11 persen dibanding 2024.
Urusan kargo juga nggak kalah. Sepanjang 2025, Bandara Ahmad Yani melayani 23.721 ton kargo. Naik 25 persen dibanding tahun sebelumnya.
Soal rute, Jakarta masih juara. Hampir separuh penumpang mondar-mandir Semarang–Jakarta. Disusul Banjarmasin, Pangkalanbun, Balikpapan, dan Bali.
Manajemen bandara menilai Semarang makin dilirik maskapai. Rute baru terus bermunculan. Targetnya jelas, 2026 bandara makin ramai dan perannya makin besar. (bae)


