BACAAJA, BANYUMAS- Pemprov Jateng menyiapkan layanan psikolog dalam program dokter spesialis keliling alias Speling, yang digelar di Rumah Rakyat, Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah X Banyumas, Sabtu (14/2/2026).
Kegiatan ini ditinjau langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, buat memastikan layanan jalan mulus dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Speling sendiri merupakan program jemput bola hasil kolaborasi RSJD dr. Amino Gondohutomo dan RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo. Konsepnya simpel: dokter spesialis, termasuk psikolog datang langsung ke warga, gratis pula.
Baca juga: Speling Butuh Amunisi, 33 Jurusan Dokter Spesialis Baru Gaspol dari Solo
Gus Yasin menjelaskan, Speling adalah turunan dari amanat Asta Cita Presiden soal pelayanan kesehatan gratis yang berkualitas. Bedanya, Jateng ngegas lebih jauh dengan menghadirkan dokter spesialis supaya penyakit berisiko bisa dideteksi sejak dini.
“Saya terima kasih ke rumah sakit milik Pemprov Jateng yang mau turun langsung ke masyarakat. Ini penting agar penyakit berbahaya bisa cepat ketahuan,” ujar Gus Yasin. Yang jadi sorotan khusus hari itu: layanan psikolog. Menurut Gus Yasin, tekanan mental yang dihadapi pelajar zaman sekarang nggak bisa disepelekan.
Ubah Mindset
“Mindset-nya harus diubah. Datang ke psikolog itu bukan berarti ada gangguan jiwa, tapi sedang cari solusi. Kita nggak ingin ada masalah kejiwaan yang berujung pada bunuh diri atau kekerasan,” tegasnya.
Respons pelajar pun kelihatan nyata. Salah satunya Seli Mei Saputri (16), siswi SMA Negeri 2 Purwokerto, yang datang bareng rombongan sekolah. “Tadi ngobrol sama psikolog, rasanya lega banget. Disaranin buat lebih positif dan pakai manifesting yang baik,” kata Seli sambil tersenyum. Ia mengaku senang karena layanan ini gratis dan mudah diakses.
Baca juga: Pemprov Terjunkan Dokter Speling ke Lokasi Bencana
Cerita serupa datang dari Feni Anindya (17). Ia memanfaatkan sesi konsultasi untuk membahas kebingungan soal masa depan dan pilihan jurusan kuliah. “Awalnya bingung banget mau ke mana. Tapi setelah ngobrol tadi, alhamdulillah sekarang sudah ada gambaran. Ini pengalaman pertama dan semoga bisa ada lagi,” ujarnya.
Kalau curhat ke teman kadang cuma dibales “sabar ya”, Speling datang bawa solusi versi profesional. Gratis, didengar, dan pulang tanpa beban, ternyata sehat mental itu bisa dijemput, nggak cuma dipendam. (tebe)


