BACAAJA, SOLO – Atlet disabilitas asal Solo yang lagi berjuang di ASEAN Para Games Tailan nggak cuma bawa semangat, tapi juga pulang bawa kabar baik.
Wali Kota Solo, Respati Ardi, memastikan insentif dan dukungan penuh dari Pemkot Solo buat para atlet yang berprestasi.
Bukan cuma soal bonus, Respati menegaskan dukungan itu bakal berbentuk nyata dan jangka panjang.
Bacaaja: Respati Datang Langsung ke Tailan, Beri Dukungan Penuh Atlet Solo di ASEAN Para Games
Bacaaja: Bareng Dua ‘Raja Kembar’ Kasunanan, Respati Dampingi Wapres Gibran Keliling Solo
Mulai dari fasilitas olahraga gratis sampai kebijakan khusus agar atlet disabilitas bisa lebih mudah mengakses sarana milik pemerintah.
“Bonus prestasi pastinya ada. Tapi bukan cuma itu, fasilitas olahraga yang kemarin dikeluhkan masih berbayar akan kita gratiskan untuk atlet disabilitas,” kata Respati saat menyemangati atlet Solo di Thailand, Rabu (21/1/2026).
Nggak sekadar medali, tapi pikirkan masa depan atlet
Respati juga menyiapkan pembinaan berkelanjutan lewat kelas khusus olahraga disabilitas. Targetnya jelas: atlet difabel Solo nggak cuma berprestasi, tapi juga mandiri dan punya masa depan yang layak.
“Kami ingin atlet disabilitas berdaya, punya skill, dan punya pekerjaan yang layak di Surakarta,” ujarnya.
Sebagai kota yang pernah jadi tuan rumah ASEAN Para Games dan Peparnas, Respati menegaskan komitmen Solo untuk terus jadi kota ramah difabel, bukan sekadar slogan.
Di ajang dua tahunan ini, Respati optimistis peluang prestasi atlet Indonesia masih terbuka lebar.
Ia juga menekankan bahwa atlet, termasuk atlet disabilitas, harus dipandang sebagai profesi yang serius dan layak dihargai.
“Jangan patah semangat. Kita sudah saatnya jadi negara dengan kekuatan atlet yang membanggakan. Ini profesi yang patut diperhitungkan,” tutupnya.
Dengan bonus siap, fasilitas digratiskan, dan pembinaan berkelanjutan, atlet disabilitas Solo bukan cuma disemangati, tapi benar-benar diperjuangkan. (*)


