Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Santri Korban Keracunan MBG di Sidoarjo Bertambah, Tembus 431 Orang
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Santri Korban Keracunan MBG di Sidoarjo Bertambah, Tembus 431 Orang

R. Izra
Last updated: September 2, 2026 8:22 am
By R. Izra
4 Min Read
Share
ILUSTRASI KERACUNAN MBG: Anggota TNI dan Polri mengevakuasi salah satu siswa yang diduga keracunan MBG di SMA 2 Kudus, Kamis, (29/1/2026). (Foto: Ist)
ILUSTRASI KERACUNAN MBG: Anggota TNI dan Polri mengevakuasi salah satu siswa yang diduga keracunan MBG di SMA 2 Kudus, Kamis, (29/1/2026). (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SIDOARJO – Santri Pondok Pesantren (Ponpes) Manbaul Hikam, Putat, Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim) yang menjadi korban Makan Bergizi Gratis (MBG) terus bertambah. Kini, jumlah korban keracunan MBG Sidoarjo mencapai 431 santri, dari sebelumnya disebutkan 293 orang.

Puluhan ambulans hilir mudik mengevakuasi santri korban keracunan sejak Selasa (1/9/2026). Sejumlah santri dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis lebih lanjut. Para santri kini dirawat di delapan rumah sakit rujukan.

Salah satu santriwati berinisial SZ (15) menceritakan, ia makan MBG sekitar pukul 13.00 WIB. Menunya cukup lengkap. Ada nasi putih, telur orak-arik, tempe bumbu bali, tumis buncis baby corn, dan apel.

Tapi ada satu yang bikin curiga. Sayurnya disebut terasa asam. Santri pun banyak yang tidak menghabiskan sayuran itu.

Bacaaja: BREAKING NEWS: Sidoarjo Geger, 293 Santri Manbaul Hikam Keracunan MBG
Bacaaja: Korban Keracunan MBG di Berastagi Alami Gangguan Saraf Otak, 3 Korban Dirujuk ke Medan

“Sayur enggak habis, yang kecut dari sayurnya,” ujar SZ saat ditemui di RSUD RT Notopuro, Sidoarjo.

Beberapa jam kemudian, SZ mulai merasa mual, lemas, dan pusing. Keluhan serupa ternyata dialami banyak santri lainnya.

Pengasuh Ponpes Manbaul Hikam, Abdul Wahid Harun, mengatakan sekitar 1.000 santri di pesantren tersebut mengonsumsi MBG pada hari kejadian. Dari jumlah itu, 431 santri akhirnya dievakuasi untuk mendapat perawatan.

Wahid menegaskan, makanan tersebut bukan dimasak pihak pesantren. MBG berasal dari SPPG Kalitengah, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo.

“SPPG bukan ditangani pesantren. Kami hanya menerima manfaat,” katanya.

Korban keracunan bukan hanya santri

Kasus ini ternyata tidak hanya terjadi di Manbaul Hikam. Wakil Gubernur Jawa Timur sekaligus Ketua Satgas MBG Jatim, Emil Elestianto Dardak, menyebut ada 19 lembaga pendidikan yang menerima pasokan dari dapur SPPG yang sama dan mengalami keluhan. Mulai dari SMA, SMP, SD, TK, hingga pesantren.

Total dapur tersebut setiap hari memasok sekitar 2.800 porsi MBG. Sekitar 1.000 porsi di antaranya dikirim ke Ponpes Manbaul Hikam.

Emil juga meluruskan kabar soal adanya korban meninggal. Tidak ada korban jiwa.

“Tadi ada kabar meninggal, itu tidak betul. Tidak ada yang meninggal,” tegas Emil.

Sertifikat Laik Higine Sanitasi bukan jaminan

Yang bikin kasus ini makin jadi sorotan, SPPG Kalitengah sebenarnya sudah mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Sarana dan prasarananya disebut sudah dinilai memadai. Sejumlah tenaga pengolah makanan juga telah mengikuti sertifikasi. Tapi sertifikat ternyata bukan jaminan mutlak makanan pasti aman.

Emil mengatakan masih ada kemungkinan masalah terjadi pada bahan makanan atau proses pengolahan yang tidak sesuai standar operasional prosedur (SOP).

Artinya, persoalannya kini bukan cuma soal dapur sudah punya sertifikat atau belum. Yang harus dibongkar adalah apa yang sebenarnya terjadi di balik proses penyediaan makanan tersebut.

Dapur MBG langsung disuspend

Badan Gizi Nasional (BGN) langsung mengambil langkah setelah kasus ini muncul. SPPG Kalitengah Tanggulangin dihentikan sementara operasionalnya.

Sampel makanan juga sudah diamankan untuk diperiksa di laboratorium oleh Dinas Kesehatan Sidoarjo dan kepolisian. Hasil pemeriksaan laboratorium diperkirakan keluar sekitar satu minggu.

Dari hasil evaluasi itulah nantinya akan diputuskan apakah SPPG tersebut kembali beroperasi atau justru mendapat sanksi lebih berat hingga penghentian permanen.

Kasus ini kembali mengingatkan satu hal: program MBG bukan sekadar soal makanan sampai ke meja penerima.

Soal keamanan pangan juga wajib jadi prioritas. Apalagi ketika satu dapur memasok ribuan porsi sekaligus. Sekali ada masalah, dampaknya bisa langsung dirasakan banyak orang. (*)

You Might Also Like

Cak Imin Minta Tradisi Santri Nguli di Pesantren Dikaji: Gak Boleh Bangun Gedung Tanpa Izin

Rakyat Kena Prank! DPR Hapus Tunjangan Rumah Rp 50 Juta, tapi Dana Reses Naik Jadi Rp 702 Juta

Puluhan Lapak PKL di Atas Drainase Pasar Kobong Ditertibkan

Viral Pasien BPJS Meninggal Usai Tunggu 8 Jam, DPR Minta Kemenkes Turun Tangan

Bos-Bos Tionghoa Diminta Gas Ekonomi Jateng

TAGGED:keracunan MBGkorban keracunan mbgponpes manbaul hikamsantrisidoarjo
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Temboknya Tinggi, Tapi Harapan Jangan Ikut Dikunci
Next Article Gunungpati-Mijen Buktikan Merdeka Itu Nggak Harus Mahal

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Memperjuangkan Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing di Jerman

2.500 Pelari Ikuti Susurun 2026

Warga Binaan Lapas Purwodadi Panen Ratusan Kilogram Lele Mutiara

Anak Susah Bangun? Trik Umpan Makanan Favorit Ada Syaratnya

Karhutla Bikin Anak Terjebak di Rumah, Psikolog Ingatkan Dampaknya

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

Dijamin Geger! 105 Ribu Pikap di Impor dari India, Siapa Untung Siapa Waswas?

Februari 22, 2026
Tanggul Sungai Cacaban jebol, merendam ratusan rumah dan ratusan hektare sawah, di Karangawen, Demak, Senin (16/2/2026).
Info

Tanggul Sungai Cacaban Jebol: 900 KK Warga Demak Terdampak, 350 Ha Sawah Terendam

Februari 16, 2026
Info

96 Ribu Pejabat “Belum Lapor” LHKPN, MAKI: KPK Jangan Cuma Kasih Angka, Spill Namanya!

Maret 29, 2026
Hukum

Kadus Humoris di Purbalingga Tewas Mengenaskan Dihajar Warga

Juni 11, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Santri Korban Keracunan MBG di Sidoarjo Bertambah, Tembus 431 Orang
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?