BACAAJA, SEMARANG – Universitas Diponegoro (Undip) resmi melepas 2.102 mahasiswa KKN Tim I tahun akademik 2025/2026. Ribuan mahasiswa ini bakal turun langsung ke desa-desa di Jawa Tengah buat mengabdi.
Pelepasan digelar di Muladi Dome, Kampus Undip Tembalang, Selasa (6/1/2026). Rektor Undip Prof Suharnomo sendiri yang melepas keberangkatan mereka.
Mahasiswa KKN disebut sebagai “wajah Undip” di tengah masyarakat. Cara bersikap, ngomong, sampai kerja mereka bakal jadi penilaian langsung warga ke kampus.
Baca juga: Solusi Gila Undip Atasi Rob di Semarang: Ubah Air Rob Jadi Layak Minum
“Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Hadirkan UNDIP sebagai kampus yang bermartabat dan bermanfaat,” kata Prof Suharnomo. Ia berharap mahasiswa pulang nanti bukan cuma bawa laporan, tapi juga kesan baik dari warga.
Memberi Manfaat
Rektor juga mengingatkan KKN bukan sekadar kewajiban akademik. Ini soal empati, tanggung jawab, dan benar-benar memberi manfaat ke desa tempat mereka tinggal.
Soal teknis, Ketua LPPM Undip Prof Suherman menjelaskan KKN berlangsung dari 6 Januari sampai 10 Februari 2026. Total ada 2.102 mahasiswa dari berbagai fakultas yang diterjunkan.
Sebanyak 1.200 mahasiswa masuk KKN Tematik dalam 45 tim di 14 kabupaten/kota. Sisanya, 902 mahasiswa KKN Reguler terbagi dalam 100 tim di lima kabupaten.
Baca juga: Tim KKN-T Undip 21 Dorong Petani Gedong Ciptakan Produk Inovasi Kopi
Lokasi KKN tersebar dari Jepara, Demak, Kendal, sampai Wonogiri. Ada juga yang ditempatkan di Kota Semarang, Salatiga, dan Pekalongan. Program KKN ini disambungkan dengan agenda besar Undip. Mulai dari pemberdayaan sumber daya lokal, pengentasan kemiskinan, ketahanan pangan, sampai mitigasi bencana.
Undip berharap kehadiran ribuan mahasiswa ini bukan cuma numpang lewat. Tapi benar-benar ninggalin jejak, solusi, dan manfaat nyata buat desa-desa yang mereka datangi. (bae)


