Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Rekaman CCTV Ungkap Aktivitas Terakhir Diplomat Kemlu Sebelum Ditemukan Tewas di Kos Menteng
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Rekaman CCTV Ungkap Aktivitas Terakhir Diplomat Kemlu Sebelum Ditemukan Tewas di Kos Menteng

Pihak kepolisian menyebut tidak menutup kemungkinan adanya faktor non-kekerasan yang menjadi penyebab kematian, namun semua masih menunggu kepastian hasil pemeriksaan forensik yang kini tengah berjalan.

Nugroho P.
Last updated: Juli 12, 2025 4:51 pm
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
Arya Daru Pangayunan
SHARE

NARAKITA, JAKARTA – Penyelidikan atas kematian seorang diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Arya Daru Pangayunan, memasuki babak baru setelah dua rekaman CCTV dari lokasi kejadian di kawasan Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat, terungkap ke publik.

Arya Daru Pangayunan, pria berusia 39 tahun yang dikenal sebagai pegawai ahli di lingkungan Kemlu, ditemukan tidak bernyawa di dalam kamar kosnya pada Selasa pagi, 8 Juli 2025, sekitar pukul 08.30 WIB.

Rekaman pertama menunjukkan aktivitas korban di malam hari, hanya beberapa jam sebelum ia ditemukan meninggal dunia. Dalam video yang diambil dari kamera pengawas internal kos, Arya tampak keluar dari kamarnya pada pukul 23.24 WIB.

Saat itu, ia terlihat membawa kantong plastik berwarna hitam dan berjalan menuju arah pintu keluar gedung kos. Gerak-geriknya terekam jelas tanpa adanya tanda-tanda mencurigakan dari sekitar.

Beberapa saat kemudian, Arya kembali memasuki gedung tanpa lagi membawa kantong tersebut. Setelah masuk kembali ke dalam kamar, tak tampak lagi aktivitas dari dirinya hingga keesokan paginya.

Sementara itu, rekaman kedua memperlihatkan momen ketika petugas kos bersama seseorang lainnya berusaha membuka kamar Arya yang terkunci rapat dari dalam. Usaha pembukaan pintu tersebut sempat mengalami kendala teknis.

Dalam video, tampak dua pria mencoba membuka jendela kamar menggunakan alat bantu. Salah satu dari mereka sempat memasukkan bagian tubuhnya ke dalam kamar dari arah jendela, sementara yang lain terlihat merekam situasi menggunakan ponsel.

Setelah perjuangan cukup lama, akhirnya pintu kamar berhasil dibuka. Saat itulah korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa, dengan wajah dililit isolasi. Temuan ini langsung dilaporkan kepada pihak kepolisian.

Meski kondisi korban cukup mencengangkan, pihak kepolisian dalam pemeriksaan awal tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh Arya. Selain itu, seluruh barang pribadi korban dilaporkan masih utuh di tempat.

Menurut keterangan istri korban kepada penyidik, Arya memang diketahui memiliki riwayat penyakit gerd dan kolesterol yang cukup serius. Namun, penyebab pasti kematian masih belum dapat disimpulkan.

Saat ini, jenazah Arya masih menunggu hasil autopsi lengkap, termasuk pemeriksaan histopatologi dan toksikologi yang diharapkan dapat memberi gambaran lebih rinci mengenai apa yang sebenarnya terjadi.

Pihak kepolisian menyebut tidak menutup kemungkinan adanya faktor non-kekerasan yang menjadi penyebab kematian, namun semua masih menunggu kepastian hasil pemeriksaan forensik yang kini tengah berjalan.

Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto menyampaikan bahwa penyelidikan kini berada di bawah kendali Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Ia menyatakan kesimpulan penyebab kematian akan diumumkan dalam waktu satu pekan.

Kasus kematian Arya mengundang perhatian publik, terutama karena statusnya sebagai diplomat aktif dan kondisi penemuan yang terkesan janggal. Polisi terus menggali kemungkinan lainnya berdasarkan keterangan saksi dan barang bukti.

Di sisi lain, sejumlah kolega dan teman kerja Arya menyatakan duka mendalam atas kepergian mendadak rekan mereka yang dikenal santun dan berdedikasi tinggi dalam tugas.

Kementerian Luar Negeri juga menyampaikan keprihatinan atas insiden ini, dan akan terus mengikuti perkembangan penyelidikan guna memastikan kejelasan dan keadilan dalam kasus yang menimpa pegawainya.

Hingga kini, masyarakat menanti hasil pemeriksaan resmi yang dapat menjawab berbagai pertanyaan mengenai kematian misterius Arya di balik pintu kamar kosnya yang terkunci rapat. (*)

You Might Also Like

Penyelamatan Tak Biasa! Sapi Satu Ton Nyemplung Kubangan, Damkar Banyumas Turun Tangan!

Hasto Kristiyanto Dituntut 7 Tahun Penjara

Begini Kondisi Petani Tembakau Temanggung, Usai Gudang Garam Hentikan Pembelian, di Ujung Tanduk

Duduk Perkara Selebgram Indonesia AP Dijatuhi Hukuman 7 Tahun oleh Junta Militer Myanmar

Jasad Notaris Perempuan Ditemukan di Sungai Citarum, Polisi Amankan Dua Terduga Pelaku

TAGGED:Arya Daru Pangayunancctvkemenlu
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Kejagung mengumumkan status tersangka terhadap bos minyak Riza Chalid dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina. Foto: dok/humas Bos Minyak Riza Chalid Jadi Tersangka Tapi Sudah di Singapura
Next Article Erick Thohir: Ketua PSSI Kota/Kab Ditunjuk Asprov PSSI

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ketua DPP PDIP, Ganjar Pranowo.

Survei IPI: Ganjar Masuk Tiga Besar Kandidat Capres 2029, Ada Nama Baru Masuk Radar

Terdakwa Andhi Nur Huda duduk di kursi pesakitan saat sidang putusan kasus korupsi BUMD Cilacap, di Tipikor Semarang, Rabu (11/2/2026). (bae)

Ringan Banget Banyak Diskon! Dituntut 18 Tahun, Koruptor Cilacap hanya Dihukum 2 Tahun

Sejumlah bambu ditanam warga untuk menyangga jembatan akses keluar-masuk dari dan ke Deliksari, Rabu (11/02/2026).

Longsor Ancam Akses Warga Gunungpati, Jembatan Deliksari Nyaris Ambruk

Nurul, pria asal pesisir selatan Blitar, mencium sarang tawon vespa peliharaannya.

Kisah Nurul, Pawang Tawon Vespa dari Blitar: Dengungnya seperti Lagu Nostalgia

Langkah Keliru Indonesia Memasuki Perang Orang Lain

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

ilustrasi organ ginjal
Unik

Waspadai Sejak Awal, Begini Cara Mengobati Penyakit Ginjal Stadium Awal Sebelum Terlambat

Agustus 5, 2025
Unik

Target Perbaikan RTLH di Jateng Bertambah, Baznas Bantu Renovasi 750 Rumah

Juni 26, 2025
Gubernur Sumatra Utara (Sumut), Bobby Nasution.
Unik

Setelah OTT KPK di Sumut, Bobby Minta Kantor Pemerintah-Swasta Putar Lagu Indonesia Raya : Nasionalisme

Juli 2, 2025
Eks-Mendikbudristek Nadiem Makarim dan kuasa hukumnya, Hotman Paris Hutapea.
Unik

Hotman Paris Tak Tahu Nadiem Makarim Dicekal ke Luar Negeri oleh Kejagung, Kok Bisa?

Juni 30, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Rekaman CCTV Ungkap Aktivitas Terakhir Diplomat Kemlu Sebelum Ditemukan Tewas di Kos Menteng
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?