Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Puasa Syawal Nggak Harus Ngebut, Santai Aja Bisa Kok
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Puasa Syawal Nggak Harus Ngebut, Santai Aja Bisa Kok

Ibadah puasa Syawal sendiri sering disebut sebagai “bonus” setelah Ramadan. Soalnya, pahalanya disebut setara puasa setahun penuh. Ini yang bikin banyak orang pengen nggak ketinggalan.

Nugroho P.
Last updated: Maret 25, 2026 8:33 pm
By Nugroho P.
2 Min Read
Share
Ilustrasi berdoa menjelang berbuka puasa Ramadan.
Ilustrasi berdoa menjelang berbuka puasa Ramadan.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Setelah euforia Idulfitri, banyak yang mulai kepikiran lanjut puasa Syawal tapi masih bingung harus langsung gas enam hari berturut-turut atau bisa dicicil santai. Jawabannya cukup melegakan, karena menurut penjelasan dari Muhammadiyah, puasa Syawal itu fleksibel, boleh berurutan boleh juga terpisah tanpa ngurangin pahala. Yang penting tetap dijalankan di bulan Syawal, jadi nggak perlu overthinking soal teknis, fokus aja ke niat dan konsistensi ibadah.

Ibadah puasa Syawal sendiri sering disebut sebagai “bonus” setelah Ramadan. Soalnya, pahalanya disebut setara puasa setahun penuh. Ini yang bikin banyak orang pengen nggak ketinggalan.

Secara hitungan, puasa Ramadan dihitung seperti sepuluh bulan. Lalu ditambah enam hari di bulan Syawal yang nilainya setara dua bulan. Kalau dijumlah, genap jadi satu tahun penuh.

Meski begitu, masih banyak yang ragu mulai karena takut nggak kuat kalau harus langsung enam hari. Padahal, nggak ada aturan yang mewajibkan harus langsung tuntas tanpa jeda. Ini yang sering disalahpahami.

Fleksibilitas ini justru jadi bukti kalau ibadah dalam Islam nggak memberatkan. Setiap orang bisa menyesuaikan dengan kondisi masing-masing. Mau langsung selesai atau dicicil, dua-duanya sah.

Waktu pelaksanaannya juga cukup panjang, mulai dari tanggal 2 Syawal sampai akhir bulan. Jadi ruangnya luas banget buat atur jadwal. Nggak harus buru-buru di awal.

Buat yang kerja atau punya aktivitas padat, puasa bisa diselipin di hari yang lebih ringan. Misalnya di awal minggu atau saat agenda nggak terlalu numpuk. Jadi tetap bisa jalan tanpa ganggu rutinitas.

Supaya konsisten, banyak yang milih ngajak teman atau keluarga biar lebih semangat. Selain itu, bikin target harian juga cukup membantu. Jadi ada dorongan buat terus lanjut sampai selesai.

Hal kecil kayak jaga pola makan sahur dan buka juga penting. Kalau tubuh tetap fit, puasa jadi terasa lebih ringan. Ini sering dianggap sepele padahal efeknya besar.

Intinya, puasa Syawal itu nggak ribet seperti yang dibayangkan. Mau dikerjain pelan-pelan atau langsung selesai, semuanya tetap bernilai besar. Yang penting jangan sampai kelewatan momen bagus ini cuma karena kebanyakan mikir. (*)

You Might Also Like

Sekali Jalan Rp200 Ribu, Risiko Seumur Hidup Bui

17 Band Tampil di Final Lomba Band Christopherus Music School

Ratusan Dapur MBG Mendadak Berhenti, Bukan Soal Masak Saja

Pimpin HNSI Jateng, Bambang Wuragil Angkat Isu Kesejahteraan Nelayan

Kasus Ponpes Pati: Baru 1 Korban Lapor, Lainnya Masih Diam atau Dipaksa Diam?

TAGGED:puasapuasa syawalsunnah
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article PPPK Deg-degan Ada Ancaman PHK Massal, DPR Minta Aturan Ditunda Dulu
Next Article MBG Mau Dipangkas Satu Hari, Hematnya Bisa Tembus Puluhan Triliun

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Pemkot Gaspol Bangun Ketahanan Pangan

Jateng Bidik Lebih Banyak Wisatawan Datang dan Belanja

Semarang Sambut Suro dengan Wayang dan Doa

Gandeng P4S Joyo Tentrem, UNS Sulap Sampah Plastik Jadi Bahan Bakar

KPK Sebut Banyak Celah Korupsi di BPJS

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi jenazah korban.
Hukum

Miris! Sekolah Bilang ‘Masuk Angin’, Ternyata Siswa SD Wonogiri Diduga Tewas Dihajar di Kelas

Februari 19, 2026
Anggota Fraksi PDIP DPRD Provinsi Gorontalo Wahyudin Moridu saat klarifikasi terkait aksi viralnya di sosial media didampingi istri. Atas aksinya yang tidak menghargai rakyat dan negara, Wahyudin kini dipecat PDI-P dan disiapkan PAW. Foto; istimewa.
Politik

Viral Ucapan “Rampok Negara”, Ternyata Begini Profil Wahyudin Moridu Legislator Muda Gorontalo

September 20, 2025
PENGGELEDAHAN - Ilustrasi tim penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan penggeledahan terkait kasus dugaan korupsi. (ist)
Hukum

Kejagung Geledah Kantor BGN setelah Dadan Dipecat, Terjunkan Tim Penyidik Pidana Khusus

Juni 3, 2026
Seorang peserta aksi pengumpulan donasi untuk aksi tolak kenaikan PBB di Kabupaten Pati bersitegang dengan pejabat Pemkab Pati saat barang-barang donasi yang dikumpulkan, akan diangkut Satpol PP, Selasa (5/8/2025). Foto: dok
DaerahPolitik

Gara-gara PBB Naik 250%, Pati Kembali Membara

Agustus 5, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Puasa Syawal Nggak Harus Ngebut, Santai Aja Bisa Kok
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?