BACAAJA, SEMARANG- PSIS Semarang resmi melanjutkan kerja sama dengan Cordova Edupartment sebagai sponsor di lanjutan kompetisi Pegadaian Championship 2025/2026. Kolaborasi ini jadi bagian dari strategi PSIS buat ngerakit ulang kekuatan tim demi satu tujuan besar: balik ke jalur kejayaan.
Kesepakatan ini diteken dalam penandatanganan kerja sama manajemen PSIS dan Cordova Edupartment, Rabu (7/1/2026) malam. COO PSIS Semarang, Fariz Julinar bilang, kalau kerja sama ini bukan cerita baru. Justru ini lanjutan dari kolaborasi sebelumnya yang dinilai berjalan positif.
“Sebenarnya ini lanjutan. Awalnya kontrak setahun, sekarang diperpanjang sampai 2027. Dengan manajemen PSIS yang baru, Cordova makin yakin buat lanjut,” kata Fariz.
Baca juga: Darurat Degradasi, PSIS Borong 12 Pemain
Menurutnya, kolaborasi ini bikin PSIS lebih pede menatap persaingan di Liga 2. Apalagi, Cordova punya fasilitas yang dinilai mumpuni, khususnya buat menunjang kebutuhan pemain asing.
“Cordova luar biasa dukungannya, terutama buat pemain asing. Lokasinya juga dekat Stadion Jatidiri, jadi makin ideal,” ujar suami dari CEO PSIS, Datu Nova Fatmawati ini.
Fariz juga berharap pemain asing yang sudah direkrut bisa segera turun lapangan, termasuk saat menghadapi PSS Sleman dalam waktu dekat. Saat ini, PSIS sudah mengantongi 25 pemain dari total kuota 35 pemain regulasi, gabungan pemain lokal dan asing.
Peran Nyata
Sementara itu, CEO Cordova Edupartment Widarto Surya menegaskan, kerja sama ini bukan sekadar pasang logo. Cordova ingin ambil peran nyata dalam membangun performa tim.
“Sebagai warga Kota Semarang, sudah pasti Cordova ingin ikut berkontribusi supaya PSIS lebih baik di Liga 2,” katanya. Menurut Widarto, fasilitas yang dimiliki Cordova, mulai dari penunjang kebugaran hingga kolam renang diharapkan bisa membantu PSIS tampil lebih siap dan konsisten sepanjang musim.
“Kolaborasi ini bentuk komitmen bersama buat mengembangkan tim secara menyeluruh, sejalan dengan target PSIS untuk kembali berprestasi,” ungkapnya.
Baca juga: PSIS Datangkan Mario Londok
Dengan manajemen baru, skuad baru, dan partner lama yang makin solid, PSIS pelan-pelan menyusun ulang fondasi. Bukan cuma pengin ikut liga, tapi pengin naik level.
Singkatnya, PSIS sekarang nggak cuma ngurus skor di papan klasemen, tapi juga kenyamanan pemain di luar lapangan. Karena ternyata, buat menang itu nggak cukup cuma kuat di 90 menit, tapi juga harus betah di mess dan tempat kebugaran. (tebe)


