Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Prabowo: Rp52 Triliun Berhasil Diselamatkan Negara
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Prabowo: Rp52 Triliun Berhasil Diselamatkan Negara

Nugroho P.
Last updated: Oktober 6, 2026 8:06 pm
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
Presiden Prabowo Subianto. (ist)
Presiden Prabowo Subianto. (ist)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA — Penertiban kawasan hutan ternyata ikut membuka aliran uang negara yang sebelumnya berpotensi hilang. Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan, total uang tunai yang berhasil diserahkan kepada negara dari kerja Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) sudah menembus sekitar Rp52 triliun.

Angka tersebut dikumpulkan dalam delapan tahap penyerahan selama dua tahun pemerintahan Prabowo. Pada penyerahan terbaru, nilai uang yang dikembalikan ke negara mencapai Rp13,24 triliun.

Prabowo menyebut nominal Rp52 triliun itu setara sekitar 3 miliar dollar AS. Menurut dia, uang tersebut bisa saja lenyap jika penegakan hukum dan penertiban kawasan hutan tidak dilakukan secara serius.

“Kalau kalian tidak selamatkan, ini hangus. Ini kekayaannya hilang,” kata Prabowo saat menghadiri penyerahan uang negara hasil kerja Satgas PKH di Gedung Jampidsus Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Selasa (6/10/2026).

Presiden pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam Satgas PKH. Satgas tersebut melibatkan 12 kementerian dan lembaga untuk menertibkan pemanfaatan kawasan hutan yang bermasalah.

Prabowo mengakui tugas tersebut bukan pekerjaan ringan. Selama menjalankan penertiban, anggota Satgas PKH disebut menghadapi berbagai tantangan, termasuk tekanan dari pihak yang selama ini menikmati keuntungan secara ilegal.

Ia bahkan mengungkap adanya ancaman yang diterima anggota Satgas. Tekanan tersebut tidak hanya ditujukan kepada petugas, tetapi juga disebut menyasar keluarga mereka.

“Kita tahu, mereka kuat,” ujar Prabowo.

Prabowo mengatakan dirinya mengetahui adanya anggota Satgas yang mendapat intimidasi. Bahkan, keluarga mereka disebut ikut menjadi sasaran ancaman dari pihak-pihak yang merasa kepentingannya terganggu.

“Saya punya mata dan telinga di mana-mana, saya tahu bahwa ada saudara-saudara yang diancam, yang digertak. Tidak hanya saudara, keluarga saudara juga diancam,” katanya.

Menurut Prabowo, ancaman terhadap orang yang berusaha menegakkan aturan bukan sesuatu yang baru. Dalam perjalanan sejarah, kata dia, selalu ada benturan antara pihak yang memilih jalan benar dengan mereka yang mempertahankan kepentingan dan keuntungan pribadi.

Karena itu, Prabowo meminta para petugas tidak mudah mundur ketika menghadapi tekanan. Ia menilai keberanian untuk tetap berada di jalur penegakan hukum menjadi bagian penting dalam menyelamatkan kekayaan negara.

“Pilihannya adalah pada diri kita, apakah kita berani memilih jalan kebenaran, atau kita menyerah kepada kekuatan yang serakah,” ujar Prabowo.

Ia menilai Indonesia memiliki kekayaan alam yang sangat besar. Namun, kekayaan tersebut tidak akan memberi manfaat maksimal bagi masyarakat jika terus dikuasai atau dimanfaatkan secara ilegal.

Dalam penyerahan terbaru pada Selasa (6/10/2026), Kejaksaan Agung menyerahkan uang hasil kerja Satgas PKH kepada negara melalui Kementerian Keuangan. Total dana yang diserahkan mencapai Rp13,24 triliun.

Dari jumlah tersebut, sekitar Rp3,4 triliun berasal dari penagihan denda administratif di bidang kehutanan. Kemudian Rp1,53 triliun berasal dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Kejaksaan Agung dari perkara tindak pidana khusus.

Sementara itu, sekitar Rp8,2 triliun lainnya merupakan penerimaan pajak dari wajib pajak yang menjadi tindak lanjut kerja Satgas PKH. Seluruh penerimaan tersebut menjadi bagian dari upaya mengembalikan potensi kekayaan negara.

Selain uang, penertiban kawasan hutan juga menghasilkan capaian berupa penguasaan kembali kawasan yang bermasalah. Pada tahap VIII, Satgas PKH menertibkan kawasan hutan dengan total luas mencapai 259.230,73 hektare.

Dari jumlah tersebut, sekitar 140.762,04 hektare berada di sektor perkebunan. Kemudian 118.256,74 hektare merupakan kawasan hutan konservasi dan hutan lindung, sedangkan 212,95 hektare lainnya terkait sektor pertambangan.

Penertiban tersebut menjadi bagian dari langkah pemerintah untuk memastikan kawasan hutan tidak dimanfaatkan secara sembarangan. Di sisi lain, pengembalian uang dan aset juga diarahkan agar kekayaan yang semestinya menjadi hak negara tidak terus menguap.

Dengan total penyerahan uang yang sudah mencapai Rp52 triliun, Prabowo menegaskan kerja penertiban kawasan hutan akan terus dilanjutkan. Ia ingin kekayaan alam Indonesia tidak hanya besar di atas kertas, tetapi benar-benar bisa kembali memberi manfaat bagi negara dan masyarakat. (*)

You Might Also Like

Zhang Yiming Bos Tik Tok Terkaya Se Asia, Harta Tembus Rp1.857 Triliun

Emosi di Jalan Pahlawan Berujung Jeruji

Anak Semarang Udah Nggak Takut Sekolah!

KPK Bidik Dugaan Markup Sepatu Sekolah Rakyat: Kita sedang Pelajari

Semarang Ngebut Mau Bebas TBC 2028, Layanan Kesehatan Canggih Udah Nongol di Puskesmas

TAGGED:Prabowoselamatkan uang negarauang negara
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Arsip Pemerintah Jangan Cuma Disimpan, Itu Rekam Jejak yang Harus Dijaga
Next Article Stella Christie Ingatkan AI Bukan Pengganti Guru

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

SERU - Ilustrasi nonton bareng (nobar) partai final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Indonesia melawan Thailand di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, Senin (5/10/2026) malam

Gila! Parkir Motor Nobar di Gubernuran Digetok Rp10.000, Pemprov Jateng Angkat Bicara

MBG Prasmanan Diuji, Siswa Bisa Nambah Sesuai Selera

DIGIRING PETUGAS: Seorang dosen, Mei Sulistyoningsih (kerudung putih), digirimg petugas dari ruang tahanan PN Semarang ke mobil tahanan, Selasa (6/10/2026). (bae)

Dosen Semarang Diadili dalam Kasus Penipuan Lomba Tari Piala Gubernur

BIDIK KASUS - Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

KPK Bidik Dugaan Pungli di Lapas Cibinong

BIDIK KASUS - Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

KPK Bongkar Joki Skripsi di Banyak Kampus

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

BACAAJA.CO GOES TO SCHOOL - Bacaaja.co berkolaborasi dengan SCU Semarang dan SMKN 5 Semarang menggelar "Bacaaja.co Goes to School: Cegah IRET Kalangan Gen-Z di Ruang Digital", yang digelar di kampus SCU, Kamis (18/6/2026). (dul)
Info

Bacaaja.co Goes to School, Ajak Pelajar Semarang  Melek Bahaya IRET di Dunia Digital

Juni 18, 2026
Ekonomi

Dapur MBG di Semarang Upgrade Skill, Belajar Ngolah Makanan Halal dan Aman dari Ahlinya!

Oktober 11, 2025
PASAR MODAL - Ilustrasi pasar saham atau Bursa Efek Indonesia (BEI).
Ekonomi

Investor Muda Andy Hakim Usul MBG IPO di BEI, Biar Ritel Unyu Bisa Ikut Punya Sahamnya

Juni 9, 2026
Ekonomi

Warung Madura Nggak Kenal “Surut”

Oktober 29, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Prabowo: Rp52 Triliun Berhasil Diselamatkan Negara
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?