Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Pijar Semar: Jaring Aman Buat Pekerja yang Sering Dilupain
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Pijar Semar: Jaring Aman Buat Pekerja yang Sering Dilupain

Kalau kerja keras udah tiap hari, tapi masih was-was kalau kenapa-napa, tenang Pemkot Semarang nggak tutup mata. Lewat program Pijar Semar, ribuan pekerja rentan mulai dapet perlindungan biar hidupnya nggak cuma “kerja-kerja-kerja”, tapi juga aman dan sejahtera.

T. Budianto
Last updated: November 8, 2025 12:08 am
By T. Budianto
2 Min Read
Share
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Saat ini Pemerintah Kota Semarang lagi serius banget soal kesejahteraan pekerja, terutama mereka yang selama ini sering “nggak kelihatan” di data resmi, kayak sopir, juru parkir, nelayan, sampai tukang tambal ban.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng bilang, kalau kesejahteraan pekerja itu bukan cuma soal gaji, tapi juga soal rasa aman. “Kami hadir bukan hanya untuk sektor formal, tapi juga buat pekerja informal yang belum punya jaring pengaman sosial,” katanya, Kamis (6/11).

Bukti nyatanya? Program Pijar Semar (Perlindungan Sosial Pekerja Rentan Kota Semarang) resmi berjalan berdasarkan Perwal Nomor 26 Tahun 2025. Melalui program ini, para pekerja yang belum mampu bayar BPJS Ketenagakerjaan tetap dapat perlindungan lewat dua jaminan, Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

Sampai saat ini, 7.217 pekerja rentan sudah terdaftar di Pijar Semar. Dari jumlah itu, 6.717 peserta ditanggung lewat APBD Kota Semarang, sementara 500 peserta dibiayai dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

Tapi nggak berhenti di situ. Pemkot juga punya program pendukung biar tenaga kerja makin kompeten dan nggak gampang kalah sama zaman diantaranya pelatihan dan peningkatan skill lewat Balai Latihan Kerja (BLK) dan job fair rutin buat mempertemukan pencari kerja dan perusahaan.

Layanan Mediasi

Selain itu, Pemkot juga ngebuka layanan mediasi hubungan industrial, biar masalah pekerja dan perusahaan bisa kelar tanpa drama. Agustina juga ngingetin pentingnya masyarakat buat aktif ikut program pemerintah.

“Informasi yang benar itu penting. Kami pengen pekerja, terutama yang rentan, tahu haknya dan bisa memanfaatkan fasilitas yang ada,” ucap Wali Kota.

Tahun depan, targetnya makin besar. Pemkot Semarang mau nambah 7.500 peserta lewat APBD dan 1.000 lagi lewat DBHCHT. “Ini bukan sekadar angka, tapi soal komitmen kami biar semua pekerja, baik formal maupun informal bisa hidup lebih sejahtera,” tutup Agustina.

Lucunya, kadang yang kerja paling keras justru yang perlindungannya paling tipis. Untungnya, sekarang di Semarang ada “Pijar” yang beneran nyala buat mereka. (tebe)

You Might Also Like

Maxride Kenalkan Transportasi Aman & Ramah Anak ke Kepala SD

Sat-set, Setahun Polres Banjarnegara Bongkar Ratusan Kasus Kriminal

Hotman Bongkar Fakta Mengejutkan: Bos Sritex Disikat setelah Tolak Gabung BUMN Danareksa

Inflasi Jateng: Dari Cabai Pedas sampai Emas, Tantangan dan Harapan di Tangan Luthfi–Yasin

Proyek Chromebook Kemendikbudristek: Ketika Laptop Bukan Sekadar Teknologi, Tapi Lapak Korupsi Rp1,98 Triliun

TAGGED:pemkot semarangpijar semarwali kota semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Layanan Cepat Tanpa Drama, Dua Menteri Puji MPP Semarang
Next Article UMK Semarang Nggak Bisa Seenaknya, Semua Harus Ikut Aturan Pusat

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PEMER MEDALI--Nava (dua dari kiri) dan koleganya pamer medali usia mengikuti Soekarno Run SOC 2026. (bae)

Kesaksian Wabup Purworejo hingga Pelari Pemula: Soekarno Run 2026 Bikin Ketagihan

OMZET MENINGKAT--Kedai Bunzen Coffee di kawasan Alun-Alun Utara Keraton Surakarta dipenuhi konsumen yang habis ikut Soekarno Run SOC 2026. (bae)

Berkah Soekarno Run 2026: UMKM Solo Ketiban Rezeki, Dagangan Laris Sejak Subuh

PAPARAN - Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar, Andhika Satya Wasistho menyampaikan pemaparan terkait tanggung jawab industri saat Kunjungan Kerja Panitia Khusus DPR RI dalam rangka pembahasan Rancangan Undang-Undang tentang Desain Industri ke Provinsi Jawa Tengah.

Usul Progresif Legislator Muda Andhika Satya: Industri Abaikan Warga dan UMKM Kena Sanksi

KOSTUM UNIK--Pelari bersayap mengikuti Soekarno Run SOC 2026 di Surakarta, Minggu (28/6/2026). (bae)

Peri Bersayap hingga Trio Manekin Ikut Ramaikan Soekarno Run 2026

Kota Semarang Siap Sambut 8.000 Kafilah

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Badan Berotot Tanpa Nyiksa, Ini Cara Benernya Biar Jadi

Mei 6, 2026
Hukum

Korupsi BUMD Cilacap: Main Paling Dalam, Hukuman Paling Lama

Januari 6, 2026
Info

WFH Nggak Bisa Buat Semua, Ini Daftar Sektornya

April 14, 2026
ILUSTRASI KERACUNAN MBG: Anggota TNI dan Polri mengevakuasi salah satu siswa yang diduga keracunan MBG di SMA 2 Kudus, Kamis, (29/1/2026). (Foto: Ist)
Daerah

MBG Berujung Mulas: 70 Siswa SMA 2 Kudus Diduga Keracunan

Januari 29, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Pijar Semar: Jaring Aman Buat Pekerja yang Sering Dilupain
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?