BACAAJA, SEMARANG- Suasana dini hari di Kampung Tambakrejo mendadak mencekam setelah ledakan keras terdengar dari sebuah rumah warga, Jumat (20/3/2026) sekitar pukul 01.00 WIB.
Ketua RW setempat, Ahmad Rifai, mengungkapkan ledakan berasal dari rumah milik warga berinisial R. Warga yang panik langsung mengecek sumber suara, namun kondisi rumah sudah dalam keadaan hancur. “Begitu dicek, bagian dalam rumah sudah porak-poranda,” ujarnya.
Baca juga: Polisi Musnahkan 67 Kilo Bahan Petasan
Dari peristiwa tersebut, satu korban jiwa dilaporkan meninggal dunia. Korban berinisial GSP (9) ditemukan di bawah meja makan dalam kondisi sudah tidak bernyawa.
Warga sempat mencari seluruh penghuni rumah yang berjumlah lima orang setelah ledakan terjadi. Dugaan sementara, ledakan dipicu oleh bahan petasan yang disimpan di dalam rumah, bahkan disebut berada di bawah alat penanak nasi.
Beli Online
Informasi yang beredar, bahan petasan tersebut dibeli secara daring dan rencananya akan digunakan untuk memeriahkan malam takbiran. Pasca kejadian, aparat kepolisian langsung turun ke lokasi dan memasang garis polisi.
Sejumlah personel dari Brimob juga disiagakan untuk mengamankan area serta melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Baca juga: Dor! Eksperimen Brutal Tiga Remaja Grobogan: Coba Bikin Bubuk Petasan, 3 Rumah Meledak
Petasan memang identik sama suara meriah, tapi kalau disimpan sembarangan, yang meledak bukan cuma kembang api, tapi juga penyesalan. Lebaran harusnya jadi momen bahagia, bukan headline duka. (tebe)


