BACAAJA, SEMARANG – Indonesia lagi-lagi bikin panggung internasional makin rame! Kali ini, Indonesia tampil all-out di IWA Charity Bazaar yang digelar International Women’s Association (IWA) Rumania di Bucharest, Minggu (7/12).
Menurut Duta Besar RI untuk Rumania dan Moldova, Meidyatama Suryodiningrat, kehadiran Indonesia nggak cuma soal ikut meramaikan acara amal, tapi juga jadi momen buat ngangkat branding Indonesia di mata dunia.
“Partisipasi ini jadi kesempatan buat ngenalin budaya, seni, sampai produk khas Indonesia ke masyarakat internasional,” ujar Dubes Meidyatama.
Bacaaja: Siap-Siap, Kemenhub Bilang 24 Desember Bakal Jadi Hari Paling Ramai Se-Indonesia
Bacaaja: Puan-Anindya Ngobrol Serius Tapi Santai: Yuk, Bisnis Jalan, Program Negara Aman
Dan benar aja—stan Indonesia literally jadi magnet pengunjung.
Dipenuhi kerajinan keren seperti ukiran kayu, topeng, angklung, aksesoris, sampai fashion batik yang selalu berhasil bikin orang terpikat.
Belum lagi jajanan khas yang auto bikin ngiler: cireng, gemblong, tahu isi, bakwan, serta menu makan siang favorit semua orang: bakso dan siomay.

Nggak heran, menurut Ruth Raynata dari DWP KBRI Bucharest, stan Indonesia nggak pernah sepi dan semua makanan ludes diborong.
Suasana makin pecah saat Jihan Hasna Jauza Apandi, mahasiswi Indonesia di Politehnica Bucharest, tampil membawakan Tari Bajidor Kahot.
Dengan gerakan yang lincah, enerjik, dan penuh ekspresi, pengunjung langsung terpukau dan pada ngeluarin HP buat ngabadikan momen.

Belum selesai sampai situ. Parade negara peserta juga jadi highlight yang makin bikin bangga.
Bendera Merah Putih ukuran jumbo berkibar megah di tangan dua mahasiswa University of Bucharest:
Aisya Salwa Suprapta (Administrasi Bisnis)
Laksmana Adib Suryodiningrat (Hubungan Internasional)
Keduanya tampil kece dalam pakaian adat Dayak, langsung mencuri perhatian di tengah deretan bendera negara lain. Pemandangan yang bikin merinding bangga!
Tahun ini, IWA Charity Bazaar diikuti lebih dari 60 misi diplomatik dan komunitas internasional. Acara ini bukan cuma pameran biasa, tapi ajang buat ngerayakan keberagaman, toleransi, dan semangat berbagi.
Pengunjung bisa eksplor budaya autentik, musik, tarian, kuliner, sampai kerajinan tangan dari berbagai penjuru dunia — termasuk Indonesia yang jelas-jelas jadi salah satu favorit. (*)


