Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Peringati Hari Santri Nasional 2026, Wagub Jateng Gus Yasin Gas Gerakan Bersih Pesantren
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Peringati Hari Santri Nasional 2026, Wagub Jateng Gus Yasin Gas Gerakan Bersih Pesantren

R. Izra
Last updated: Oktober 21, 2026 11:57 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
Wakil Gubernur Jawa Tengah (Wagub Jateng), Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), saat memberi keterangan kepada awak media, Jumat (16/1/2026). (ist)
Wakil Gubernur Jawa Tengah (Wagub Jateng), Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), saat memberi keterangan kepada awak media, Jumat (16/1/2026). (ist)
SHARE

BACAAJA, PEMALANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) gas gerakan bersih-bersih pesantren jelang peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026. Sasarannya, kebersihan di lingkungan pondok pesantren.

Kegiatan bersih-bersih atau roan dilaksanakan di 117 pondok pesantren (Ponpes) di Jawa Tengah (Jateng). Kegiatan tingkat provinsi dipusatkan di Pondok Pesantren Roudhotul Mubtadiin, Desa Pesantren, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang, Selasa (20/10/2026).

Gus Yasin yang memimpin Jawa Tengah bersama gubernur Ahmad Luthfi, mengatakan, gerakan ini menjadi upaya menanamkan kepedulian terhadap kebersihan sekaligus mendorong pesantren mengelola sampah secara lebih baik. Menurutnya, kebersihan tidak cukup hanya diajarkan, tetapi harus diwujudkan melalui kebiasaan sehari-hari.

Bacaaja: Gus Yasin: Akhlak Tak Bisa Digantikan oleh AI
Bacaaja: Hari Santri 2026, Taj Yasin Ajak ASN Mendalami Adab dan Akhlak

Oleh karenanya, tokoh yang akrab disapa Gus Yasin ini mengajak masyarakat membiasakan diri membawa dan mengumpulkan sampah masing-masing ketika mengikuti kegiatan, termasuk pengajian. Sampah tersebut kemudian dibuang pada tempatnya dan dipilah agar dapat dimanfaatkan kembali.

Menurut Taj Yasin, sampah plastik dapat didaur ulang atau diolah menjadi berbagai kreasi. Sementara itu, sampah organik dapat dimanfaatkan untuk budidaya maggot yang bisa digunakan sebagai pakan ternak.

“Yang non-daur ulang bisa dikembangkan menjadi maggot, menjadi pakan ternak. Ini semuanya harus kita olah. Dimulai dari kapan? Dari hari ini. Dimulai dari mana? Dari pesantren ini,” ujarnya.

Ia berharap pesantren dapat menjadi salah satu pelopor budaya bersih di tengah masyarakat. Dengan pembiasaan sejak lingkungan pendidikan, kepedulian terhadap kebersihan diharapkan tidak hanya tumbuh di kalangan santri, tetapi juga terbawa ketika mereka beraktivitas di luar pesantren.

Kepala Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Jawa Tengah, Saiful Mujab, mengatakan, gerakan Roan dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah. Pelaksanaan tingkat provinsi dipusatkan di Pemalang, sedangkan di daerah, Kemenag bekerja sama dengan pemerintah kabupaten/kota untuk menentukan pesantren yang menjadi lokasi kegiatan.

Selain kegiatan bersih-bersih, agenda di Ponpes Roudhotul Mubtadiin juga diisi dengan penyaluran bantuan kepada pesantren dan masyarakat serta pelayanan kesehatan, termasuk Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan Spesialis Keliling (Speling).

Bagi para santri, kegiatan tersebut juga menjadi pengalaman tersendiri. Salah satunya Muhammad Anugerah Vito, yang menerima peci langsung dari Taj Yasin. Ia mengaku senang bisa mengikuti kegiatan Roan bersama Wakil Gubernur Jawa Tengah tersebut.

Menjelang Hari Santri 2026, ia berharap momentum tersebut dapat menjadi kesempatan bagi para santri untuk memperbaiki diri dan menjadi pribadi yang lebih baik.

“Semoga bisa merubah diri kita yang menjadi lebih baik lagi ke depannya,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub Taj Yasin juga menyerahkan bantuan rehabilitasi Ponpes Raudhatul Mubtadi’in Pemalang sebesar Rp20 juta dan paket sembako dari Baznas Jateng. (*)

You Might Also Like

Salat Idulfitri Bersama Anak, Luthfi: Lebaran Itu Soal Hati, Bukan Sekadar Hari Raya

Rayakan Hari Bhakti Pemasyarakatan, Petugas Lapas Summit Attack ke Sindoro

Ada 37 Gempa Susulan Guncang NTT, BNPB: Dua Korban Jiwa di Sikka

Warga Binaan Lapas Purwodadi Turun ke Lahan Bareng Kementan

Prabowo Mau Bahasa Prancis Masuk Kelas Sekolah Indonesia

TAGGED:bersih-bersih pesantrengus yasinhsnwagub jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article GUNUNG KEBAKARAN: Asap kebakaran mengepul di dekat area puncak Gunung Sumbing, Selasa (20/10/2026) siang. (ist) Alasan Pemkab Wonosobo Tetapkan Status Tanggap Darurat Karhutla di Gunung Sumbing

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Wakil Gubernur Jawa Tengah (Wagub Jateng), Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), saat memberi keterangan kepada awak media, Jumat (16/1/2026). (ist)

Peringati Hari Santri Nasional 2026, Wagub Jateng Gus Yasin Gas Gerakan Bersih Pesantren

GUNUNG KEBAKARAN: Asap kebakaran mengepul di dekat area puncak Gunung Sumbing, Selasa (20/10/2026) siang. (ist)

Alasan Pemkab Wonosobo Tetapkan Status Tanggap Darurat Karhutla di Gunung Sumbing

Bupati Ngawi Lantik Ratusan PNS, Minta ASN Melek AI dan Tak Terjebak Rutinitas

Politikus Gerindra, Danang Wicaksana Sulistya (DWS).

DWS Minta Pemerintah Sederhanakan Persyaratan Program Bedah Rumah

Ilustrasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Ini Kebakaran atau Pembakaran Ya?” Ganjar Usul 5 Langkah Tangani Bencana Karhutla di Indonesia

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Nasional

Jelang Demo Besar, Ahok Bicara Soal Keadilan

Agustus 27, 2026
Info

Bayi Pura-pura Nangis? Ternyata Itu Masih Normal

Juli 16, 2026
Olahraga

Pembinaan Atlet Terancam Akibat Permenpora No.14/2024

Juni 28, 2025
Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Sulistyowati Irianto.
Hukum

Ini Negara Hukum Atau Negara Kuasa? Guru Besar UI Kritik Pedas KUHAP Baru

Januari 3, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Peringati Hari Santri Nasional 2026, Wagub Jateng Gus Yasin Gas Gerakan Bersih Pesantren
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?