Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Ngasuh Anak Zaman Now Ala Bunda PAUD Jateng
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Ngasuh Anak Zaman Now Ala Bunda PAUD Jateng

Di era anak bisa swipe layar sebelum lancar baca, peran orang tua jelas nggak bisa santai. Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Jateng, Nawal Arafah Yasin, punya pesan simpel tapi ngena: mendidik anak di era digital itu bukan cuma soal gadget, tapi juga soal empati, komunikasi, dan pondasi rohani.

T. Budianto
Last updated: Februari 1, 2026 1:37 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
FORUM WALI MURID: Bunda PAUD Jateng, Nawal Arafah Yasin saat menghadiri talkshow Forum Komunikasi Wali Murid SD Terpadu An Nismah, Margoyoso, Pati, Sabtu (31/1/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, PATI- Bunda PAUD Jateng, Nawal Arafah Yasin menekankan pentingnya pola asuh yang adaptif di tengah derasnya arus teknologi. Menurutnya, dunia digital nggak bisa dijauhi anak, tapi harus diajari cara menyikapinya dengan cerdas.

Pesan itu disampaikan Nawal saat menjadi pembicara dalam talkshow Forum Komunikasi Wali Murid SD Terpadu An Nismah, Margoyoso, Pati, Sabtu (31/1/2026). Ia menegaskan, teknologi bisa jadi alat belajar yang positif jika dikelola dengan tepat.

Baca juga: Bunda PAUD Jateng Gandeng Psikologi Undip Masuk Posyandu

“Kita ajarkan anak supaya cerdas pakai dunia digital. Bisa berpikir kritis, memilah mana informasi yang benar dan mana hoaks. Kalau nggak penting, ya di-skip saja,” ujar Nawal di hadapan wali murid.

Namun, literasi digital saja belum cukup. Nawal menekankan pendidikan anak juga harus ditopang nilai ketakwaan dan kehati-hatian, seperti yang menjadi perhatian Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin. Nilai tersebut diwujudkan lewat komunikasi efektif, disiplin positif, dan pembelajaran reflektif.

Posisi Anak

Menurutnya, komunikasi positif harus dimulai dari empati. Orang tua perlu belajar menempatkan diri di posisi anak, bukan langsung menghakimi. Dengan begitu, anak merasa didengar, bukan ditekan.

Sementara itu, disiplin positif bertujuan menumbuhkan motivasi dari dalam diri anak, bukan karena takut dimarahi. Anak diajak sadar atas tindakannya, sehingga tumbuh lebih mandiri dan berdaya. Adapun pembelajaran reflektif dilakukan dengan mengajak anak berdiskusi dan mencari solusi bersama saat melakukan kesalahan.

Baca juga: PAUD Jateng Lagi Naik Daun, Anak-anak Makin Rajin Masuk Sekolah

“Supaya anak bisa berefleksi dan belajar dari setiap masalah yang dihadapi,” jelasnya. Dalam kesempatan tersebut, Nawal juga membagikan tips mengembangkan bakat anak sejak dini. Salah satunya dengan mengamati hobi dan ketertarikan anak, lalu mengarahkannya sesuai minat, bukan ambisi orang tua.

Ia pun mengingatkan agar orang tua menurunkan ego dan ekspektasi berlebihan. Fokus utama tetap pada kebutuhan dan kebahagiaan anak.

Direktur LPT Sekolah An Nismah, Tutik Nurul Jannah, menilai materi yang disampaikan Nawal sangat relevan bagi pendidik dan wali murid. Menurutnya, pesan tersebut memperkuat pentingnya pendidikan yang ramah dan suportif.

“Kehadiran beliau bukan hanya memotivasi, tapi juga mengingatkan kami untuk lebih manusiawi dalam menyelenggarakan pendidikan. Itu luar biasa,” ujarnya.

Di zaman anak jago pegang gadget sejak balita, tugas orang tua bukan cuma ngatur screen time, tapi juga ngajarin cara jadi manusia. Karena pintar teknologi tanpa empati, ujung-ujungnya cuma cepat update… tapi lambat dewasa. (tebe)

You Might Also Like

WNI Jadi Tentara Bayaran Israel Bikin Heboh Netizen, Kemenlu: Kami Belum Mengetahui

Mahesa Jenar Bertekad Revans

Gila! Rekening Karyawan Berisi Rp12 Triliun, Diduga Hasil Penjualan Tekstil Ilegal

UMKM Syariah Jateng Siap Naik Panggung

PBNU Tegasin Aliansi yang Laporkan Pandji ke Polisi Bukan Representasi NU

TAGGED:bunda paud jatengheadlinepemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Wali Kota Solo, Respati Ardi, resmi membuka rangkaian perayaan Imlek 2577 yang diawali lewat event Solo Imlek Run 2026 di Balai Kota, Minggu (1/2/2026) pagi. Respati Buka Imlek Run, Solo Disulap Jadi Kota Penuh Energi Tahun Kuda Api
Next Article Pemprov Fasilitasi Nobar Piala Dunia 2026

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Kepala Disbudpar Kota Semarang

Lebaran Monyet di Gua Kreo: Kera Berpesta di Sesaji Rewanda, Wisatawan Ikutan Seru-seruan

Niacinamide Bukan Selalu Jawaban, Ini Tiga Kondisi Stop Dulu

Banjir Brebes Gak Cuma Soal Hujan, Menteri PU: Beresi Muara Dulu

PSIS vs Persipal, Laga Hidup Mati di Jatidiri

Cabai Nempel di Lidah, Cerita Lama Jadi Kebiasaan Baru

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Gerindra Jateng: Soal Sudewo, Tunggu KPK

Januari 20, 2026
Hukum

Sempat Lebaran di Rumah, Yaqut Balik Lagi ke Rutan

Maret 24, 2026
Pengguna layanan kereta api mengambil barang bawaannya yang tertinggal di kereta. (ist)
Info

Barang Pemudik Senilai Ratusan Juta Tertinggal di Kereta, dari Tumbler sampai Tablet

Maret 27, 2026
Daerah

Dari Cerpen ke Layar: Bu Wali Mau Semarang Jadi Kota Sinema

November 12, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Ngasuh Anak Zaman Now Ala Bunda PAUD Jateng
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?